KEDAI KOPI MELINTASI MASA
KEDAI KOPI MELINTASI MASA
Merebaknya kedai kopi kekinian pun dianggap sebagai angin segar bagi industri kopi.Ia menawarkan modernitas tak sebatas pada fasilitas, tapi juga sajian kopi yang dikemas dan diolah menggunakan ragam metode, mulai espresso hingga manual brewing (teknik seduh) yang kini jadi tren. Sampai-sampai kursus seduh manual, baik untuk menjadi barista profesional maupun penyeduh rumahan, selalu membeludak peminatnya.
Menu kopi kekinian pun bermacam-macam. Untuk seduh manual, kita bisa memilih single origin atau blend. Untuk espresso, ada espresso murni dan espresso campuran. Espresso murni terdiri dari espresso (ekstrak biji kopi), ristretto, dan lungo. Sementara espresso campuran punya banyak turunan, mulai americano, cafe macchiato, cappucino, cafe latte, caffe affogato, sampai caffe mocha.
Dan kopi adalah kultur, kedai kopi membentuk kultur baru dengan komunitas pencinta kopi sebagai penggeraknya. Alhasil, angka pertumbuhan industri kopi melonjak tinggi.
Devvany Gumulya dan Ivana Stacia Helmi dalam jurnal mereka, Kajian Budaya Minum Kopi di Indonesia, menyebut bahwa acara minum kopi di Indonesia bersifat kasual, hangat, dan terbuka, tanpa menyimpan praduga terhadap orang lain.
Dengan kata lain, kopi bisa jadi sarana perekat–mendekatkan satu sama lain, pun misal mereka tak saling kenal sebelumnya.Tak heran kopi terus memiliki penggemar dari zaman ke zaman.