Lisa Kurniasari Wibisono, SE, MM; Olivia Devi Yulian Pompeng, SE, M.Acc., Ak
DEVOTION – Journal of Research and Community Service, Volume 3, Number 12, October 2022; e-ISSN: 2797-6068 and p-ISSN: 2777-0915
Pada bagian abstrak, terdapat 5 kata kunci, menjelaskan secara detail mengenai metode penelitian yang digunakan serta implementasi hasil penelitian, namun belum mencantumkan tujuan dari penelitian yang dilakukan.
Fenomena menjelaskan mengenai bagaimana promosi melalui sosial media seperti instagram bisa dilakukan oleh perusahaan besar hingga UMKM untuk meningkatkan penjualan secara online. Penggunaan Instagram yang terus meningkat juga mendorong tingkat konsumsi konsumen dalam konteks bisnis online dikarenakan keunggulan Instagram dalam berbagi foto dan video dengan cara yang sangat efisien. Terlebih lagi melalui peran celebrity endorser sehingga mendorong konsumen untuk memberikan penilaian positif (afektif) terhadap daya tarik, keahlian, dan kepercayaan konsumen terhadap bintang iklan yang mempromosikan merek tersebut.
Hasil penelitian ini berhasil memetakan perilaku konsumen di Kabupaten Toraja dalam menghadapi era pemasaran digital melalui penggunaan pembayaran dan pembayaran berbasis fintech.
Teori yang dicantumkan adalah Paradigma Stimulus-Organisme-Respon (SOR), Stimulus: Pendukung Selebriti, Organisme: Sikap Merek, Respon: Keputusan Pembelian Online. Teori belum menjelaskan mengenai fintech.
Metode penelitian telah memberikan gambaran dengan jelas mengenai jenis penelitian, sumber, populasi, cara penarikan sampel, serta cara analisis. Tidak terdapat kerangka konseptual, namun menyajikan model penelitian serta pemetaan jalannya penelitian. Ketiga hipotesis yang disajikan telah sesuai dengan tema penelitian serta tujuan penelitian.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan penerimaan keenam hipotesis yang diajukan, sehingga dapat disimpulkan bahwa Kemudahan Penggunaan (KP), Manfaat yang Dirasakan (MD), Kinerja yang Diharapkan (KD), Upaya yang Diharapkan (UP), Pengaruh Sosial (PS), dan Fasilitas Pendukung (FP) ditemukan menjadi faktor yang mempengaruhi mempengaruhi penggunaan sistem ePayment untuk meningkatkan minat konsumen dalam melakukan pembelian produk-produk UMKM yang dihasilkan oleh Komunitas Masyarakat Adat di Kabupaten Toraja Utara. Nilai R Square sebesar 0,827 menunjukkan bahwa 82,7& penggunaan sistem ePayment dipengaruhi oleh faktor kemudahan penggunaan, manfaat yang dirasakan, kinerja yang diharapkan, upaya yang diharapkan, pengaruh sosial, dan fasilitas pendukung. Oleh karena itu, masih terdapat 17,3% faktor lainnya yang berpeluang dapat mempengaruhi penggunaan sistem ePayment untuk meningkatkan minat konsumen dalam melakukan pembelian produk-produk UMKM yang dihasilkan oleh Komunitas Masyarakat Adat di Kabupaten Toraja Utara. Hasil penelitian ini mengimplikasikan pentingnya kemampuan developer dari perbankan atau lembaga keuangan lainnya selaku penerbit eMoney untuk meningkatkan kemudahan penggunaan, manfaat yang dirasakan, kinerja yang diharapkan, upaya yang diharapkan, pengaruh sosial, dan fasilitas pendukung, sehingga penggunaan ePayment dapat terlaksana dengan baik pada berbagai merchant baik online maupun offline.
Hasil penelitian ini merupakan hasil penelitian terbarukan mengenai pemasaran online sehingga bermanfaat dalam pemetaan dalam pengembangan perekonomian Masyarakat Adat di Kabupaten Toraja Utara untuk menghadapi era pemasaran digital.
Hampir tidak ada kelemahan pada penelitian ini karena penyajian dilakukan dengan sangat baik, menyajikan fenomena secara jelas dan memiliki sumber yang jelas.
