1) Berdoalah dengan khusyuk setiap akan memulai pembelajaran
2) Bacalah tujuan pembelajaran dari materi ini
3) Pelajarilah setiap materi yang disajikan, bila perlu garis bawahi hal-hal yang menurut peserta didik penting
4) Kerjakanlah asesmen untuk materi ini.
Tujuan pembelajaran
Siswa mampu menjelaskan rencana studi lanjut dan kariernya, baik di bidang informatika, bidang yang terkait dengan informatika, atau bidang yang menggunakan informatika.
Karier dan Studi Lanjut di Bidang Informatika
1) Karier di Bidang Informatika
Menurut Prof. Peter J Denning, seorang peneliti terkemuka yang banyak melahirkan tulisan ilmiah terkait keprofesian di bidang Informatika, suatu profesi harus memiliki empat ciri yang khas. Keempat ciri tersebut seperti berikut.
Mendalami suatu bidang yang menjadi perhatian manusia dalam waktu yang lama. Profesi informatika berperan untuk memenuhi kebutuhan manusia atas kemampuan komputasi dan komunikasi yang efektif. Hal ini juga didorong oleh perkembangan teknologi yang makin cepat dan makin melebur dengan seluruh sendi-sendi kehidupan manusia. Pada bidang ini, seorang profesional di bidang informatika akan berusaha menyelesaikan berbagai permasalahan dengan memanfaatkan kemampuan komputer.
Mengodifikasikan kumpulan prinsip atau pengetahuan konseptual. Kumpulan prinsip-prinsip ini diwujudkan dalam berbagai bentuk. Kurikulum yang dibuat oleh ACM dan IEEE, program studi di perguruan tinggi, dan lembaga-lembaga pelatihan merupakan salah satu wujud kodifikasi prinsip-prinsip di bidang informatika yang dapat diakses oleh seorang profesional di bidang informatika.
Mengodifikasikan kumpulan praktik, yang juga meliputi kompetensi. Hal ini salah satunya diwujudkan dan diakui melalui sertifikasi kompetensi profesional yang telah dijelaskan pada unit sebelumnya.
Menetapkankan standar kompetensi, etika, dan praktik. Hal ini menjadi standar bagi seorang profesional di bidang informatika untuk berperilaku dan bersikap dalam menjalankan tugas-tugas profesinya. Hal ini bermanfaat agar profesional di bidang informatika memiliki integritas dan dapat dipercaya.
Berdasarkan peran informatika, Prof. Denning membagi profesi di bidang informatika dalam tiga kategori, yaitu profesi yang sangat spesifik di bidang informatika, profesi yang sarat dengan informatika, serta profesi yang memberikan dukungan teknologi informasi. Contoh-contoh pekerjaan tersebut dapat dilihat pada Tabel 1 di bawah ini.
Tabel 1. Profesi di Bidang Informatika
Secara lebih rinci, beberapa pekerjaan di bidang informatika diberikan pada Tabel 2. Selain posisi pekerjaan yang disebutkan ini, masih banyak posisi pekerjaan lain, yang dapat kalian temui di situs-situs penawaran pekerjaan atau media jaringan sosial tempat para profesional berkumpul. Posisi pekerjaannya dituliskan dalam istilah bahasa Inggris.
Tabel 2. Jenis-Jenis Profesi di Bidang Informatika
2) Studi Lanjut di Bidang Informatika
Disiplin ilmu Informatika adalah disiplin ilmu sains formal yang lahir dari bidang matematika (sebagai konsep formal) dan teknik elektro (sebagai elemen perangkat keras).
Dalam bidang informatika yang telah dipelajari, terdapat lima pilar yang terdiri atas sistem komputer, jaringan komputer dan internet, analisis data, algoritma dan pemrograman, serta TIK dan dampaknya terhadap kehidupan manusia. . Dua asosiasi profesi terbesar yang berkaitan dengan informatika, yaitu Association of Computing Machinery (ACM) dan Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) telah merumuskan kurikulum yang dapat menjadi acuan untuk mempelajari informatika. ACM merupakan organisasi di bidang informatika yang paling tua, sedangkan IEEE merupakan organisasi profesi di bidang elektro yang kemudian juga mencakup bidang informatika.
Berdasarkan Computing Curricula tahun 2005, terdapat lima disiplin ilmu komputasi yang paling besar, yaitu seperti berikut.
1) Computer Engineering atau Teknik Komputer yang mempelajari perancangan dan pembuatan komputer dan sistem berbasis komputer. Hal ini dapat mencakup perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), serta komunikasi dan interaksi antara perangkat keras dan perangkat lunak.
