The History of MA Muta'allimin
The History of MA Muta'allimin
SEJARAH MADRASAH ALIYAH MUTA'ALLIMIN CIGUDANG
Atas permintaan dari masyarakat dan dengan tekad kuat dan bulat untuk meningkatkan tarap pendidikan di Desa Koranji dan sekitarnya, pada tahun 2009 Yayasan Pendidikan Islam Muta'allimin (YPI Muta'allimin) yang sekarang berganti nama menjadi Yayasan Muta'allimin Cigudang (YMC) membangun dan mendirikan Madrasah Aliyah bernama MA Muta'allimin Cigudang. MA Muta'allimin yang pada awal berdiri bangunannya menumpang di gedung MI dan MTs Muta'allimin, alhamdulillah mulai tahun 2015 sudah memiliki bangunan sendiri, serta perkembangannya sampai saat ini dinilai terus memiliki progres baik.
Dengan keluarnya Izin Pendirian Operasional Madrasah Nomor : Kw.28.4/PP.00/3208/2009 Tahun 2009, menjadi semangat baru bagi Yayasan Pendidikan Islam Muta'allimin Cigudang dalam mengamalkan amanah Undang Undang 1945 untuk turut serta mencerdaskan anak bangsa dalam bidang pendidikan formal yang bercirikhas Agama Islam. Pada dasarnya Madrasah Aliyah Muta'allimin mengkolaborasi antara Ilmu Pengetahuan & Teknologi (IPTEK) dan Keimanan & Ketaqwaan (IMTAQ). Pada tahun 2012 Madrasah Aliyah Muta'allimin mendapatkan pengakuan dari pemerintah melalui Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) dengan diterbitkannya Piagam Akreditasi dengan nilai C dengan Nomor : Ma 013804 dan meningkat nilai akreditasinya pada tahun 2017 dengan nilai 82 Peringkat B dengan Nomor : ma 036104, Kemudian mulai tahun 2017 Madrasah Aliyah Muta'allimin memulai Digitalisasi Madrasah dan mengenalkan Information and Communication Technology (ICT) kepada siswa, terbukti dengan kesuksesan melaksanakan Ujian Berbasis Komputer (UBK)
Semoga perkembangan Madrasah Aliyah Muta'allimin terus meningkat lagi kedepannya. Aamiin
Wanita kelahiran Pandeglang, 06 Mei 1972 ini merupakan putri bungsu dari pasangan H. Nurdin Makin dan Hj. Salkah ini tumbuh besar dilingkungan Pondok pesantren.
Berkat didikan dari keluarga dibidang pendidikan agama, membuat seorang Hj. EEN MASDARIAH mau tidak mau harus hidup dengan kedisiplinan. Setelah Lulus dari Madrasah Aliyah langsung mengabdikan diri menjadi seorang Guru dengan turut serta mendirikan MTs Muta'allimin pada tahun 1992.
Selanjutnya beliau melanjutkan pendidikan D3 di Universitas Sebelas Maret (UNS) pada program studi Pendidikan Biologi, kemudian melanjutkan studi tingkat S1 pada Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Manshur (STAISMAN) Pandeglang. setelah lulus S1 Hj. EEN MASDARIAH melanjutkan studinya ke tingkat S2 di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada program studi Manajemen Pendidikan
Pria kelahiran Pandeglang yang berdarah sunda ini merupakan putra ke 2 dari pasangan H. Enung Satip dan Ibu Icih juga dibesarkan oleh Hj. Een Masdariah (Kepala Madrasah Pertama). Setelah menyelesaikan Pendidikan S1 di STKIP Pasunda Cimahi pada tahun 2016, beliau ditunjuk untuk melanjutkan tongkat estafet perjuangan Kepala Madrasah sebelumnya yang promosi menjadi Pengawas Madrasah.
Dalam kesibukan sebagai Kepala Madrasah beliau masih menyempatkan diri untuk aktif dibeberapa kegiatan kepemiluan, salah satunya dengan menjadi Ketua Panwaslu Kecamatan Cadasari, walau dengan kesibukan tersebut beliau masih tetap mengutamakan pendidikannya dengan melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan telah lulus pada tahun 2019.
Anti Dhamayanti Fauzi lahir di Pandeglang pada 23 Juni 1994. Ayahnya berprofesi sebagai karyawan swasta, sedangkan ibunya adalah Guru Taman Kanak-Kanak (TK) lulusan Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PGAUD), sekaligus kepala sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) Mekar Pertiwi Cadasari.
Wanita Muda ini bergabung di MA Muta'allimin pada tahun 2016 setelah lulus jenjang Pendidikan S1 di Universitas Pasundan Bandung pada Program Studi Pendidikan Biologi, dan dipercaya menjadi Kepala Madrasah pada tahun 2019. Kepemimpinannya di MA Muta'allimin harus selesai dalam waktu 2 tahun karna beliau memutuskan untuk fokus menyelesaikan Pendidikan S2 nya di Universitas Indraprasta PGRI Jakarta pada program studi Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA).
Pria Kharismatik ini merupakan putra pertama dari pasangan Juju Juraemi dan Ibu Heriah yang telah menyelesaikan Pendidikan S1 di UIN SMH Banten Pada Fakultas Tarbiyah Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) tahun 2016, beliau ditunjuk untuk mengisi kekosongan Kepala Madrasah yang sebelumnya diisi ibu Anti Dhamayanti Fauzi.
Semoga dalam kepemimpinan Beliau sekarang, Madrasah Aliyah Muta'allimin Bisa terus bertransformasi menjadi lebih baik sesuai dengan Visi - Misi Madrasah.