Rapat Pembagian Tugas Guru Semester Ganjil TP. 2026/2027 Berlangsung Penuh Semangat Kebersamaan
Dalam rangka menyambut pelaksanaan Tahun Pelajaran 2026/2027 Semester Ganjil, Pondok Pesantren An-Nuriyah Bontocini menggelar Rapat Pembagian Tugas Guru pada Selasa, 07 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WITA ini bertempat di Kantor MA An-Nuriyah Bontocini dan diikuti oleh 41 ustadz/ustadzah yang terdiri atas unsur pimpinan dan tenaga pendidik.
Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua Yayasan Prof. Dr. Hj. Nurlaelah Abbas, Lc.,MA, Pimpinan Pondok Pesantren An-Nuriyah Bontocini Dr. H. M. Yahya Ahmad, Lc.,MPd, para Kepala Madrasah (Kamad), Madrasah Wakil Kepala (Wakamad), serta seluruh dewan guru di lingkungan Pondok Pesantren An-Nuriyah Bontocini. Kehadiran seluruh unsur pimpinan dan tenaga pendidik mencerminkan komitmen bersama dalam mempersiapkan proses pembelajaran yang lebih terarah, efektif, dan berkualitas.
Agenda utama rapat adalah pembagian tugas mengajar, penetapan tugas tambahan guru, serta penyelarasan program kerja pada semester ganjil. Melalui pembagian tugas yang terencana dan proporsional, diharapkan setiap guru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan semangat pengabdian demi tercapainya tujuan pendidikan di lingkungan madrasah.
Dalam arahannya, pimpinan pondok menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang disiplin, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan. Seluruh guru juga diajak untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat sinergi, serta memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada peserta didik sebagai wujud pengabdian kepada agama, bangsa, dan masyarakat.
Rapat berlangsung dengan lancar, penuh suasana kekeluargaan, serta diwarnai diskusi yang konstruktif. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh civitas akademika Pondok Pesantren An-Nuriyah Bontocini semakin siap menyongsong Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan semangat baru, kerja sama yang solid, dan komitmen untuk terus mencetak generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan berprestasi.
Pembagian Tugas MA An-Nuriyah :
Waka Sarpras: Drs. H. Syafaruddin
Waka Kurikulum/Kesiswaan: Muhammad Yusuf, S.Pd.I
WALI KELAS
1. X.1 : Istiqamatul Fajriah, S.Hum
2. X.2 : Khairul Anwar, M.Pd
3. XI.1 : Sitti Aisya, M.Pd
4. XI.2 : Rudi Ishak, S.Pd.I
5. XII.1 : Iswati, S.Pd
6. XII.2 : Nurjanni, S.Pd
Pembagian Tugas MTs An-Nuriyah :
Waka Sarpras: Indahari, S.Pd.I
Waka Kurikulum: Sri Wahyuni, S.S., M.Hum
Waka Kesiswaan: Abd. Rasyid Basri, S.Pd.I
Waka Humas: Ismail, S.Pd.I.,M.Pd
WALI KELAS
1. 7 Al-Wahyu: Mantasia, S.Pd
2. 7 Al-Hadits: St. Asriani, S.Pd
3. 7 Al-Sunnah (PP): Hamsah Awing, S.Pd., M.Ag
4. 8 Al-Wahyu: M. Reski Hamdhani R, S.Pd
5. 8 Al-Hadist: Sri Ratnawati, S.Pd
6. 8 Al-Sunnah: Nursyahriani, S.Pd
7. 9 Al-Wahyu: Surya Ningsih, S.Hum
8. 9 Al-Hadits: Syarifuddin, S.Pd
9. 9 Al-Sunnah: Suharmin Syukur, S.Ag., M.Ag
Pembagiat Tugas MI An-Nuriyah
Guru Kelas I : Sulminah, S.Pd.I
Guru Kelas II : Sumarni, S.Pd
Guru Kelas III : Hartiana, S.Pd
Guru Kelas IV : Mariyuni, S.Pd
Guru Kelas V : Syamsinar, S.Pd
Guru Kelas VI : Selvina, S,Si
Pertemuan Perdana Pengawas Madrasah dengan Guru MA An-Nuriyah Bontocini
Rabu, 16 Juli 2025, menjadi momen penting bagi MA An-Nuriyah Bontocini dengan hadirnya Pengawas Madrasah, Drs. Waris, M.M dalam pertemuan pertamanya bersama seluruh dewan guru. Sebelum memasuki ruang guru, beliau terlebih dahulu berkeliling kelas untuk memantau langsung suasana belajar dan mendengarkan hafalan Al-Qur’an dari para santri. Kesan yang ditinggalkan dari kunjungan tersebut memperlihatkan kepedulian pengawas terhadap pembinaan karakter dan spiritual peserta didik.
Dalam pertemuan hangat yang berlangsung di ruang guru, Drs. Waris mengajak para guru untuk memperkuat spiritualitas dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an dan istighfar. Menurutnya, istighfar bukan hanya sebagai amalan ibadah, namun juga memiliki banyak manfaat luar biasa dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kelapangan rezeki, ketenangan hati, serta kemudahan dalam menjalankan tugas. Pesan ini disampaikan dengan penuh ketulusan, mengingat pentingnya peran guru dalam menumbuhkan nilai-nilai religius di lingkungan madrasah.
