Salah satu fitu yang menjadi standar pada MX-King di tahun 2021sampai dengan tahun 2024 ini adalah lampu depan yang sudah LED. Baik di lampu senja, lampu utama maupun lampu jauh sudah menggunakan LED berwarna putih kebiruan.
Alhasil kualitas pencahayaan saat malam hari jadi lebih baik lalu speedometernya sudah menggunakan model full digital. Speedometer full digital ini persis sama dengan yang dipakai pada Yamaha Aerox 155 dan Yamaha N-Max.
Tampilan speedometer ini pastinya cukup memberikan kesan sebagai motor yang moderen serta di layar tersebut terdapat beberapa informasi seperti kecepatan, rpm, posisi gigi, trip meter dan indikator bahan bakar.
Sayangnya speedometer ini punya kekurangan, yaitu sering rusak di bagian LCDnya. Penyebabnya adalah sering terparkir di terik matahari bisa membuat LCDnya menjadi rusak atau buram.
Hal lain yang menjadi daya tarik Jupiter MX-King ini adalah ban. Bannya sudah dibekali dengan ukuran yang cukup lebar dan pastinya sudah model tubeless.
Di bagian depan ukuran bannya memakai 90/80 dengan ukuran pelek 17 inci. Sedangkan di belakang memakai ukuran ban 120/70 dengan ukuran pelek 17 inci.
Dimensi yang lumayan lebar ini membuat motor tersebut cukup asyik diajak sedikit merebah. Bahkan pabrikan berlogo garpu tala ini mengklaim jika ban yang digunakan pada MX-King adalah ban tubeless yang lebar dikelasnya.
Bagaimana dengan suspensinya? Yamaha memasangkan suspensi depan dengan tipe teleskopik. Sedangkan di belakang menggunakan model monoshock yang memberikan tampilan yang cukup sporty.
Remnya juga sudah memakai double cakram. Alias cakramnya sudah ada di bagian rem depan dan rem belakang. Walaupun ukuran cakramnya tidak terlalu besar, tapi penggunaan cakram jelas membuat pengereman jadi lebih aman dan lebih baik.