Apa itu Biologi ? Tahukah kamu, Biologi itu terdiri dari 2 kata, lho! Wah, kata apa saja, tuh? Biologi terdiri dari kata bios (hidup) dan logos (pengetahuan). Berdasarkan asal katanya, biologi dapat diartikan sebagai ilmu yang mengkaji dan mempelajari tentang mahkluk hidup. Jadi kira-kira, dengan mempelajari biologi, kamu akan banyak mengetahui tentang kehidupan mahkluk hidup, termasuk unsur-unsur pembentuknya, sehingga Biologi adalah ilmu tentang makhluk hidup. Biologi mempelajari makhluk hidup dan segala aspek yang menyertainya, mulai dari proses biokimia,di dalam sel sampai pada tingkatan ekosistem. Bahkan hingga perubahan iklim global
Pada awal perkembangannya, ahli biologi banyak mempelajari, tingkatan organisme. Tentu kalian masih ingat apa yamg dilakukan oleh Antony Van Leuwenhoek dan Carolus Linneus Leuwenhoek banyak mempelajari organisme mikroskopis setelah ia menemukan mikroskop. Sejak itu manusia menyadari bahwa dilingkungan terdapat berbagai macamorganisme yang tak nampak oleh mata. Carolus Linneus mencetuskan sistem penamaan spesies dan penamaan berbagai macam tumbuhan
B. Biologi sebagai ilmu sains
ilmu sains adalah ilmu pengetahuan yg diperoleh dari pembelajaran dan pembuktian, Karakteristik ilmu biologi ditentukan oleh objek yang dipelajari dan permasalah yang dikaji. Objek yang dipelajari dalam ilmu biologi adalah makhluk hidup. Makhluk hidup memiliki karakteristik tersendiri jika dibandingkan dengan objek sains lainnya. Berikut ini adalah Ciri ciri dan karakteristik dasar makhluk hidup.
Karakteristik ilmu biologi ditentukan oleh objek yang dipelajari dan permasalah yang dikaji. Objek yang dipelajari dalam ilmu biologi adalah makhluk hidup. Makhluk hidup memiliki karakteristik tersendiri jika dibandingkan dengan objek sains lainnya. Berikut ini adalah karakteristik dasar makhluk hidup.
membutuhkan nutrisi
Makhluk hidup disusun oleh sel (uniseluler atau multiseluler)
Makhluk hidup mengalami pertumbuhan dan perkembangan
Makhluk hidup melakukan proses metabolisme
Makhluk hidup memberikan respon terhadap rangsang
Makhluk hidup melakukan reproduksi
Makhluk hidup mampu beradaptasi dengan lingkungan
Objek atau kajian dalam biologi yang sangat luas atau beragam itu kini telah dikelompokkan atau diklasifikasikan oleh para ahli Biologi menjadi 5 Kingdom yaitu Animalia, Plantae, Fungi, Protista, dan Monera. Kelima kingdom diklasifikasikan berdasarkan karakteristik yang khas dari masing- masing organisme-organisme yang menyusunnya. Pengelompokkan ini sesuai dengan sistem klasifikasi yang dikemukakan oleh Robert H. B. Whittaker pada tahun 1969 maupun yang multiseluler, baik yang hidup di darat, di laut, di udara, maupun di dalam tanah. Singkatnya segala sesuatu yang memiliki“hidup” menjadi bahan kajian biologi. Selain kelima kingdom tersebut ada satu objek lain yang juga dikaji dalam Biologi, yaitu Virus. Virus dipisahkan dari kelima kingdom karena tubuh virus tidak tersusun oleh sel melainkan oleh asam nukleat yang diselubungi protein dan belum merupakan sel. Sedangkan kelima kingdom tubuhnya sudah berupa sel (bagi organisme uniseluler) ataupun tersusun atas banyak sel (bagi organisme multiseluler). Untuk memudahkan mempelajari tema tersebut, objek-objek tersebut dipilah-pilah menurut tingkatan-tingkatan yaitu mulai dari tingkatan molekuler, sel, jaringan, organ, individu, populasi, komunitas, ekosistem, hingga tingkatan bioma
a. Manfaat Biologi Damal Bidang Pertanian
Manfaat ilmu biologi dalam bidang pertanian, sebagai contoh Ilmu Biologi merupakan dasar dari Ilmu Pertanian terutama dalam penemuan jenis tanaman unggul, rekayasa genetika tumbuhandan hewan. Misalnya: Pengetahuan mengenai Sifat suatu tanaman berdasarkan analisa sel (ilmu biologi) membuat manusia mampu menerapkan cara pembudidayaan yang tepat dan pengolahan hasilnya lebih lanjut (pertanian). Pengetahuan mengenai sifat dan karakter serangga yang berhubungan dengan iklim atau musim (ilmu biologi) membuat manusia dapat menetapkan waktu bercocoktanam yang tepat atau metode penanggulangan hama serangga tersebut (ilmu pertanian).