Beliau juga menekankan pentingnya pelaporan kegiatan pembelajaran secara berkala. Setiap guru diminta untuk mengirim laporan mingguan yang berisi judul materi, tujuan pembelajaran, langkah-langkah kegiatan, serta bentuk penilaian yang diberikan kepada santri. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan akademik dan menjamin mutu proses belajar mengajar di MA An-Nuriyah Bontocini. Pertemuan ini pun ditutup dengan harapan agar seluruh guru terus menjaga semangat dalam mendidik serta meningkatkan kualitas spiritual dan profesionalitas dalam mengajar.
Silaturahmi dengan Ibu Pengawas Bina Madrasah Kec. Batang di MTs dan MA An-Nuriyah Bontocini
(Selasa, 24 Mei 2022)
An-Nuriyah Bontocini - Pengawas Baru Bina Kec. Batang Ustadz Drs. Muslimin untuk pertama kali melakukan pertemuan perdana dengan dewan guru Pondok Pesantren An-Nuriyah Bontocini di kantor MAS An-Nuriyah Bontocini (Selasa, 14 Februari 2023).
Pertemuan pertama ini dihadiri oleh Kepala MTs dan MIS An-Nuriyah Bontocini, para wakamad MTs dan MA An-Nuriyah dan sekitar 20-an ustadz dan ustadzah dari tiga tingkatan yang kebetulan ada jam mengajarnya pada hari tersebut.
Pertemuan ini dipandu oleh Kepala Madrasah MTs An-Nuriyah Bontocini Ustadz Anwar Thalib. Selanjutnya Pengawas Bina Kec. Batang Ustadz Drs. Muslimin menyampaikan beberapa informasi terkait dengan tugas beliau sebagai pengawas dan memberikan motivasi dihadapan dewan guru Pondok Pesantren An-Nuriyah Bontocini. Beliau juga berpesan kepada dewan guru agar senantiasa disiplin dan ikhlas dalam menjalankan amanah sebagai guru maupun sebagai tenaga kependidikan. "Pengawas Madrasah ibarat sebagai bapak dari kepada madrasah, dan ustadz dan ustazadzah sebagai cucunya", tutur beliau.
Selanjutnya penyerahan SK Pengawas oleh Pengawas Bina Kec, Batang ke tiga tingkatan MA, MTs dan MIS An-Nuriyah kepada Kepala Madrasah masing-masing satker.
Pengawas Madrasah MA An-Nuriyah Bontocini Drs. Muslimin kembali berkunjung di madrasah An-Nuriyah untuk memantau perkembangan persiapan Akreditasi MA An-Nuriyah Bontocini (Selasa, 28/02/2023).
Kunjungan kedua Pengawas mandrasah di MA An-Nuriyah untuk mengecek persiapan para Tim Pengembangan Mutu dalam mempersiapkan bukti fisik yang akan diupload atau dipersiapan untuk visitasi Akreditasi yang jatuh tempo pada tahun 2023. Pengawas bina Kecamatan Batang Drs. Muslimin didampingi oleh Ibu Waka Kurikulum Sitti Aisya, S.Pd.I.,M.Pd, Waka Kesiswan Muhammad Yusu, S.Pd.I, Operator Muhammad Jafar, S.T dan beberapa guru mapel yang ada jam mengajarnya.
Pengawas madrasah mengecek satu-persatu instrumen yang Akreditasi dan meminta kepada guru-guru bukti fisiknya sebagai file upload di sispena. Dan dari hasil pemantauan Pengawas madrasah baru mencapai 20 %. Ia akan berjanji akan mengecek kembali bukti fisik akreditasi satu pekan mendatang.
Assesmen Madrasah MAS An-Nuriyah dilaksanakan pada tanggal 27 Maret - 03 April 2023 sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Kab. Jeneponto.
Untuk tahun ini peserta Assesmen Madrasah dari MA An-Nuriyah Bontocini diikuti oleh 34 orang. 16 orang dari Kelas 12 IPA dan18 orang dari kelas 12 IPS. Untuk pertama kalinya MA An-Nuriyah melaksanakan ujian berbasis android dan dilaksanakan di Bulan Ramadhan. Ujian madrasah tahun-tahun sebelumnya selalu menggunakan komputer.
Pada Assesmen Madrasah hari Pertama 27 Maret 2023 tim pemantau Assesmen dari Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto menyempatkan diri untuk memantau pelaksanaan AM di MA An-Nuriyah Bontocini. Tim Pemantau dari Kemenag terdiri dari : Drs. Baharuddin Awing, MM, Hj. Jasmini dan Ibu Sarah.
Selain ujian berbasis android, juga diadakan ujian praktek untuk mapel Seni Budaya, Penjaskes, Prakarya dan Kewirausahaan dan Muatan lokal sesuai dengan POS Assesmen Madrasah tahun 2023.
