Pada saat itu, Putri Junjung Buih menginginkan kain Langgundi berwarna kuning, yang ditenun dan diwarnai oleh 40 orang wanita yang masih perawan dengan motif padiwaringin. Menurut cerita masyarakat setempat, motif padiwaringin disebut sebagai motif pertama pada kain Sasirangan. Pada hari yang telah disepakati tersebut, naiklah Putri Junjung Buih ke alam manusia meninggalkan tempat persemayamannya selama ini yang terletak di dasar Sungai Tabalong. Ketika itulah warga negara Kerajaan Negara Dipa melihat Putri Junjung Buih tampil dengan anggunnya. Pakaian kebesaran yang dikenakannya pada saat itu tidak lain adalah kain Langgundi berwarna kuning hasil tenunan 40 wanita yang masih perawan (Andriana, 2018)
Memiliki Motif sisik haruan (ikan gabus) , Motif Intan Permata Ciri khas dari kota Martapura, salur Parang DLL.