Legenda Putri Ayu merupakan sebuah kisah yang sudah diwariskan secara turun-temurun di Pulau Dewata. Hingga kini, kisah tersebut masih menginspirasi masyarakat. Cerita ini bukan hanya tentang kecantikan dan keanggunan seorang putri, tetapi juga mengandung pelajaran tentang cinta, kesetiaan, dan pengorbanan.
Pada zaman dahulu ada 4 orang anak raja yang ingin sekali keluar mencari hal baru di luar istana. Suatu hari keempatnya mencium sesuatu yang harum sekali, mereka pun tertarik untuk mengetahui asal dari bau tersebut. Lalu mereka meminta izin kepada orang tuanya untuk mencari dari mana bau harum itu berasal
Perjalanan mereka menemui berbagai macam rintangan dan godaan, satu per satu dari mereka mulai berhenti dan memilih untuk tinggal di tempat yang mereka inginkan. Hanya kakak pertama yang tetap pada tujuan utama, yaitu mencari sumber bau harum yang dulu pernah mereka rasakan.
Pada akhirnya, putra pertama mengetahui bahwa bau harum tersebut berasal dari pohon taru menyan yang berada di Desa Trunyan, Bali. Berbarengan dengan itu, ia bertemu dengan seorang putri yang cantik sekali. Ia terpesona dengan kecantikan paras sang putri dan berkeinginan untuk mengenalnya. Putri itu lalu mengatakan bahwa jika ia ingin mengenalnya maka, ia harus tinggal di desa tersebut dan mendatangi orang tuanya. Tanpa ragu ia pun berniat hendak tinggal di desa itu.Â
Putra pertama kemudian menikahi sang putri dan bahkan menjadi kepala desa di sana. Mereka berdua hidup bahagia bersama anak-anaknya.
PEMERAN UTAMA
"Putra Pertama"
Arsalan Siras Suryo Aji