b. Manfaat Biologi Dalam Bidang Kedokteran
Sebagai ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk kehidupan, manfaat Biologi dalam meningkatkan kesejahteraan manusia tidak perlu diragukan lagi. Berdasarkan ilmu murni Biologi, telah dikembangkanberbagai ilmu terapan (bioteknologi) yang telah memajukan dunia kedokteran, industri, pertanian, dan peternakan, serta perikanan. Seberapa besarkah pemanfaatan biologi untuk kesejahteraan manusia telah dilaksanakan? Untuk mengetahui hal tersebut marilah kita pelajari uraian selanjutnya berikut ini.
Dahulu banyak masalah penyakit yang tidak dipahami penyebabmaupun cara pengobatannya, sehingga cara yang ditempuh untuk mencegah maupun dalam menyembuhkannya tidak tepat.Tetapi berkat perkembanganBiologi, khususnya dalam cabang ilmu: anatomi dan fisiologi manusia, mikrobiologi, virologi dan patologi, telah banyak membantu paradokter dalam memahami penyebab gangguan tersebut. Dengan demikian para dokter berhasil mencegah dan menyembuhkan berbagai penyakit yang sampai saat ini sering menjadi masalah yangmenakutkan manusia. Berikut ini adalah contoh-contoh sumbangan. pengetahuan yang telah diberikan oleh Biologi beserta cabang-cabang ilmunya dalam dunia kesehatan dan atau kedokteran.
Para penderita penyakit yang mengalami kerusakan pada salah satuorgan tubuhnya, kini telah mendapatkan jalan keluarnya yaitumelalui
teknik transplantasi (pencangkokan) organ.
Teknik fertilasi invitro telah dapat diaplikasikan tidak hanya padahewan ternak, tetapi telah dapat dilakukan pada manusia. Teknik ini dapatmembantu pasangan suami istri yang sulit mendapatkan keturunan karenasuatu kelainan.
Mikrobiologi kedokteran telah berhasil mengidentifikasi beberapajenis mikroba yang menyebabkan penyakit pada manusia maupun hewan.Dengan demikian, antibiotik untuk mikroba-mikroba tersebut dapat dibuat.
Virologi telah memberikan sumbangannya pada duniakedokteran, dengan mendasari pengetahuan dalam usaha menciptakanvaksin-vaksin. Misalnya pada kasus yang baru saja terjadi yaitu mengenai Virus Flu Burung. Sebuah surat kabar memberitakan bahwa Virus FluBurung atau disebut jugaVirus Avian Influenza, yang hanya dapatditeruskan kepada manusia melalui kontak yang sangat dekat, telah dapatditemukan vaksinnya oleh para pakar Imunologi dan Bioteknologi di BadanKesehatan Dunia (WHO). Caranya adalah dengan menggabungkan genAvian dengan gen flu padamanusia agar menjadi „aman‟. Merekamengambil satu gen virus flu burung kemudian menggantikan gennya tadidengan gen flu manusia. Hasil dari kombinasi virus buatan ini kemudian dipersiapkan sebagai basis untuk pembuatan vaksinnya.
c. Manfaat Biologi Dalam Bidang Industri
Berikut ini adalah contoh-contoh pemanfaatan Biologi pada bidang industri:
Ditemukannya kandungan gula yang cukup tinggi pada batang tebu, menyebabkan berkembangnya pabrik pengolahan tebu menjadi gula.
Diketahuinya bahwa serabut biji kapas dan bulu domba dapat diolahmenjadi benang, dan kepompong ulat sutera dapat diolah menjadibenang sutera, maka berkembanglah industri tekstil/kain, kain wol dan kain sutera.
Dengan berkembangnya mikrobiologi, telah diketahui berbagai struktur dan sifat-sifat dari berbagai jenis mikroba/jasad renik, baik yang menguntungkan maupun yang bersifat patogen (menyebabkan penyakit), maka berkembanglah industri obat-obatan makanan/minuman yang berkhasiat obat.
