Bata ringan memiliki sejarah yang menarik dalam industri konstruksi. Pada awalnya, konsep bata ringan muncul pada tahun 1917 oleh seorang insinyur bernama S. B. Wilkinson di Swedia. Ia mengembangkan sebuah teknik untuk menciptakan bata dengan menggunakan campuran pasir, semen, air, dan bubuk alumina.
Pada tahun 1920-an, teknologi bata ringan menyebar ke negara-negara lain di Eropa seperti Jerman dan Belanda. Kemudian, pada tahun 1930-an, bata ringan mulai digunakan secara komersial di Amerika Serikat dan Australia.
Pada awalnya, bata ringan menggunakan gas yang dihasilkan dari reaksi kimia sebagai agen pengisi untuk menciptakan gelembung udara dalam struktur bata. Namun, pada tahun 1940-an, teknologi baru diperkenalkan yang menggunakan bahan kimia penghasil busa untuk menciptakan gelembung udara dalam bata ringan. Inovasi ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien dan menghasilkan bata ringan dengan kepadatan yang lebih rendah.
Seiring berjalannya waktu, bata ringan semakin populer di industri konstruksi karena berbagai keunggulannya. Bata ringan menjadi pilihan yang lebih ringan, tahan api, dan memiliki sifat isolasi termal yang baik. Hal ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk bangunan-bangunan residensial, komersial, dan industri.
Dalam beberapa dekade terakhir, teknologi produksi bata ringan terus berkembang. Proses produksi yang lebih modern dan efisien telah dikembangkan, memungkinkan produksi massal dengan kualitas yang lebih konsisten.
Hingga saat ini, bata ringan terus digunakan dalam proyek-proyek konstruksi di seluruh dunia. Perkembangan terus dilakukan untuk meningkatkan kekuatan, kepadatan, dan sifat-sifat lainnya dari bata ringan, sehingga memberikan solusi konstruksi yang lebih baik dan berkelanjutan.
Di MobileStore Bata Ringan Bandung, kami bangga menyediakan bata ringan berkualitas tinggi yang akan membantu membangun bangunan yang kokoh, efisien energi, dan nyaman.
Pencapaian kami dalam memasarkan bata ringan mulai dari segmen Retail, Kontraktor, Developer Perumahan.