Berawal dari perkembangan sejarah Pemberontakan PKI yang disebut G. 30 S PKI pada Tahun 1965, terutama masyarakat Desa Sambirejo yang saat itu terkena imbas kekejaman PKI. Yang akhirnya sadar dan bangkit tentang Pendidikan Agama, pada saat itu masyrakat Desa Sambirejo mayoritas penduduknya beragama Islam, bersama Kepala Desa ( Bp. Lisno ) sepakat mendirikan Sekolah lanjutan pertama yang berasaskan Islam.
Pada Tahun 1966 Hj. Shinto menawarkan sebidang tanah ( Diwakafkan ) untuk sarana Pendidikan dengan tokoh masyarakat pada tahun 1967 maka berdirilah MTs Persiapan di Sambirejo Bangorejo dengan jumlah Siswa 83 anak Pria dan Wanita terbagi dua kelas dengan tenaga pengajar 12 orang guru.
Selanjutnya melalui proses yang panjang akhirnya terbitlah SK Penegerian sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Agama No. 137 tahun 1970 tanggal 09 Juli 1970 tentang Penegerian Madrasah Tsanawiyah Agama Islam Persiapan Negeri Sambirejo Kabupaten Banyuwangi menjadi Madarash Tsanawiyah Agama Islam Negeri ( M.Ts. A.I.N ) di Sambirejo – Banyuwangi, sedangkan melalui SK Dirjen Departemen Agama RI dirubah menjadi Madrasah Tsanawiyah Negeri ( MTs N)
VISI
“Terwujudnya Madrasah sebagai pusat pembentukan sumber daya insani yang berakhlakul karimah, berprestasi dan berbudaya lingkungan”
MISI
Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif sesuai dengan potensi peserta didik.
Melaksanakan pendidikan yang berorientasi pada terbentuknya peserta didik yang beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia.
Mewujudkan peserta didik yang unggul, mandiri, inovatif, produktif, berwawasan global dan pembelajaran sepanjang hayat.
Melaksanakan inovasi sumber pembelajaran berbasis teknologi dan informatika.
Melaksanakan pengembangan implementasi manajemen berbasis madrasah (MBM) mengenai otonomi madrasah, transparansi, akuntabilitas, partisipasi, fleksbilitas dan kontinuitas program, keuangan, hasil program oleh pihak madrasah.
Menciptakan lingkungan madrasah yang Bersih, Indah, Rapi dan Sehat dalam upaya melestarikan lingkungan.