Metoda ilmiah adalah cara yang sitematis untuk memecahkan masalah secara rasional dan faktual. Tahapan langkah metoda ilmiah dalam bidang biologi dapat disusun sebagai berikut :
Penentuan dan perumusan masalah
Masalah penelitian dapat diperoleh dari berbagai sumber. Selanjutnya kita buat rumusan masalahnya. Rumusan masalah yang disusun harus dalam bentuk kalimat tanya, mengisyaratkan peubah (Variabel) yang akan diteliti, dinyatakan secara eksplisit (gamblang), singkat dan jelas. Variabel (peubah) adalah suatu kondisi yang dikenakan dan dikontrol atau diamati perubahannya pada sekelompok objek penelitian. Variabel dibedakan menjadi variabel bebas, variabel terikat dan variabel antara
Variabel bebas/faktor penyebab adalah suatu kondisi yang dikenakan atau dikontrol sehingga menimbulkan efek (pengaruh) pada sekelompok objek penelitian. Variabel terikat atau variabel tergayur adalah kondisi yang muncul sebagai respon objek penelitian terhadap kondisi yang dikenakan atau dikontrol peneliti. Variabel ini disebut juga variabel akibat atau variabel respon. Sedangkan variabel antara adalah atau variabel kendali adalah variabel lain yang ikut berpengaruh terhadap hasil penelitian, tetapi dianggap tidak memiliki pengaruh utama. Contoh:
Judul Penelitian : Pengaruh pemberian dosis pupuk NPK terhadap kecepatan pertumbuhan kedelai.
Rumusan masalah : Apakah pemberian dosis pupuk NPK dapat mempengaruhi kecepatan pertumbuhan kedelai?
Variabel bebas : Dosis pupuk NPK.
Variabel terikat : Kecepatan pertumbuhan kedelai.
Variabel antara : Kelembaban, Cahaya, Suhu
a. Pengumpulan data melalui observasi, Keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh seorang ilmuwan adalah melakukan observasi. Mengobservasi adalah mencari gambaran atau informasi tentang objek penelitian melalui indra. Observasi bertujuan untuk mengumpulkan data. Data hasil observasi dapat digunakan untuk menyusun hipotesis dan rencana eksperimen. Observasi dapat dilakukan melalui pengamatan (misalnya terhadap bentuk, warna, gerak), pendengaran (misalnya terhadap suara dan bunyi), pengecapan (misalnya terhadap rasa), perabaan (misalnya terhadap permukaan objek), dan penciuman (misalnya terhadap bau).
b. Menyusun hipotesis, Hipotesis adalah dugaan atau ”jawaban” sementara mengenai suatu permasalahan yang akan dibuktikan kebenarannya melalui data-data atau fakta-fakta penelitian.
Hipotesis Nol (H0) : adalah hipotesis yang menyatakan tidak ada pengaruh antara satu variabel dengan variabel yang lain.
Hipotesis Alternatif (H1) : adalah hipotesis yang menyatakan adanya pengaruh antara satu variabel dengan variabel yang lain. Contoh :
Judul Penelitian : Pengaruh pemberian dosis pupuk NPK terhadap kecepatan pertumbuhan kedelai. Hipotesis nol (H0) : Tidak ada pengaruh pemberian dosis pupuk NPK terhadap kecepatan pertumbuhan kedelai. Hipotesis alternatif (H1) : Ada pengaruh pemberian dosis pupuk NPK erhadap kecepatan pertumbuhan kedelai.
c. Menguji hipotesis melalui eksperimen Suatu prediksi dapat di uji dengan eksperimen. Eksperimenberfungsi untuk mendapatkan data yang digunakan untuk membuktikan apakah hipotesis diterima atau ditolak. Data hasil eksperimen dapat disajikan secara kualitatif (bukan berbentuk angka) atau secara kuantitatif (data dalam bentuk angka). Selanjutnya, akan diperoleh sekumpulan data hasil eksperimen yang kemudian diolah dan diinterpretasikan sehingga membentuk suatu kesimpulan.
d. Menarik kesimpulan dari hasil eksperimen, Kesimpulan dibuat berdasarkan data-data hasil eksperimen dengan mengacu kepada hipotesis. Jika berdasarkan hasil eksperimen ternyata hipotesis ditolak maka kita harus melakukan observasi ulang untuk membuat hipotesis yang baru.
e. Perumusan teori, Jika setelah dilakukan eksperimen berulang-ulang dan ternyata hipotesis diterima, maka hasil eksperimen tersebut dapat disusun menjadi suatu teori. f. Publikasi yaitu penyebaran informasi atau teori kepada umum