Dunia pendidikan di Indonesia turut menjadi satu di antara sektor yang mengalami dampak pandemi virus Corona Covid-19 di Tanah Air.
Aktivitas belajar mengajar di sekolah terpaksa dihentikan sementara semenjak merebaknya virus mematikan yang diketahui pertama kali muncul di Wuhan China akhir 2019 lalu itu.
Akibatnya, proses belajar mengajar pun tak lagi tatap muka secara langsung di kelas.
Melainkan dengan 'jarak jauh', termasuk dengan memanfaatkan teknologi digital untuk tetap bisa belajar online.
Namun Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akhirnya memutuskan untuk memperbolehkan kembali kegiatan pembelajaran tatap muka di kelas.
Keputusan untuk dibukanya kembali sekolah untuk aktivitas belajar mengajar bagi siswa ini diterapkan di wilayah zona hijau virus Corona Covid-19.
Dikutip dari Tribunnews.com, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan terdapat enam persen wilayah di Indonesia yang telah merepresentasikan masuk zona hijau.
Pemerintah daerah yang wilayahnya masuk dalam kategori zona hijau dipersilakan untuk menggelar pembelajaran tatap muka.
"6 persen zona hijau yang kami persilakan pemerintah daerah melakukan pembelajaran tatap muka dengan protokol ketat," ujarnya dalam konferensi pers secara daring, Senin (15/6/2020), menjelaskan terkait keputusan Nadiem Makarim tentang masuk sekolah lagi ini.
Nadiem Makarim menyebut dalam memutuskan pemerintah mengutamakan kesehatan dan keselamatan guru, murid, dan orang tua
Sumber: https://pontianak.tribunnews.com/2020/06/15/keputusan-nadiem-makarim-tentang-masuk-sekolah-menteri-pendidikan-bolehkan-sekolah-lagi-di-zona-ini
Editor: Ishak