Pada hari Selasa, 26 Desember 2023, pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah MA, MTs, dan MIS An-Nuriyah di Bontocini berjalan dengan lancar. Acara ini menjadi momen penting bagi para kepala madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren An-Nuriyah. Tim penilai dari Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto disambut hangat oleh pimpinan Pondok Pesantren An-Nuriyah Bontocini, menciptakan atmosfer yang kondusif untuk proses penilaian.
Acara dibuka secara resmi oleh Ibu Kasi Pendma Kemenag Jeneponto, Ibu Hj. Rahmawati, S.Ag., MA, yang memberikan sambutan dan arahan kepada peserta serta tim penilai. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya penilaian kinerja kepala madrasah sebagai langkah untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan kepada peserta didik. Setelah pembukaan, proses penilaian dilanjutkan oleh tim penilai yang terdiri dari dua orang per satuan pendidikan.
Tim penilai yang merupakan pengawas bina dari Kemenag Jeneponto memberikan perhatian khusus dalam mengevaluasi kinerja kepala madrasah. Mereka menggunakan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan, dengan lima kriteria yatu Usaha Pengembangan Madrasah, Pelaksanaan Tugas Manajerial, Pengembangan Kewirausahaan, Supervisi bagi Guru & Tenaga Kependidikan dan Hasil Kinerja Kepala Madrasah. Proses penilaian ini dilakukan dengan cermat untuk mendapatkan gambaran yang akurat mengenai kinerja kepala madrasah dalam mengelola lembaga pendidikan.
Seluruh kegiatan penilaian kinerja kepala madrasah berlangsung sehari, dimulai setelah salat Dhuhur. Para kepala madrasah dengan antusias mengikuti proses penilaian, menyampaikan berbagai inovasi dan langkah konkret yang telah mereka ambil dalam mengelola madrasah masing-masing. Proses interaksi antara tim penilai dan kepala madrasah menjadi ruang bagi pertukaran pengalaman dan pemahaman yang mendalam terkait pembelajaran dan manajemen pendidikan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penilaian semata, tetapi juga sebagai sarana evaluasi diri dan pengembangan profesionalisme bagi para kepala madrasah. Dengan berjalannya acara penilaian kinerja kepala madrasah ini, diharapkan akan muncul inovasi dan langkah-langkah strategis baru yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Pondok Pesantren An-Nuriyah Bontocini. Semua pihak berharap hasil penilaian ini dapat menjadi landasan untuk perbaikan dan pembaruan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di masa mendatang.
Supervisi Administrasi Perangkat Pembelajaran di MAS An-Nuriyah Berjalan Lancar
Madrasah Aliyah Swasta (MAS) An-Nuriyah menggelar kegiatan supervisi administrasi perangkat pembelajaran oleh Kepala Madrasah, Ustadz H. Abdul Karim, S.Ag., M.Pd, dan Wakamad Kurikulum, Ibu Sitti Aisya, S.Pd.I., M.Pd. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari upaya meningkatkan kualitas pengajaran di madrasah tersebut. Selama proses supervisi, para guru mendapatkan bimbingan dan umpan balik yang konstruktif guna memperbaiki perangkat pembelajaran mereka.
Supervisi administrasi oleh Kepala Madrasah dan Wakamad Kurikulum berjalan dengan lancar, menunjukkan komitmen pihak madrasah dalam memastikan standar pengajaran yang tinggi. Para guru di MAS An-Nuriyah diarahkan untuk mempersiapkan perangkat pembelajaran dengan teliti, mencakup silabus, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), Program Tahunan, Program Semester, KKM, Jurnal Mengajar, Absensi dan Penilaian, Jadwal Tatap muka serta administrasi lainnya. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan di madrasah, serta membantu guru dalam mengevaluasi dan mengembangkan kompetensi mengajar mereka.
Salah satu nilai tambah dari kegiatan supervisi administrasi ini adalah memberikan peluang kepada guru-guru yang sudah bersertifikasi untuk mendapatkan SKBK (Surat Ajuan Penerbitan Surat Keterangan Beban Kerja). SKBK ini menjadi syarat penting untuk pencairan tunjangan sertifikasi, yang merupakan bentuk apresiasi atas kompetensi dan dedikasi para pendidik di MAS An-Nuriyah dibawah naungan kemenag.
Kepala Madrasah, Ustadz H. Abdul Karim, S.Ag., M.Pd, menyatakan bahwa kegiatan supervisi administrasi ini bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi merupakan wujud nyata dari komitmen madrasah dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi siswa. "Kami percaya bahwa dengan mengawasi dan mendukung guru-guru kami, kualitas pembelajaran di MAS An-Nuriyah akan terus meningkat," ujar beliau.
Dalam suasana penuh semangat dan kolaboratif, para guru di MAS An-Nuriyah berharap bahwa kegiatan supervisi administrasi ini akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan mutu pendidikan di madrasah mereka. Dengan adanya dukungan dan arahan yang kontinu, diharapkan setiap guru dapat memberikan kontribusi maksimal dalam mencetak generasi yang cerdas dan berkarakter.