Layanan ini merupakan bagian dari praktik Psikologi Klinis dan Psikologi Keluarga yang bertujuan membantu individu/pasangan membangun hubungan yang sehat, stabil, dan adaptif.
1.Konseling Pranikah (Premarital Counseling)
Mempersiapkan pasangan secara psikologis sebelum menikah
Mengidentifikasi kesiapan menikah (emosional, finansial, sosial)
Mencegah konflik di masa awal pernikahan
Pasangan yang akan menikah
Individu yang ingin mempersiapkan diri sebelum menikah
Komunikasi efektif dalam hubungan
Manajemen konflik
Ekspektasi pernikahan
Nilai, peran, dan komitmen
Kesiapan finansial & perencanaan masa depan
Kesehatan mental & emosi dalam relasi
Relasi dengan keluarga besar
Wawancara pasangan
Diskusi terstruktur
Latihan komunikasi
Asesmen pasangan (kepribadian, nilai, kecocokan)
3–6 sesi (masing-masing 60–90 menit)
Peta kesiapan menikah
Identifikasi potensi konflik
Rekomendasi penguatan hubungan
2. Konseling Pernikahan (Marital Counseling)
Membantu pasangan mengatasi konflik
Memperbaiki komunikasi dan hubungan emosional
Meningkatkan kepuasan pernikahan
Pasangan suami-istri
Pasangan dengan konflik ringan hingga sedang
Konflik komunikasi
Kurangnya keintiman emosional
Perselingkuhan (pendampingan pemulihan)
Masalah kepercayaan
Perbedaan nilai & pola asuh
Stres ekonomi & peran dalam keluarga
Emotionally Focused Therapy (EFT) , untuk memperkuat ikatan emosional
Cognitive Behavioral Therapy (CBT), untuk mengubah pola pikir & komunikasi
Terapi pasangan (couple therapy)
Terapi keluarga (family therapy)
6–12 sesi (tergantung kompleksitas masalah)
Perbaikan pola komunikasi
Resolusi konflik yang lebih sehat
Peningkatan kualitas hubungan
3. Asesmen dalam Konseling Pernikahan
Digunakan untuk memahami dinamika hubungan secara objektif.
Asesmen kepribadian pasangan
Asesmen kepuasan pernikahan
Gaya komunikasi & konflik
Nilai dan ekspektasi hubungan
Profil pasangan
Area kekuatan & kerentanan
Dasar intervensi terapi
ALUR LAYANAN
Sesi awal (intake) → memahami masalah/tujuan
Asesmen pasangan → pemetaan dinamika hubungan
Intervensi/konseling → sesi terstruktur
Evaluasi → melihat progres
Follow-up → menjaga keberlanjutan relasi
KEUNGGULAN LAYANAN
Preventif (pranikah) & kuratif (pernikahan)
Berbasis evidence-based therapy
Netral & tidak menghakimi
Menjaga kerahasiaan pasangan
Dapat dilakukan offline maupun online