Tahun 2002 sesuai dengan PP No 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi dan Kepmenkes No 1277/Menkes/SK/10/2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Depkes Maka Akademi Okupasi Terapi bergabung dengan Politeknik Kesehatan Depkes RI dengan nama Jurusan Okupasi Terapi.
Dalam pengelolaannya laboratorium Jurusan Okupasi Terapi memiliki 9 (sembilan) jenis laboratorium dengan ruangan yang terpisah - pisah, diantaranya Laboratorium Pemeriksaan, Neurologi, Anatomi, Produktivitas, Leisure, Activity of Daily Living (ADL), Splinting dan alat bantu, Pediatri dan Psikososial. Karena keterbatasan tempat Laboratorium Jurusan Okupasi Terapi dalam penggunaanya satu Laboratorium digabung dengan Laboratorium yang lain. Pada tahun 2017 dilakukan pembangunan gedung Laboratorium baru Jurusan Okupasi Terapi termasuk perlengkapan di dalamnya yang dalam pemanfaatannya berfungsi sebagai laboratorium dan praktik mahasiswa.
Memfasilitasi mahasiswa dalam melakukan pemeriksaan kesehatan secara umum (vital sign) dan pemeriksaan & evaluasi Okupasi Terapi. Dilengkapi dengan fasilitas ruang ber-AC, bed pemeriksaan, instrument pemeriksaan dan peralatan kesehatan yang menunjang praktikum pemeriksaan kesehatan dasar dan pemeriksaan Okupasi Terapi
Memfasilitasi praktikum intervensi okupasi terapi pada kondisi neurologis yang dilengkapi dengan instrumen pemeriksaan terstandar & media pembelajaran yang menunjang. Dilengkapi dengan fasilitas ruang ber-AC, instrument pemeriksaan neurologi terstandart dan peralatan kesehatan yang menunjang praktikum neurologi
Memfasilitasi mahasiswa dalam pembelajaran Anatomi dan Fisiologi Aktifitas. Dilengkapi dengan fasilitas ruang ber AC, treadmill dengan heart rate monitor, spirometer, phantom, modul pemeriksaan fungsi fisik.
Memfasilitasi mahasiswa dalam pembelajaran pememeriksaan fungsional tangan, Pembuatan Splint Statik dan Dinamis serta pembuatan Alat bantu. Dilengkapi ruang ber-AC, bahan pembuatan splint dan pemeriksaan terstandar untuk kemampuan tangan. Dengan teknologi terbaru sekarang mampu membuat alat bantu dengan bantuan Printer 3D.
Memfasilitasi mahasiswa dalam pembelajaran Aktivitas Keseharian dan miniature rumah. Dilengkapi dengan fasilitas ruang ber AC, kamar mandi pasien serta berbagai alat bantu penunjang
Memfasilitasi praktikum terkait pembelajaran aktivitas produktif yang dilengkapi dengan hand tools dan media pembelajaran yang menunjang Aktifitas di waktu luang. Dilengkapi dengan fasilitas ruang ber AC, meja, kursi, almari kaca dan kayu, papan tulis.
Memfasilitasi mahasiswa dalam penataklaksanaan okupasi terapi pada Pediatri. Dilengkapi dengan fasilitas ruang ber-AC, pemeriksaan terstandar, pemeriksaan dasar tumbuh kembang dan berbagai perlengkapan stimulasi perkembangan anak serta peralatan penunjang.
Memfasilitasi mahasiswa dalam penatalaksanaan okupas terapi pada psikosial. Dilengkapi dengan fasilitas ruang ber-AC, pemeriksaan terstandar internasional dan berbagai media terapi
Memfasilitasi mahasiswa dalam penatalaksanaan okupas terapi pada area produktivitas. Dilengkapi dengan fasilitas ruang ber-AC dan berbagai media (instrument) yang dapat mendukung kemampuan memproduksi media terapi berdasarkan analisis okupasi terapi
Selain menempati gedung baru Laboratorium Jurusan Okupasi didukung dengan berbagai sarana dan prasarana serta instrument yang dapat digunakan untuk mencapai kompetensi yang diharapkan
Printer 3D
Treadmill
Virtual Reality
Bed Electric
Media Terapi
Instrument Pemeriksaan
Laboratorium Jurusan Okupasi Terapi menempati gedung baru yang letaknya dibelakang dari gedung perkuliahan
Laboratorium Lantai 1
Laboratorium Lantai 2
Laboratorium Lantai 3