pada zaman dahulu ada sesosok raksasa yang disegani di Pulau Bali. Raksasa tersebut bernama Kebo Iwa. Penyebutan Kebo Iwa artinya “paman kerbau”.
Ia mempunyai tubuh besar dan mempunyai kesaktian yang tinggi. Ia bahkan bisa meruntuhkan gunung maupun menggali gua dalam waktu yang singkat. Bukan hanya itu, Kebo Iwa suka membantu orang-orang membangun rumah maupun pura untuk beribadah.
Kebo Iwa tidak meminta upah, namun minta disediakan makanan yang banyak. Penduduk kampung tidak merasa keberatan akan hal itu.
Namun, Kebo Iwa yang senang makan dengan porsi sangat banyak lama-kelamaan membuat warga desa kewalahan, disebutkan ia bisa menyantap seekor kerbau dalam sekali lahap.
Terlebih lagi pada masa itu, warga desa mulai berada di musim kemarau. Ketika musim kemarau tiba biasanya persediaan makan mereka akan menipis. Warga menjadi sangat khawatir dan bermusyawarah untuk menyingkirkan Kebo Iwa.
Warga akhirnya mengatakan ke Kebo Iwa, jika warga desa mengalami gagal panen. Warga menyuruh Kebo Iwa untuk membuat sumur besar agar pertanian kembali subur. Jika Kebo Iwa bisa membuat sumur tersebut warga akan memberikan makanan yang sangat banyak.
Kebo Iwa menyanggupinya, ia menggali sumur dengan sangat mudah. Kebo Iwa juga membangun rumah yang rusak. Pada saat itu warga mengumpulkan batu kapur di sekitar lokasi galian Kebo Iwa.
Kebo Iwa merasa kelelahan saat bekerja dan warga ternyata telah menyiapkan makanan yang banyak. Kebo Iwa akhirnya makan sampai kekenyangan dan tertidur pulas dalam sumur galiannya.
Kemudian warga melempari batu besar ke dalam lubang sumur dan Kebo Iwa tidak menyadari hal itu. Kebo Iwa baru sadar saat dirinya telah terkubur dan tubuhnya tidak berdaya, apalagi air dalam tanah terus naik.
Kebo Iwa akhirnya terkubur dalam sumur dan tewas. Air terus keluar dan mengakibatkan banjir yang menenggelamkan penduduk desa dan harta benda mereka. Beberapa desa yang tenggelam membentuk danau yang besar.
Selanjutnya timbunan tanah galian Kebo Iwa menumpuk dan membentuk sebuah gunung yang dikenal masyarakat Bali sebagai Gunung Batur.