Daya tarik wisata terbagi menjadi tiga jenis, yaitu daya tarik wisata budaya, daya tarik wisata alam, dan daya tarik wisata buatan.
Daya tarik wisata alam meliputi potensi lingkungan alami seperti situ, ruang terbuka hijau, dan kawasan ekowisata yang memberikan pengalaman rekreasi berbasis alam. Daya tarik wisata budaya mencakup tradisi, kesenian, kuliner khas, hingga warisan budaya masyarakat yang mencerminkan identitas suatu daerah. Sementara itu, daya tarik wisata buatan merupakan objek atau fasilitas yang sengaja dikembangkan untuk kegiatan rekreasi dan hiburan, seperti taman wisata, pusat edukasi, dan kawasan rekreasi modern.
Ketiga jenis daya tarik wisata tersebut hadir dan berkembang di Kota Depok, yang memiliki beragam potensi mulai dari wisata situ dan ruang hijau, tradisi budaya Betawi Depok serta kuliner lokal, hingga berbagai destinasi rekreasi dan usaha wisata yang mendukung aktivitas pariwisata masyarakat.