KALIMAT LANGSUNG
kalimat langsung adalah kalimat yang langsung diucapkan oleh seorang pembicara. Pada kalimat langsung yang berupa kalimat berita, nantinya akan memuat peristiwa atau kejadian dari sumbernya secara langsung. Ketika dituliskan, nantinya akan menirukan, mengutip, atau mengulang kembali ujaran dari sumber tersebut, yang tentu saja akan diapit oleh tanda petik dua.
Ciri-Ciri Kalimat Langsung
Dalam sebuah kalimat langsung ini memiliki ciri-ciri berupa:
· Pada kalimat langsung, biasanya kalimat akan ditandai dengan adanya tanda petik dua (“….”).
· Huruf pertama pada kalimat yang dipetik akan menggunakan huruf kapital.
· Kalimat petikan dan kalimat pengiring dipisah menggunakan tanda baca koma (,)
· Kalimat langsung yang berupa dialog berurutan, harus menggunakan tanda baca titik dua (:) di depan kalimat langsung.
· Pada bagian kutipan, umum terdapat adanya kalimat tanya, kalimat berita, maupun kalimat perintah.
CONTOH KALIMAT LANGSUNG
- Aisyah berkata, “Kemarin saya mengerjakan tugas matematika bersama Faisal di taman”
- “Tolong ambilkan sapu di belakang!” pinta Laila kepada adiknya.
KALIMAT TIDAK LANGSUNG
Menurut Kosasih (2017), kalimat tidak langsung adalah kalimat yang melaporkan sesuatu atas ujaran seseorang. Bagian kutipan nantinya akan berbentuk kalimat berita.
Ciri-Ciri Kalimat Tidak Langsung
Dalam sebuah kalimat tidak langsung, terdapat ciri-ciri sebagai berikut:
· Tidak menggunakan tanda petik dua (“….”)
· Intonasi seolah mendatar dan menurun pada akhir kalimatnya.
· Pelaku yang menyatakan ujaran dapat mengalami perubahan bergantung pada konteks kalimatnya, yakni: kata ganti orang pertama menjadi orang ketiga. Kata ganti orang kedua menjadi orang pertama.
· Memiliki kata tugas berupa: agar, sebab, bahwa, untuk, tentang, supaya, dan lainnya.
· Pada bagian kutipan biasanya berbentuk kalimat berita.
CONTOH KALIMAT TIDAK LANGSUNG
· Farhan menyuruhku untuk menyimpan paket nanti jika ada tukang paket sudah mengantar
· Ibu meminta Ardha untuk segera membelikannya garam di warung sebelah.
· Bu Dokter menyuruh Lisa untuk tidak makan makanan pedas seperti seblak lagi.