Literasi Laut/Kelautan adalah sebuah program penguatan pengetahuan pesisir dan laut untuk masyarakat Indonesia khususnya pendidik dan tenaga kependidikan vokasi di Indonesia. Program ini dilaksanakan oleh BPPMPV KPTK (Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi) pertama kali sejak Tanggal 08 Juni 2020. Program Literasi Kelautan diinisiasi oleh widyaiswara perikanan/kelautan di BPPMPV KPTK.
Merupakan salah satu program inovasi di Laboratorium Hasil Laut (Marine Resources Laboratory, beroperasi 2019-2022) yang bertujuan untuk pengembangan pelatihan vokasi dan riset terapan di bidang kelautan dan perikanan bagi pendidik dan tenaga kependidikan di SMK/ Politeknik.
Pada tahun berikutnya program ini kemudian berkembang menjadi literasi untuk aspek-aspek yang lainnya. Seperti yang selalu dijelaskan oleh Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset & Teknologi, Nadiem Anwar Makarim dimana literasi bukan hanya kemampuan membaca namun kemampuan seseorang untuk dapat memahami konsep hal yang ia baca. Sehingga, literasi menjadi kemampuan yang dianggap penting dan urgen saat ini (tentu bersama juga dengan keahlian numerasi) untuk menjadikan Indonesia lebih cerdas dan berilmu. Jika demikian, maka akan mudah bagi kita untuk memahami sesuatu dengan utuh dan sudut pandang yang beragam. Hal ini juga dapat menghindari hasutan, berita hoax, dan berbagai hal negatif yang dapat membodohi dan memecah persatuan bangsa.
Bagi pihak manapun yang memiliki ide ataupun saran terkait program yang kami lakukan dapat menghubungi Singgih Afifa Putra.