Jump to a question:
DKV (Desain Komunikasi Visual) mempelajari cara menyampaikan pesan lewat visual. Siswa akan belajar desain grafis, fotografi, videografi, animasi, hingga media digital.
Bukan cuma bikin “gambar yang bagus”, tapi bagaimana visual bisa berfungsi: promosi, branding, informasi, dan hiburan—sesuai kebutuhan dunia industri.
Tidak harus.
Di DKV, kemauan belajar lebih penting daripada bakat dari awal. Semua siswa akan dibimbing dari dasar—mulai dari konsep, sketsa sederhana, sampai digital.
Kalau sudah bisa gambar, itu nilai tambah. Kalau belum, justru di sinilah tempat belajarnya.
Lulusan DKV punya peluang di banyak bidang kreatif, seperti:
Desainer grafis
Content creator & social media designer
Fotografer / videografer
Editor video
Animator / motion graphic
Operator percetakan & produksi visual
Freelancer kreatif
Wirausaha (studio desain, branding UMKM, dll)
Banyak juga yang lanjut kuliah atau langsung kerja karena sudah punya portofolio..
Siswa akan dikenalkan dan dibiasakan menggunakan software yang umum dipakai industri, seperti:
Adobe Photoshop
Adobe Illustrator
Adobe Premiere Pro
Adobe After Effects
Canva (untuk kebutuhan desain cepat & konten)
Pembelajaran disesuaikan dengan level siswa, jadi tidak perlu khawatir kalau belum pernah pakai sebelumnya.
Tidak wajib.
Sekolah menyediakan fasilitas praktik, dan pembelajaran tetap bisa diikuti tanpa laptop pribadi.
Namun, jika siswa memiliki laptop sendiri, itu akan sangat membantu untuk latihan mandiri dan pengembangan skill di luar jam sekolah.