Pada halaman ini tersedia berbagai jenis literatur yang dapat diakses secara gratis guna meningkatkan intelektual Front Marhaenis di seluruh pelosok Nusantara.
1. Dibawah Bendera Revolusi I.
“Berikan aku 1000 orangtua niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia.”(Bung Karno)
Sekali Lagi: Bukan ”Jangan Banyak Bicara, Bekerjalah.” tetapi ”Banyak Bicara, Banyak Bekerja!” (Bung Karno “Fikiran Rakyat”, 1933)
Buku Dibawah Bendera Revolusi (DBR) Jilid I menghimpun tulisan-tulisan Bung Karno dalam masa revolusi menuju Indonesia merdeka.
2. Dibawah Bendera Revolusi II.
Apa yang dinamakan “semangat proklamasi”?
“Semangat proklamasi” adalah semangat rela berjuang, berjuang mati-matian dengan penuh idealisme dan dengan mengesampingkan segala kepentingan diri sendiri. .”(Pidato Bung Karno di hari Kemerdekaan 17 Agustus 1950)
Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah, never leave history! Jangan sekali-kali meninggalkan sejarahmu sendiri never, never leave your own history. (Pidato Bung Karno, 17 Agustus 1966)
Buku Dibawah Bendera Revolusi (DBR) Jilid 2 menghimpun pidato Bung Karno setiap tanggal 17 Agustus sejak 1945 s.d. 1966.
Buku ini bagus untuk generasi muda dalam memahami dan memperjuangkan cita-cita dan tujuan Indonesia merdeka sebagaimana yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945.
3. Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia.
Buku ini merupakan otobiografi dan pemikiran serta gagasan dari Bng Karno mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Buku dengan judul asli: Sukarno : an autobiography as told to Cindy Adams, meskipun bukan biografi resmi dari Bung Karno tetapi merupakan karya yang paling lengkap mengenai kehidupan, cita-cita politik, perjuangan, harapan-harapan serta latar belakang langkah-langkah yang diambil oleh bapak Bangsa tentang bangsa dan negara Republik Indonesia.
2. Nasionalisme, Islamisme, Marxisme: Pikiran-Pikiran Soekarno Muda.
Nasionalisme adalah suatu iktikad; suatu keinsafan rakyat, bahwa rakyat adalah satu golongan, satu “bangsa!” Rasa nasionalistis itu menimbulkan suatu rasa percaya akan diri sendiri. Dan rasa percaya akan diri sendiri inilah yang menimbulkan ketetapan hati pada kaum revolusioner-nasionalis dalam perjuangannya menuju Indonesia Merdeka.
3. Mencapai Indonesia Merdeka.
Pemikiran Soekarno tentang “Mencapai Indonesia Merdeka” dan lain-lain yang berkenaan dengan nasib masa depan Indonesia ini merupakan buah pikiran yang dimuat di berbagai surat kabar, antara lain: Suluh Indonesia, Panji Islam, dan Pikiran Rakyat. Tulisan-tulisan tersebut juga telah dimuat dalam Di Bawah Bendera Revolusi (Djakarta: Panitia Penerbit Di Bawah Bendera Revolusi, jilid pertama, 1964).