Informasi PPDB Bisa di cek di --->
MTs Al-Fitriyah didirikan pada tahun 1986 atas prakarsa seorang ulama kharismatik, almarhum KH. Mustofa Muflih. Beliau merasa prihatin melihat kondisi pendidikan anak-anak pada masa itu yang mulai jauh dari nilai-nilai keislaman serta tingginya biaya pendidikan yang menjadi beban bagi masyarakat. Dari keresahan itulah, beliau bertekad mendirikan sebuah lembaga pendidikan yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga mampu memberikan pendidikan yang seimbang antara ilmu agama dan ilmu umum.
Dengan tekad dan keikhlasan, berdirilah MTs Al-Fitriyah sebagai solusi atas kebutuhan pendidikan masyarakat, khususnya di lingkungan sekitar. Di bawah kepemimpinan langsung KH. Mustofa Muflih, sekolah ini mulai tumbuh dan dikenal sebagai madrasah yang menanamkan nilai-nilai Islam sejak dini.
Setelah beliau, kepemimpinan madrasah dilanjutkan oleh Bapak Yayat, dan kemudian oleh (Alm.) Bapak H. Didi Zulkifli, M.Pd. Pada masa kepemimpinan beliau, MTs Al-Fitriyah mengalami banyak perubahan besar. Berbagai pembangunan fisik dan perbaikan kualitas pendidikan dilakukan secara bertahap namun signifikan. Fasilitas madrasah terus dibenahi, dan suasana belajar menjadi lebih kondusif serta modern tanpa meninggalkan akar keislaman.
Setelah kepergian almarhum H. Didi Zulkifli, tongkat estafet kepemimpinan diteruskan oleh Bapak Syahrulloh, kemudian Bapak Jamalulalel, dan saat ini dipimpin oleh Bapak Rifki Jalaludin, S.E., yang terus membawa semangat pembaruan dan pengembangan madrasah ke arah yang lebih baik.
Selama perjalanan panjangnya, MTs Al-Fitriyah telah mengukir berbagai prestasi membanggakan, baik di bidang akademik, keagamaan, maupun olahraga. Para siswa kami tidak hanya berprestasi dalam ujian nasional dan lomba-lomba akademik, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan seperti MTQ, pidato keagamaan, serta cabang olahraga tingkat lokal hingga nasional.
Dengan semangat perubahan dan tekad untuk terus berkembang, MTs Al-Fitriyah berkomitmen untuk menjadi lembaga pendidikan Islam yang unggul, yang mampu mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman tanpa melupakan jati diri keislaman