1. Merencanakan Pemanfaatan Laboratorium TJKT
Setiap awal tahun pelajaran, laboran TJKT membantu kepala laboratorium dalam menyusun rencana kebutuhan sarana dan prasarana laboratorium jaringan komputer, yang mencakup kebutuhan perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), alat jaringan (seperti router, switch, access point, kabel, dan konektor), serta kebutuhan fasilitas pendukung lainnya (seperti alat K3 dan anggaran perawatan).
Perencanaan ini bertujuan agar laboratorium dapat menunjang seluruh kegiatan pembelajaran, praktikum, dan proyek siswa secara optimal.
2. Mengatur Penyimpanan Perangkat, Komponen, dan Perlengkapan Laboratorium TJKT
Laboran melakukan pencatatan, penataan, dan dokumentasi terhadap seluruh perangkat dan komponen jaringan komputer yang ada di laboratorium, baik secara manual melalui buku inventaris maupun menggunakan sistem inventarisasi digital berbasis komputer.
Inventarisasi dilakukan secara berkala pada awal dan akhir tahun pelajaran untuk memastikan jumlah, kondisi, dan kelayakan seluruh perangkat seperti komputer, server, alat jaringan, serta komponen pendukung lainnya.
3. Merawat Ruang Laboratorium TJKT
Laboran bertanggung jawab menjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanan ruang laboratorium sebelum dan sesudah digunakan.
Kegiatan ini meliputi pembersihan area kerja, meja praktik, rak perangkat, serta pengecekan kebersihan kabel dan perangkat elektronik agar aman digunakan.
Pemeliharaan dilakukan setiap hari kerja untuk menjaga lingkungan kerja yang kondusif, sehat, dan sesuai standar keselamatan kerja.
4. Mengelola Perangkat dan Komponen Laboratorium TJKT
Laboran secara rutin memeriksa, membersihkan, dan melakukan perawatan terhadap perangkat komputer, server, dan alat jaringan sebelum dan sesudah digunakan.
Kegiatan ini meliputi pengecekan konektivitas, pembaruan perangkat lunak (software update), pengaturan ulang konfigurasi jaringan, dan penyimpanan alat secara aman setelah kegiatan praktikum selesai.
Tujuannya adalah menjaga agar seluruh perangkat tetap berfungsi dengan baik dan siap digunakan kapan pun dibutuhkan.
5. Melayani Kegiatan Praktikum TJKT
Dalam setiap kegiatan praktikum, laboran menyiapkan seluruh peralatan dan perangkat yang diperlukan, seperti komputer client, server, router, switch, kabel jaringan, serta software pendukung konfigurasi.
Laboran memastikan perangkat berfungsi dengan baik, terhubung dengan benar, dan siap digunakan oleh peserta didik.
Setelah praktikum, laboran melakukan pengecekan ulang, mengamankan data, serta mengembalikan peralatan ke posisi semula.
Hasil kegiatan ini adalah tersedianya seluruh perangkat dan alat praktik sesuai daftar peralatan (checklist) yang telah ditentukan.
6. Menjaga Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Laboratorium TJKT
Laboran menyusun dan menerapkan Prosedur Operasional Standar (POS) Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang meliputi panduan penggunaan alat pelindung diri, penataan kabel dan perangkat listrik yang aman, serta prosedur penanganan keadaan darurat seperti korsleting listrik atau kebakaran kecil. Laboran juga wajib memahami risiko-risiko yang berkaitan dengan penggunaan peralatan elektronik dan listrik tegangan rendah hingga menengah, serta cara pencegahannya.
POS K3 meliputi:
POS penggunaan alat pelindung diri (PPE),
POS penataan kabel dan perangkat listrik yang aman,
POS penanganan keadaan darurat,
POS perawatan perangkat agar terhindar dari kerusakan atau bahaya listrik.