MTG adalah singkatan dari Maja Tropical Garden, yaitu sebuah kawasan persil yang berada di permukiman perkotaan sekaligus kawasan budidaya yang menawarkan lokasi strategis dengan prospek masa depan menjadi kawasan permukiman bernilai tinggi ditambah tanaman produktif yang dapat menghasilkan.
Kawasan persil Maja Tropical Garden merupakan masterpieces dari pengembang PT Mapara Gema Nusantara, yang mendedikasikan diri untuk pengembangan kawasan syariah.
Mengapa MTG Disebut Kawasan Persil, dan Bukan Kavling?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, persil artinya sebidang tanah dengan ukuran tertentu yang dapat digunakan untuk perkebunan atau perumahan. Dengan demikian, persil menjadi istilah yang tepat untuk menggambarkan Maja Tropical Garden karena selain dapat dijadikan perumahan di masa yang akan datang, dapat juga ditanami pohon perkebunan produktif yang dapat menghasilkan.
Maja Tropical Garden berada pada pola tata ruang untuk permukiman perkotaan. Dengan demikian kawasan persil Maja Tropical Garden mempunyai nilai jual tanah yang akan meningkat dengan cepat seiring pengembangan daerah Maja oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak. Jadi jika menginginkan investasi dalam bentuk tanah yang peningkatan harganya relatif cepat, maka Maja Tropical Garden merupakan pilihan yang tepat. Selain itu, Maja Tropical Garden berada di kawasan budidaya, sehingga penanaman buah tropis (kurma dan durian) yang produktif menjadi pilihan tepat sehingga kenaikan harga tanah di permukiman perkotaan dan penanaman pohon produktif menjadi nilai lebih dari Maja Tropical Garden untuk “investasi” masa depan.
Maja Tropical Garden berlokasi di jalan Cibeureum, Desa Gubukan Cibeureum, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten.
Maja Tropical Garden berada di kawasan rencana pengembangan daerah Kabupaten Lebak untuk mempermudah akses dan mendukung pengembangan ekonomi daerah, antara lain:
• Rencana jalan tol Serpong-Rangkasbitung-Serang
• Rencana jalan Pamulang-Maja-Rangkasbitung sepanjang 58 kilometer
MTG berada di lokasi strategis, yaitu:
• 8 menit dari jalan raya Rangkasbitung-Maja
• 10 menit dari danau Cicinta Maja
• 12 menit dari Kota Baru Terpadu Maja
• 15 menit dari stasiun KRL Citeras
• 20 menit dari stasiun KRL (Rel Ganda) Maja
• 20 menit dari Kota Rangkasbitung
• 30 menit dari gerbang tol Cikande
• 40 menit dari gerbang tol Balaraja barat
MENGAPA KURMA KULJAR BARHEE JADI PILIHAN?
Kuljar Barhee (dari Thailand) dipilih karena pertimbangan sebagai berikut:
BERAPA POTENSI PENDAPATAN DARI POHON KURMA BARHEE?
Potensi pendapatan dari pohon kurma Barhee saat ini masih mengacu pada pengalaman di Thailand. Sebagai gambaran, di Thailand kurma sudah berbuah pada umur tiga tahun, jumlah tandan per pohon mencapai 5-10 tandan dengan bobot buah per tandan mencapai 5-10 kg. Dengan harga rata-rata di tingkat pekebun sebesar Rp. 200.000,- per kg, maka pendapatan per tahun kurma Barhee berkisar antara Rp. 5.000.000,- sampai dengan Rp. 20.000.000,- untuk satu pohon kurma. (Sumber: Bundel Trubus 2015 Volume 3: Peluang Kebun Kurma Tropis).
MENGAPA DURIAN MASTER JADI PILIHAN?
Durian Master dipilih karena pertimbangan sebagai berikut:
BERAPA POTENSI PENDAPATAN DARI POHON DURIAN MASTER?
Durian Master rata-rata berbuah pada umur tiga tahun dan bisa dipanen 3 kali dalam setahun. Jumlah buah berkisar antara 3-10 buah tergantung pada sehat dan besarnya pohon dengan berat per buah berkisar antara 5-15 kg. Adapun harga durian di tingkat petani sekitar Rp. 40.000,-. Per kg. Dengan demikian gambaran pendapatan dalam setahun berkisar antara Rp. 1.800.000,- sampai dengan Rp. 18.000.000,- per pohon (sumber: Abdurrahman, 2018; https://www.durianmaster.co).
JIKA SUDAH 1 TAHUN, BAGAIMANA DENGAN PERAWATAN POHON KURMA/DURIAN?
Perawatan bisa dilakukan oleh masing-masing pemilik persil dan bisa juga dilakukan oleh pihak ketiga yang menjadi mitra pengembang dengan biaya perawatan sebesar Rp. 1.200.000,- per persil per tahun.
JIKA SUDAH BERBUAH (PANEN), BAGAIMANA MEKANISME PENGELOLAANNYA?
Jika sudah berbuah, ada beberapa alternatif yang bisa dipilih (di luar biaya perawatan yang sudah disepakati sebelumnya), yaitu:
1. Dipanen sendiri oleh pemilik persil
2. Mengupah pihak ketiga yang menjadi mitra pengembang untuk proses panen
3. Kerja sama bagi hasil dengan pihak ketiga yang menjadi mitra pengembang
4. Menjual hasil panen ke pihak ketiga yang menjadi mitra pengembang, yang panennya
dilakukan oleh pihak ketiga.
PT Mapara Gema Nusantara sebagai pengembang kawasan syariah persil MTG sudah dan sedang mengurus perizinan dari Pemda Kabupaten Lebak sebagai berikut:
1. Surat Keterangan Informasi Tata Ruang dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak
2. Surat Izin Prinsip dikeluarkan oleh DPMPTSP Kabupaten Lebak
3. Izin Lokasi dikeluarkan oleh DPMPTSP atas rekomedasi dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lebak (sedang dalam proses)
4. Izin Siteplan dikeluarkan oleh kantor BAPPEDA Kabupaten Lebak (sedang dalam proses).
Boleh Dibangun Rumah
Kawasan persil Maja Tropical Garden dapat dibangun rumah, karena peruntukkannya memang untuk permukiman perkotaan dengan Koefisien Dasar bangunan (KDB) sebesar 60%.
Kawasan persil MTG terdiri dari 2 (dua) persil klaster yaitu:
- Persil klaster kurma dengan luas 120 m2
- Persil klaster durian dengan luas 120 m2
- Bonus bibit pilihan (sesuai klaster yang dipilih):
- Bonus penanaman dan perawatan selama 1 tahun
- Semua jenis pajak ditanggung Pengembang (BPHTB, PPn, dll.)
- Surat sampai AJB ditanggung Pengembang
- Bisa diurus sampai SHM (tambah Rp.5.000.000, ditanggung pemilik Persil)
Fasilitas di kawasan persil MTG terdiri dari:
• Jalan utama 8 meter
• Jalan antar persil 6 meter
• Taman kurma
• Taman durian
• Masjid
• Mushola
• Gazebo
• Camping ground
• Olahraga memanah
• Pondok pesantren (Mitra)
"Time Line Site Plan 1"
"Survey Lokasi MTG"
"Progress Maja Tropical Garden"