Di ruang pameran, para pengunjung akan termanjakan dengan suguhan artefak-artefak musik yang begitu indah. Salah satunya, koleksi piringan hitam yang tersimpan di Lokananta dengan jumlah sekitar 5.760 rilisan.
Selain dua ruang pameran, Lokananta juga masih menerapkan tiket masuk, yakni di area perpustakaan. Perpustakaan tersebut berisi koleksi buku-buku musik di Indonesia. Perpustakaan ini menawarkan pesona tentang dunia musik.