Membantu Jemaat untuk terhubung dengan Tuhan melalui atmosphere visual yang baik.
Membantu volunteers untuk menampilkan, mempersiapkan serta membuat visual yang akan dipakai di JPCC Sunday Service.
Panduan ini dibuat untuk seluruh volunteers Lights and Motion yang ingin memfokuskan scoop pelayanan nya di area Motion/VJ. Panduan ini akan memberikan informasi berupa pengetahuan teknis mengenai aplikasi Resolume Arena, dan pengetahuan singkat mengenai warna, komposisi desain yang baik untuk ditampilkan ke layar JPCC Sunday Service.
Motion : Gambar yang bergerak atau disebut animasi. JPCC menggunakan istilah motion sebagai materi visual yang tayang di LED/screen.
VJ : Seorang yang memainkan visual di sebuah acara.
Mapping : Pemetaan gambar di LED / screen.
Effect built-in : Efek bawaan aplikasi Resolume Arena.
Output Video : Format video (DXV) yang digunakan oleh resolume.
Clip : Materi Video, Gambar, dsb.
Layer : Lapisan sebagai baris pemisah antar clip.
Composition : Ada 2 pengertian yaitu, sebagai bentuk kesatuan desain klip. Juga sebagai satuan angka ukuran LED/screen.
Display: Tampilan.
Deck : Berisi layer dan klip, Biasanya deck diberi nama secara masing-masing yang berfungsi sebagai penanda segmen.
Resolume Arena adalah sebuah software yang dirancang untuk video playback dan merupakan salah satu program yang biasa digunakan untuk membuat visual di berbagai macam acara seperti festival, gereja, konser, dan apapun yang memerlukan visual untuk ditampilkan. Kita juga dapat menambahkan gambar, audio, dan bahkan menghasilkan motion graphic sendiri menggunakan effect built-in.
Berikut fitur-fitur yang membantu VJ dalam mengoperasikan Resolume Arena:
Kita memiliki kendali bebas terhadap video yang kita tampilkan, kita bisa play forward, backward, scratch dan atur tempo dengan beat musik. Mix & Match video kita dengan cepat.
Kita dengan mudah mampu memutar video serta menyesuaikan dengan bentuk layar/screen apapun. Selama performa spesifikasi komputer kita mampu dan mengenal output video yang resolume arena kenal.
Masih banyak fitur-fitur yang tersedia di dalam resolume arena seperti Audio Visual Flyback, Projection Mapping, Audio & Visual Plugins, Integrasi dengan aplikasi lain nya ( Syphon dan Spout), serta All hand on Deck dimana kita mampu memindahkan kendali mouse di PC kita ke dalam MIDI Controller atau Iphone via OSC. Selain itu juga, Resolume mengembangkan Codec video sendiri bernama DXV Codec. DXV ini mendekompresi frame visual menggunakan GPU ketimbang CPU, sehingga visual konten akan terakselerasi secara optimal dan real-time tentunya.
Apalagi dengan perkembangan GPU (Graphic Processor Unit) yang tentunya akan memaksimalkan codec ini di visual konten yang akan digunakan. Kelemahannya hanya satu, yaitu ukuran yang besar karena frame visual sama sekali tidak dikompres atau dikecilkan. Spesifikasi Resolume bisa terbilang juga cukup tinggi. Meskipun cukup tinggi namun resolume merupakan software yang mudah dipelajari bagi teman-teman yang ingin belajar dengan kualitas yang baik.
Kita sudah mengenal aplikasi resolume arena serta fitur-fitur di dalamnya. Sebelum kita memulai aplikasi resolume, kita perlu set up display yang ada di PC atau Laptop yang ada tersedia di JPCC Sunday service.
Cek display di dalam windows dengan cara, klik kanan di desktop lalu pilih Display Setting. Pastikan kita memiliki setidaknya 2 display yang aktif dan terkoneksi di windows. Lalu perhatikan juga di multiple display terlihat pilihan ‘extend these display’ mode.
Buka aplikasi resolume lalu cek di Output menu. Pastikan Output yang terpilih adalah
OUTPUT>DISPLAY 1 (FULLSCREEN).
Jika kita tidak sengaja memilih pilihan tampilan selain display 1. Kita tidak dapat mengakses resolume kembali karena tampilan PC atau Laptop kamu full visual motion atau materi lainnya. Jangan Khawatir, cukup tekan tombol ‘esc’ berkali-kali sampai tampilan utama resolume muncul, lalu ulang pengaturan output ke display 1.
Ketika kita diperhadapkan dengan kampus dan LED yang berbeda, kita perlu mengetahui bentuk resolusi nya. Meskipun settingan LED dari minggu lalu sama dan kita bisa pakai settingan tersebut untuk minggu ini, kita juga perlu mengetahui cara setting resolusi dengan cara:
Composition > Settings > Size 3072 x 1024 ( The Kasablanka )
Composition > Settings > Size 2560 x 768 ( Upper Room )
Composition > Settings > Size 3586 x 1280 ( Sutera Hall )
New : Composition > New ( CTRL + N )
Open : Composition > Open ( CTRL + O )
Save : Composition > Save( CTRL + S )
Settings : Composition > Settings ( CTRL + SHIFT + C )
Setiap composition berisi deck yang jumlah nya bisa mengatur visual dan sumber materi lainnya. Setiap Deck memiliki nama yang bisa kita rename masing-masing. Ketika kita sedang select deck, semua clips yang ada di deck tersebut akan ditampilkan di layer resolume arena.
