Setiap siswa akan memiliki gaya belajarnya masing-masing. Tidak heran jika terdapat macam-macam gaya belajar. Gaya belajar pada masing-masing siswa ini juga sangat mungkin akan berpengaruh pada prestasi mereka. Sebagaimana yang dikatakan oleh seorang psikolog sekaligus pakar pendidikan yang terkenal di dunia, yaitu Howard Gardner.
Howard Gardner mengemukakan pendapatnya tentang kecerdasan majemuk pada siswa, dimana kecerdasan majemuk (multiple intelligences) tersebut menimbulkan adanya gaya belajar yang tidak sama dan tingkat kecerdasan yang berbeda antar siswa. Lalu, apa saja gaya belajar pada siswa itu?
Mengapa setiap individu hendaknya mengetahui gaya belajar apa yang sesuai dengan dirinya? Karena menggunakan gaya yang tepat, akan meningkatkan kemampuan memahami sesuatu pada individu tersebut. Sederhananya, gaya belajar yang tepat akan membantunya meraih nilai yang lebih bagus. Inilah beberapa gaya belajar tersebut:
Orang dengan gaya belajar visual atau spasial biasanya lebih mudah memahami gambar, simbol dan tanda-tanda lainnya yang ditangkap oleh indera penglihatan. Orang tipe visual cenderung memiliki pengamatan yang teliti terhadap sesuatu dan mampu mencatat dengan detail.
Mereka akan lebih mudah mengingat sesuatu yang dilihatnya biasanya yang berkaitan dengan bentuk, warna maupun artistik. Mereka juga lebih suka mencatat ataupun mencoret-coret kertas saat diberikan penjelasan.
Jika siswa dengan tipe visual lebih mudah mengingat sesuatu yang berupa bentuk, warna maupun karya artistik berbeda halnya tipe auditori. Siswa auditori lebih mudah mengingat sesuatu yang ditangkapnya melalui telinga alias dengan mendengarkan. Namun kekurangan dari tipe auditori adalah cenderung tidak bisa belajar dengan baik di tempat yang ramai dan berisik.
Metode belajar yang tepat bagi tipe auditori yaitu melalui diskusi, cerita, musik dan bentuk-bentuk suara lainnya. Ciri yang mudah dikenali yaitu, biasanya mereka akan membaca dengan suara yang cukup keras supaya bisa didengarkan oleh telinganya.
Kinestetik atau gerakan merupakan salah satu dari macam-macam gaya belajar yang dimiliki siswa. Siswa dengan tipe belajar kinestetik cenderung suka bergerak dan tidak bisa diam. Mereka akan menghafalkan sesuatu dengan membuat gerakan-gerakan tertentu. Siswa dengan gaya belajar seperti ini akan suka sekali dengan pelajaran yang tidak monoton seperti kesenian, praktikum, olahraga dan sejenisnya.
Apakah kamu suka menggunakan kalimat dan kata-kata saat mempelajari sesuatu? Jika iya, berarti termasuk tipe linguistik atau verbal. Siswa dengan gaya belajar linguistik lebih nyaman dengan membaca maupun berbicara. Metode belajar yang efektif untuk siswa tipe ini yaitu menggunakan pantun, puisi dan berbagai permainan kata lainnya.
Jika seorang siswa memiliki kemampuan untuk mengaitkan satu informasi dengan informasi lainnya secara logis, maka dia termasuk orang yang mempunyai gaya belajar logical atau mathematical. Mereka cenderung berpikir secara terstruktur layaknya menyusun puzzle.
Siswa tipe logical sangat menyukai pelajaran yang sifatnya problem solving atau penyelesaian masalah. Siswa dengan gaya belajar ini tidak memerlukan hafalan untuk memahami sesuatu.