Sebuah "mata" yang terbuka sesaat mengembara,
kian waktu mengais makna dan mengukirnya pada waktu yang terhenti.
Hi, perkenalkan nama saya Antonio Milo Sebastian, tapi biasa di panggil Milo. Saya bergerak di bidang industri kreatif dan pengabdian masyarakat. Pada kedua bidang tersebut saya mendalami peran pada pengolahan metode kreatif yang dapat di implementasilkan dalam sebuah penciptaan karya maupun metode pembelajaran. Beberapa metode dan konsep yang saya elaborasikan dan adopsi sebagai acuan untuk mengembangkan potensi-potensi terbaru dan unik. Pada waktu senggang saya senang untuk membuat ide-ide gila dan mencatatkan semua gagasan baru di beberapa wadah tertentu.
Titik Awal merupakan sebuah pagelaran karya hasil ekspedisi ku di Sumba Timur. Kesan yang unik serta sudut pandang baru yang begitu banyak dan meluas memotivasi diriku untuk menamai salah satu jilid bab dalam kehidupan ku sebagai "kacamataatma". Pagelaran ini berisikan sebuah narasi kisah perjalanan diriku ketika melintasi pulau dan lautan menuju salah satu pulau terindah di Indonesia. Kacamataatma merupakan dua buah kata yang menggambarkan diriku ketika ekspedisi menuju tanah para raja "Sumba". Kacamata menceritakan sudut pandang aku sebagai individu ketika mengalami sesuatu yang baru, dan atma merepresentasikan sebuah jiwa yang masih "polos" dan belum banyak terukir oleh makna dan pengalaman. Titik Awal adalah sebuah frase yang tepat sebagai penanda awal mula narasi ini.
Titik awal, titik yang mengawali garis-garis perjalananku dalam proses mencari "siapa aku?". Titik awal yang di rasa memiliki makna yang berbeda dari biasanya. Memulai semuanya dengan ekspedisi menuju Sumba Timur adalah hal baru bagi diriku. Keluar dari zona aman dan nyaman, diguncang oleh arus laut dan angin yang begitu kencang berlarian di angkasa. Titik yang terlihat sederhana dan sepele bahkan hanya sebatas perjalanan/ekspedisi menuju suatu pulau terpencil di Indonesia. Namun bagi ku hal ini lebih dari sekedar perjalanan ataupun ekspedisi. Disini aku mengetahui bahwasannya memulai suatu hal hanya sebatas membuat titik pada lembaran kertas kosong, dan biarkan dia bergerak membuat titik-titik lainnya yang nantinya berubah menjadi garis-garis. Garis yang mengikat dan menyambungkan antara satu titik dan titik lain di lembaran tersebut. Biarkan semuanya terjadi terima apa yang baik bagi diri kita dan jalani sepenuh hati hingga pada akhirnya membentuk sebuah cerita yang bermakna.