Cara membuat deck baru adalah Deck > New atau Deck > Insert di menu option.
Perbedaan nya new dan insert adalah sebagai berikut:
New menambahkan deck baru di akhir deretan list deck kita
Insert menambahkan deck baru di sebelah kiri list deck yang saat ini sedang kita gunakan.
Kita juga mampu duplikasi dan rename deck dengan cara double-click deck itu sendiri. Closing atau switch deck akan mengganti tampilan layer resolume kita, tetapi ketika deck itu di klik kembali maka tampilan layer juga akan kembali. Clear deck akan menghapus isi layer resolume kita tetapi nama deck kita masih ada. Remove deck akan menghapus seluruh isi deck termasuk deck itu sendiri.
Layer adalah kunci utama untuk mixing clip visual dengan clip visual lain nya. Setiap layer dapat memutar 1 clip. Sebuah komposisi mampu memiliki beberapa layer. Layer baru dapat dibuat dengan cara Layer > New atau Layer > Insert di menu option
Perbedaan nya new dan insert adalah sebagai berikut:
New menambahkan layer baru di atas dari deretan list layer.
Insert menambahkan layer baru di bawah dari layer yang sedang kita gunakan.
Untuk memilih layer, klik area nama layer (ex. Layer 1). Ketika kita memilih layer, maka secara otomatis menampilkan effect dan properties di tampilan utama resolume yang berada di layer tab. Layer akan menampilkan visual ke LED atau screen ketika kita klik salah salah satu visual di layer tersebut.
Terdapat 2 monitor dibawah Layer yaitu Output monitor dan preview monitor. Output monitor adalah tampilan layer yang sedang tayang di LED atau screen. Preview Monitor adalah tampilan layer yang sedang kita pilih untuk memodifikasi visual.
Kembali ke Layer, Button X yang yang ada di sisi kiri layer berfungsi untuk menghentikan tampilan layer yang aktif, bahkan jika layer tersebut juga ada di Output monitor. Button B (Bypass) berfungsi untuk menghilangkan layer secara sementara. Button S (Solo) berfungsi untuk menampilkan hanya layer yang kita pilih secara solo. Kita bisa mengatur posisi urutan layer dengan mengklik tombol segitiga atas dan bawah.
Mencampur visual yang ada di setiap layer cukup mudah, hanya gunakan slide V (video) geser atas dan bawah utk mengatur opacity setiap layer. Memadupadankan atau mengkombinasikan layer bisa memberikan hasil yang berbeda. Blend mode adalah metode yang digunakan untuk mengkomposisi. Banyak pilihan blending yang terdapat didalam resolume. Blend bawaan yang dipakai JPCC adalah ADD.
Tools ini mengijinkan kita untuk dengan cepat mengakses playback. Kita bisa mengubah speed atau BPM setting sebuah clip. Mengubah arah playback clip, loop, bahkan play then stop playback. Untuk bisa mengakses fitur ini, bisa ditemukan di View>Show Layer Transport Controls lalu fitur ini akan muncul di atas kanan Preview Thumbnail.
Tools ini mengijinkan kita secara otomatis memberikan transisi ketika kita klik klip baru didalam sebuah layer. Banyak jenis pilihan transisi yang tersedia di resolume dan durasi transisi (0 - 10 detik) yang bisa diatur dengan slide vertikal bertulisan huruf T. Seorang VJ harus mampu mengatur slide vertical (Transition’s Timing) berdasarkan beat setiap lagu. Default transisi yang JPCC gunakan adalah ‘Alpha’.
Clip merupakan isi dari layer, berupa visual, aset gambar, aset capture card, dll. Tanpa adanya Clip, resolume tidak mampu menampilkan konten apapun ke LED atau screen.
Sebelum kita bermain dengan konten visual, kita perlu mengerti cara memasukan clip ke dalam deck. Cukup dengan klik & drag konten yang ada di browser. Cara lain nya adalah dengan menampilkan folder tersebut ke resolume dengan cara, klik tab File yang ada di pojok sebelah kanan, lalu klik folder berisi materi yang ingin kita masukan.
Setelah klip sudah dimasukan ke dalam deck, kita bisa memindahkan posisi dengan cara klik dan tarik nama dari clip yang ingin kita pindahkan. Jika ingin copy clip, cukup dengan tahan tombol CTRL ( Alt jika di Mac ) lalu klik dan tarik nama clip. Tombol universal dalam copy, cut, paste juga bisa dilakukan di deck (CTRL + C, CTRL + V, CTRL + X). Untuk bisa menemukan lokasi clip yang ada folder browser, cukup klik kanan nama clip lalu klik Reveal in Explorer/Finder.