2) Computer Science atau Ilmu Komputer yang mempelajari teori dan algoritma untuk (a) pengembangan robotika, computer vision, sistem cerdas, bioinformatika, dan area lainnya; (b) perancangan dan implementasi perangkat lunak, seperti pembuatan program komputer; (c) pembuatan teknologi untuk memanfaatkan komputer seperti World Wide Web, robot cerdas, dan analisis DNA manusia; dan (d) pengembangan metode-metode penyelesaian masalah komputasi secara efektif dan efisien seperti: metode terbaik untuk menyimpan informasi dalam suatu basis data, pengiriman data dalam sistem jaringan komputer, atau menampilkan gambar-gambar kompleks.
3) Information System atau Sistem Informasi yang mempelajari pada integrasi solusi-solusi teknologi informasi dengan tujuan-tujuan bisnis dan organisasi untuk mencapai proses yang lebih efektif dan efisien.
4) Information Technology atau Teknologi Informasi yang mempelajari solusi-solusi teknologi komputer bagi organisasi bisnis, pemerintah, Kesehatan, sekolah, dan organisasi lainnya.
5) Software Engineering atau Rekayasa Perangkat Lunak yang mempelajari pengembangan dan perawatan sistem perangkat lunak agar dapat bekerja dengan lebih reliabel, efisien, skalabel, dan terjangkau secara biaya untuk dikembangkan dan dirawat serta memenuhi kebutuhan penggunanya.
3) Sertifikasi di Bidang Informatika
Kompetensi di bidang informatika tidak hanya dapat diperoleh melalui jalur pendidikan tinggi yang disahkan dalam bentuk ijazah. Belajar informatika bisa dari sumber apa pun. Sangat umum ditemukan seorang pengembang perangkat lunak yang belajar pemrograman secara otodidak. Pada saat ini, di Indonesia juga telah banyak kegiatan pelatihan, seminar, pelatihan, atau workshop yang dapat diikuti oleh masyarakat umum termasuk siswa sekolah menengah.
Kompetensi yang diperoleh seseorang perlu diakui. Salah satu bentuk pengakuan tersebut berupa sertifikasi. Sertifikasi ini merupakan suatu dokumen pengakuan yang diperoleh seseorang setelah dianggap memenuhi standar kompetensi yang telah ditetapkan oleh badan, organisasi, atau perusahaan yang memiliki keahlian di bidang tersebut. Biasanya, sertifikasi ini diberikan setelah seseorang lulus dari ujian yang diberikan. Seseorang yang telah memiliki sertifikat akan dapat menggunakan sertifikat tersebut saat bekerja. Hal ini dapat memberi kepercayaan dari tempat bekerja terhadap keahlian yang dimiliki oleh pekerjanya. Berdasarkan kepercayaan tersebut, upah yang diberikan kepada mereka yang memiliki sertifikasi seringkali lebih tinggi dibanding mereka yang belum memiliki sertifikasi.
Sertifikasi dapat diperoleh dari produsen perangkat keras maupun perangkat lunak, Lembaga Profesional, Asosiasi Profesi, atau Pemerintah. Sertifikasi dapat terikat pada suatu produk (misal sertifikasi penggunaan perangkat lunak perkantoran) ataupun pada suatu kemampuan (missal sertifikasi sebagai seorang data scientist). Lembaga Sertifikasi fokus kepada definisi kompetensi dan pelaksanaan ujian, tidak mempedulikan proses belajar sebelumnya. Artinya, seseorang tanpa belajar formal juga dapat mengikuti sertifikasi. Beberapa perusahaan bereputasi yang menyediakan sertifikasi yang diakui secara internasional antara lain seperti berikut.
1) Microsoft : Menawarkan sertifikasi mulai dari sertifikasi pemakaian produk seperti Microsoft Office, .Net, SQL Server, dan Azure serta sertifikasi terkait keprofesian seperti data scientist dan data engineer. Microsoft juga memberikan gelar Microsoft Most Valuable Professional bagi para profesional yang unggul dan berpengaruh di bidangnya.
2) Google : Menawarkan sertifikasi penggunaan produk seperti Google Suite dan juga sertifikasi terkait keprofesian seperti Android dan Google Cloud Platform. Google memberikan gelar Google Developer Expert bagi para profesional yang unggul dan berpengaruh di bidangnya. Google memiliki beberapa mitra di Indonesia dan menawarkan berbagai pelatihan gratis sebelum mengambil sertifikasi yang disediakan, misalnya lewat Google Developers Kejar dan beasiswa.
3) Oracle : Menawarkan sertifikasi terkait produknya seperti Java, OCJP, dan SCJP.
4) CISCO : Menawarkan pelatihan terkait jaringan seperti CCNA.
Setelah mempelajari materi yang telah disajikan pada pertemuan hari ini, silahkan kerjakan asesmen berikut !
Created by Ginaya
Copyright 2023