Faktor-faktor Penyebab Perubahan Benda
Jenis-jenis perubahan benda
Perubahan benda karena faktor panas di kelompokkan menjadi 2 yaitu perubahan fisika dan perubahan kimia.
Pengertian perubahan fisika adalah merupakan perubahan wujud suatu benda yang tidak disertai dengan perubahan sifat benda. Dengan demikian dapat dikatakan pula bahwa perubahan yang terjadi hanya bersifat sementara dan dapat kembali ke bentuk semula. Contoh perubahan fisik adalah logam besi yang dipanaskan akan bertambah panjang karena terjadi pemuaian. Memuai adalah perubahan ukuran benda yang menjadi lebih besar/ panjang karena benda tersebut dipanaskan. Sedangkan lawan dari pemuaian adalah menyusut yang mana menyusut adalah perubahan ukuran suatu benda yang menjadi lebih kecil/ pendek. Selain besi yag dipanaskan, contoh lain dari perubahan fisika adalah pada es yang mencair. Es yang sudah mencair dapat dibentuk kembali dengan cara didinginkan lagi.
Pengertian perubahan kimia adalah perubahan wujud benda yang disertai dengan perubahan sifat dari benda. Dengan demikian wujud benda tidak bisa kembali ke wujud yang semula dan bersifat tetap, berbeda dengan perubahan fisika yang dapat kembali ke wujud yang semula. Sebagai contoh perubahan kimia adalah kayu yang dibakar akan berubah wujud menjadi arang dan gas. Contoh lain perubahan kimia adalah plastik yang dibakar.
Pengertian pelapukan adalah peristiwa perubahan bentuk dan perubahan sifat benda yang disebabkan adanya faktor organisme (makhluk hidup) dan anorganisme (benda mati). Pada proses pelpukan berkaitan dengan proses penghancuran suatu benda yang membutuhkan waktu yang sanagat lama.
Pelapukan dapat dikelompokkan menjadi 2 macam yaitu : a). pelapukan biologis dan b). pelapukan mekanik.
Pengertian pelapukan biologis adalah pelapukan yang dikarenakan adanya aktivitas organisme misalnya oleh jamur dan jasad renik lainnya. Kayu yang tadinya keras lama kelamaan akan hancur dimakan rayap sehingga kayu perlu dilakukan pengecatan supaya menjadi lebih awet.
Pengertian pelapukan mekanik adalah pelapukan yang terjadi akibat suhu, tekanan, angin, dan juga oleh air yang bisa berlangsung lama ataupun sebentar. Contoh pelapukan mekanik adalah bebatuan yang melapuk yang jika ditekan sedikit saja menjadi hancur. Batuan ini telah mengalami suatu proses pelapukan yang sangat lama dan karena terkena air, perubahan, suhu, dan juga karena adanya tekanan.
Proses perkaratan terjadi disaat besi berikatan dengan udara dan air. Keadaan pada lingkungan yang mengakibatkan benda mengandung kadar garam dan asam yang sangat tinggi. Sebagai contoh perkaratan adalah besi yang didiamkan di udara bebas akan mengalami perkaratan. Tahukah mengapa di daerah pantai logam besi mudah berkarat? hal ini dikarenakan air dan udara yang mengandung air pada daerah pantai mengandung garam yang tinggi.
Proses pembusukan terjadi karena adanya bakteri pembusuk. Pembusukan terjadi biasanya pada benda atau makanan yang dalam keadaan yang basah atau dalam keadaan lembab. Mengapa hal ini terjadi? ini karena pada benda/ makanan yang basah/ lembab banyak mengandung air sehingga proses pembusuan akan lebih cepat terjadi.
Video materi pembelajaran "Perubahan Benda"