Jika volunteers memindahkan sumber klip ke folder yang berbeda atau dengan sengaja mengcopy file resolume ke laptop yang berbeda, maka resolume akan menampilkan pesan error berupa missing link. Kita bisa menghubungkan kembali dengan cara memberi tahu resolume halam folder yang baru.
Mentrigger clip semudah dengan klik clip thumbnail itu sendiri, sehingga clip akan muncul ke output monitor dan LED/screen. Kita bisa mengorganisir konten yang ingin kita tampilkan menjadi satu baris kolom ( kolom adalah satu garis vertikal dari setiap layer ) Untuk menampilkan satu baris clip dari seluruh layer cukup klik nama kolom di bagian atas. Kita juga bisa menggunakan shortcut keyboard untuk mentrigger klip, tombol kanan - kiri akan menampilkan clip sebelah kanan dan juga kiri yang sedang tayang. Menahan tombol shift dan klik tombol kanan - kiri akan menampilkan satu baris vertikal dari materi yang sedang tayang.
Area transport dapat dilihat dari setiap clip yang di klik atau di seleksi. Fungsi dari tools ini adalah mengubah arah dan kecepatan playback clip. Hal pertama yang ada di area transport adalah timeline clip, kita bisa memanipulasi playback dengan cara klik dan tarik pointer yang ada di atas timeline. Area bar yang lebih kecil menjadi laju pointer juga dapat dimanipulasi dengan cara menarik area bar itu sendiri sehingga pointer hanya bergerak di area bagian yang kita sudah adjust.
Ikon kaca pembesar di bagian atas berfungsi untuk memberikan sementara layer transport yang lebih besar dimana kita bisa menaruh point lebih akurat. Bagian bawah ikon kaca pembesar adalah waktu atau detik dari clip yang di playback. Kita juga punya kendali penuh atas Speed (pitch) dari clip. Area tombol dibawah timeline juga mempunyai fungsi playback di antara nya:
Tombol ini memberikan kendali arah ke kanan atau kiri timeline serta tombol pause untuk menghentikan timeline untuk bergerak.
Tombol R adalah tombol random yang akan lompat ke detik timeline secara acak
Gunakan tombol ini untuk memberitahu clli agar mengulang playback kembali ke awal clip ketika sudah di ujung timeline. Sebelah nya adalah loop pingpong dimana playback timeline akan berubah arah sebaliknya ketika sudah di ujung timeline (Playing forward & backward). Tombol sebelah adalah memutar klip hanya sekali lalu berhenti dan tombol yang terakhir adalah tombol yang secara otomatis
Gunakan ikon ini untuk mengatur ukuran clip. Fitur ini sangat sering digunakan karena bentuk setiap komposisi LED yang berbeda dan fungsi ini dengan cepat mengatur ukuran clip.
Klik sekali untuk mengatur lebar clip menyesuaikan aspek rasio komposisi
Klik dua kali untuk mengatur panjang clip menyesuaikan aspek rasio komposisi
Klik tiga kali untuk mengatur panjang dan lebar clip menyesuaikan aspek rasio komposisi
Klik empat kali untuk kembali ke ukuran original clip
Tombol ini berfungsi untuk remove video tetapi meninggalkan data audio ( jika format clip punya audio )
RGB berfungsi untuk menampilkan channel warna dari clip yang digunakan.
Adjustment lainnya untuk clip adalah:
Opacity untuk tingkat tembus pandang clip
Width, height untuk mengatur ukuran lebar atau panjang clip secara terpisah
Scale untuk mengatur keseluruhan clip.
Position X, Position Y untuk mengatur posisi clip, pixel by pixel.
Rotate X, Rotate Y, Rotate Z untuk mengatur rotasi clip
Anchor X, Anchor Y, Anchor Z adalah pengaturan posisi sekaligus parameter pergerakan rotasi clip.
Resolume mengijinkan kita untuk memanipulasi clip dimana setiap efek memiliki program kecil sendiri dengan parameter nya masing-masing. Cukup tarik efek yang ada di tab effects ke area Composition, Layer atau Clip. Bar pencaharian berfungsi untuk mengetik effect yang sudah kita ketahui nama nya tanpa harus scroll effects.
Menaruh efek di Area Clip akan memberikan efek di satu clip spesifik yang kita pilih.
Menaruh efek di Area Layer akan memberikan efek di seluruh layer, klip demi clip yang ada di layer akan mempunyai efek yang sama.
Menaruh efek di Area Composition akan memberikan efek ke seluruh final output.
Semua efek memiliki tombol di kanan atas berupa simbol B (bypass) untuk menyembunyikan effect secara sementara dan X (remove) untuk menghapus efek.
Pemakaian Efek Resolume Arena didalam JPCC Sunday Service cukup spesifik dan sederhana yaitu;
Bright Contrast
Colorize
Hue Rotate
Saturation
Tile
Videowall
Vignette
Mirror atau Flip