Insang merupakan organ yang mempunyai peran fungsional baik dalam pernapasan maupun osmoregulasi. Sel-sel yang berperan pada prosesosmoregulasi adalah sel-sel chlorida yang terletak pada bagian dasar lembaran-lembaran insang. Insang berjumlah empat buah, berbentuk sabit, dua insang berada di sisi kanan dan kiri, menggantung pada pangkal mantel seperti lipatan buku (Velayudhan and Gandhi 1987 dalam Winanto, 2009).
Air masuk melalui saluran inhelan akan berhenti pada bagian mantel, lalusecara cepat dan kompak bekerjasama dengan insang sehingga dapatmemanfaatkan udara yang terangkut dan air dikeluarkan kembali melalui saluranekshalen. Air serta darah yang tidak berwarna masuk melaui beberapa filamen tunggal lalu mengalir ke luar menuju pinggir insang, kemudian melintas ke atas berputar kembali melalui filamen dan masuk ke branchial atau ctenidial. Dengan bantuan silia-silia pada branchial dapat menimbulkan arus yang masuk ke bilik palial dan melintas ke atas, melaui lamela branchial. Jadi selain menjalankanfungsi pernafasan, filamen pada insang dan mantel dapat memperlancar peredarandarah. (Gosling, 2004; Velayudhan and Gandhi 1987)