MOMENTUM & IMPULS
MOMENTUM & IMPULS
Apa yang kalian ketahui tentang Momentum ?
Mari simak Pembahasan berikut ini:
Gambar 2. Ilustrasi mobil dan sepeda menabrak pohon
Dalam fisika, momentum didefinisikan sebagai ukuran kesukaran untuk menghentikan gerak suatu benda. Momentum dimiliki oleh benda yang bergerak. Momentum merupakan kecendrungan benda yang bergerak untuk melanjutkan gerakannya pada kelajuan yang konstan. Perhatikan pada gambar diatas, bahwa Jika mobil dan sepeda memiliki kecepatan yang sama (v mobil = v sepeda), terlihat dari gambar di atas bahwa dampak dari kerusakannya ternyata mobil memiliki dampak yang lebih besar dibanding sepeda ketika menabrak pohon. Hal ini membuktikan bahwa mobil yang massanya lebih besar dari pada sepeda (m mobil > m sepeda) akan menyebabkan gerak benda tersebut sulit dihentikan sehingga dpat disimpulkan : (p ~ m).
Perhatikan gambar disamping !
Jika seseorang pada gambar di atas memiliki peluru yang identik dimana massa peluru 1 sama dengan massa peluru 2 (m peluru 1 = m peluru 2), tetapi kedua peluru tersebut diberi kecepatan yang berbeda (v peluru 1 > v peluru 2) akan mengakibat titik sasaran yang dikenai oleh peluru dengan kecepatan yang besar akan menimbulkan kerusakan yang lebih parah dibanding dengan peluru yang memiliki kecepatan kecil.
Hal ini menandakan bahwa semakin besar kecepatan suatu benda, maka semakin sulit benda tersebut dihentikan. Sehingga dapat disimpulkan : (p ~ v)
Berdasarkan analisa di atas, karena momentum (p) merupakan tingkat kesukaran untuk menghentikan gerak suatu benda maka persamaan momentum linier dapat ditulis :
p = m.v
Keterangan:
p = momentum (kg.m/s)
m = massa benda (kg)
v = kecepatan benda (m/s)
Apa yang kalian ketahui tentang Impuls?
Mari simak pembahasan berikut ini:
Gambar 3. Pemain bola kaki
Berdasarkan gambar di atas, bahwa pada bola diberikan gaya sentuh (F) dengan selang waktu (Δt) yang sangat singkat , sehingga menghasilkan efek pada bola tersebut semakin besar. Jika diberikan gaya F yang sama tetapi selang waktu sentuh Δt yang lebih lama maka akan menimbulkan efek pada bola tersebut kurang maksimal dibandingkan pada keadaan pertama. Efek dari pemberian gaya rata-rata F pada suatu benda dalam selang waktu Δt tertentu inilah yang disebut sebagai Impuls (I). Dan berdasarkan analisa gambar di atas dapat disimpulkan bahwa :
( F ~ I) dan F ~ I/∆t sehingga di peroleh seperti berikut ini:
I = F. Δt
Keterangan:
I = Impuls (N. s atau kg.m.s)
F = Gaya Impulsif (Newton)
Δt = Waktu sentuhan antara gaya dan benda (sekon)
HUBUNGAN MOMENTUM DAN IMPULS
Impuls didefinisikan sebagai perubahan momentum yang dimiliki oleh suatu benda.
Perhatikan kejadian pada gambar berikut !
Gambar 4. Hubungan momentum dan impuls
Suatu bola yang mula-mula bergerak dengan kecepatan v1 diberi gaya sebesar F . gaya tersebut bekerja pada bola sehingga mengakibatkan bola tersebut bergerak dipercepat dan kecepatannya berubah menjadi v2. Dalam kejadian ini bola akan bergerak dengan percepatan konstan (GLBB) dalam rentang waktu tertentu (Δt), sehingga berlaku hukum II Newton, dan dapat di tulis sebagai berikut
Jadi berdasarkan penurunan persamaan hubungan antara Impuls (I) dan Momentum (p) di atas dapat disimpulkan bahwa :
Impuls yang dikerjakan pada suatu benda sama dengan perubahan momentum yang dialami benda tersebut, yaitu beda antara momentum akhir dengan momentum awal.
Keterangan:
I = impuls (N.s)
F = gaya (N)
F = gaya (N)
Δt = selang waktu (s)
∆p =perubahan momentum (kg. m/s )
m =massa (kg)
v = kecepatan benda ( m/s)