Lisa Kurniasari Wibisono, SE, MM
Journal of Economic, Management and Accounting Volume , Number 2, April 2021, ISSN , E-ISSN 2714-8645
Pada bagian abstrak, terdapat 4 kata kunci, tujuan penelitian, jumlah kuesioner yang disebar, serta hasil penelitian.
Penggunaan internet yang terus meluas turut memotivasi pelaku UMKM untuk mengadopsi media digital dalam penjualannya. Minal pelaku UMKM dalam menggunakan media digital bisa dilihat dari sudut pandang technology acceptance model (TAM).
Hasil penelitian sesuai dengan teori, tujuan penelitian serta hipotesis yang diajukan.
Teori yang dicantumkan adalah TAM, Kemudahan Penggunaan, Manfaat yang Dirasakan, Dukungan Teknis eCommerce, Dukungan Teknisk Partner Transportasi, dan Minat Penggunaan Media Digital. Sehingga peneliti sudah mencantumkan seluruh teori yang harus digunakan pada penelitian ini.
Metode penelitian kurang memberikan gambaran mengenai penarikan sampel dan populasi yang diambil. Tidak ada kerangka konseptual namun tetap menyajikan model penelitian serta hipotesis yang diajukan.
Hasil penelitian ini menerima tujuh dari delapan hipotesis yang diajukan, dengan menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kemudahan penggunaan dan dukungan eCommerce (H1), kemudahan penggunaan dan dukungan transportasi (H3), manfaat yang dirasakan dan dukungan transportasi (H4), kemudahan penggunaan dan minat penggunaan media digital (H5), manfaat yang dirasakan dan minat penggunaan media digital (H6), dukungan eCommerce dan minat penggunaan media digital (H7), serta hubungan antara dukungan transportasi dan minat penggunaan media digital (H8). Di sisi lain, meskipun persepsi pemilik UMKM di Toraja Utara terhadap variabel manfaat yang dirasakan terhadap dukungan eCommerce berada pada kategori “tinggi” tidak ditemukan hungan yang siginifikan secara statistik pada kedua variabel tersebut (penolakan H2). Beberapa penelitian menjelaskan bahwa tersebut dapat terjadi karena marketplace memiliki tingkat persaingan yang sangat tinggi (Ghobakhloo et al., 2010). Pada dasarnya, eCommerce memang dapat memberi banyak manfaat bagi perusahaan (Idris et al., 2017), tetapi tingkat keberhasilan UMKM untuk dapat besaing di marketplace masih dipertanyakan (Bayraktaroglu et al., 2019). Oleh karena itu, diperlukan beberapa strategi khusus yang dapat digunakan UMKM ketika melakukan penjualan produk secara online. Hal yang perlu diperhatikan agar konsumen dapat langsung menuju produk yang dicarinya di eCommerce (misal: Tokopedia, Bukalapak, Shopee) adalah dengan menggunakan jasa Search Engine Marketplace Optimization (SEMO) dan/atau iklan berbayar yang disediakan oleh pengelola eCommerce. SEMO adalah layanan jasa optimasi yang membuat produk kita muncul di halaman utama search engine (misal: google). Di sisi lain, penggunaan iklan berbayar akan membuat produk perusahaan langsung berada di beranda utama pencarian instan. Sifat iklan berbayar ini adalah sementara, sehingga jika perusahaan sudah mendapatkan banyak pelanggan dan mendapat review yang postif, perusahaan dapat menggunakan optimalisasi fitur reguler yang tersedia, yang fungsinya hampir sama dengan iklan berbayar.
Penelitian ini merupakan penelitian terbarukan memberikan gambaran mengenai bagaimana minat pelaku UMKM dalam menggunakan media digital untuk memasarkan produknya.
Pada penelitian ini, kurang menjelaskan mengenai UMKM yang digunakan sebagai sampel penelitian. Sedangkan kelebihan penelitian ini adalah memberikan gambaran mengenai minat pelaku UMKM dalam menggunakan media digital. Penelitian ini mampu memberikan gambaran mengenai minat dalam menggunakan media digital oleh para pelaku UMKM di Toraja Utara dalam meningkatkan penjualan produknya.