PENDAFTARAN Manarul Ilmi 2026
Awal berdirinya Pondok Pesantren Tahfidz Manarul Ilmi Al Islami pada tahun 2010 adalah hasil dari keinginan Bapak Sardono yang mewakafkan tanahnya untuk sarana pendidikan kemudian di realisasikan oleh Yayasan FOSILATAMA kemudian berubah nama menjadi Yayasan Manarul Ilmi Banyumanik pada tahun 2012 juga kerisauan pengurus yayasan melihat para remaja yang ada menghabiskan waktunya untuk hal yang kurang bermanfaat dan cita-cita para pengurus yayasan adalah memfasilitasi para remaja yang ingin menghafal Al-Qur’an sehingga cita-cita beliau 10 sampai 20 tahun kedepan semua remaja bisa hafal Al-Qur’an. Dengan adanya Pesantren Tahfidz Al-Qur’an di Banyumanik di harapkan terbentuknya akhlak Qurani pada setiap remaja. (Kyai Mushtofa, Ketua Yayasan Manarul Ilmi)
Berangkat dari pentingnya Al-Qur’an dalam kehidupan manusia khususnya remaja baik di dunia maupun di akhirat, yayasan Manarul Ilmi hadir di tengah-tengah kehidupan masyarakat dengan mendirikan lembaga pendidikan yang berbasis pada Al-Qur’an yaitu Pondok Pesantren Tahfidz Manarul Ilmi Al Islami yang mana cikal bakal dari pesantren ini adalah sebuah yayasan FOSILATAMA (forum silaturahmi antar takmir masjid) yang terbentuk pada tahun 2010 oleh beberapa orang diantaranya adalah Bapak Slamet Sangaji, Bapak Makmuri, dan Bapak Chusnu Yazid, yang konsep awalnya adalah pesantren mahasiswa dan Kyai Mustofa sebagai Mudir Ma’had setelah dua tahun memimpin beliau digantikan dengan Ustadz Khoirulloh sebagai Mudirul Ma’had sorang ustadz yang bertahun tahun menimba ilmu di pondok pesantren Al Amin Jawa Timur.
Setelah beberapa tahun dibawah kepemimpinan beliau pesantren mahasiswa dirasa kurang berkembang beliau berinisiatif untuk mengubah program yang semula hanya untuk mahasiswa kemudian menjadi dua program pendidikan yaitu pesantren mahasiswa dan tahfidz murni, dan kini menjadi fokus pada program Tahfidz Murni. Pada masa kepemimpinan beliau pesantren mahasiswa manarul ilmi di rubah namanya menjadi Pondok Pesantren Tahfidz Manarul Ilmi Al Islami banyumanik, Dalam masa kepemimpinan beliau pesantren dan santri-santri berkembang sangat baik dan telah meluluskan mahasiswa yang bukan hanya berkompeten dalam bidangnya namun juga memiliki bekal Agama dan hafalan Al-Qur’an, selain itu Pondok Pesantren Tahfidz Manarul Ilmi Al Islami juga telah meluluskan para hafidz yang kemudian menjadi pengajar Al-Qur’an di beberapa lembaga pendidikan.
Mencetak Generasi Yang Menjadikan Al-Qur’an Sebagai Landasan Dan Pedoman Dalam Iqomatuddien
Melahirkan calon Imam yang mampu membaca Al-Qur’an dengan benar
Membekali Mahasantri dengan pendidikan Tauhid yang sesuai dengan Aqidah dan Manhaj Salafussholih
Mendisiplikan penerapan Ibadah dan Akhlaqul Karimah dengan system asrama
Memberikan penunjang pembekalan dengan materi dasar bahasa Arab, Fiqih, Tsaqofah, Akhlaq dan berbagai kegiatan Ekstra Kulikuler
Hafal Al-Qur’an 30 Juz
Memahami Tahsin Al-Qur’an baik secara teori maupun praktek
Memahami Bacaan Al-Qur’an berdasarkan Riwayat Hafs dari Thoriq Syathibiy
Memahami Metode Pembelajaran Al Qur’an
Terampil dalam Berkhutbah/ Ceramah, Mengajar, dan Menjadi Imam Masjid