Muadzin
Muadzin
Adzan adalah sebuah ibadah. Tanpa kumandang adzan, masjid sepi dari jamaah. Dengan adzan, seseorang yang tak mengetahui waktu shalat, menjadi mengetahui. Seseorang yang disibukkan dengan kegiatan tertentu, saat mendengar azan, menyudahi kegiatannya dan melangkahkan kaki menuju masjid untuk shalat berjamaah.
Dengan berbagai kelebihan-kelebihan adzan tersebut, tentu sangat layak jika orang-orang yang mengumandangkannya dijanjikan hal-hal yang begitu berharga? Bahkan Rasulullah SAW memberikan janji-janji yang sangat manis kepada seorang muadzin dalam beberapa haditsnya.
Allah SWT menjanjikan ampunan bagi seorang muadzin, ia akan dimintakan ampun oleh seluruh benda yang ada di bumi.
الْمُؤَذِّنُ يُغْفَرُ لَهُ بِمَدِّ صَوْتِهِ وَيَشْهَدُ لَهُ كُلُّ رَطْبٍ وَيَابِسٍ
Artinya, “Muadzin diampuni sejauh jangkauan adzannya. Seluruh benda yang basah maupun yang kering yang mendengar azannya memohonkan ampunan untuknya,” (HR Ahmad).
إِذَا حَضَرَتِ الصَّلَاةُ فَلْيُؤَذِنْ لَكُمْ أَحَدُكُمْ وَلْيَؤُمَّكُمْ أَكْبَرَكُمْ
“Jika waktu shalat telah datang, maka hendaklah adzan salah seorang dari kalian dan hendaklah yang lebih tua menjadi imam” (HR bukhori dan muslim)
Pendidikan Agama Islam Al Irsyad Al Islamiyyah Karawang merupakan salah satu target utama yang harus menjadi perhatian khusus. Al Irsyad Al Islamiyyan Karawang memiliki salah satu misi dalam bidang Pendidikan Agama Islam yakni menjadikan lembaga terdepan dalam bidang PAI, seperti pembelajaran standarisasi adzan dan iqomah di lingkungan Al Irsyad Al Islamiyyah Karawang.
Salah satu daya dukung yang paling utama adalah Tutor dan kader muadzin. Adzan dan Iqomah, kualitasnya hanya bisa terukur dalam pembelajaran saja, dan itupun belum terstandarisasi dengan baik. Perlu waktu dan kesabaran untuk mencetak kader-kader muadzin yang sesuai harapan dan cita-cita lembaga. Oleh karena itu, LPP dalam hal ini melalui bidang Diniyyah mencoba untuk memfasilitasi sedikit demi sedikit guna meningkatkan kualitas muadzin di lingkungan Al Irsyad Al Islamiyyah Karawang. Salah satu langkahnya adalah melaksanakan pembinaan berkelanjutan.
Pembinaan berkelanjutan yang dimaksud adalah kegiatan Dauroh Muadzin. adalah kegiatan yang memfasilitasi siswa Al Irsyad Al Islamiyyah Karawang pada jenjang SDIT di level 2 dan di jenjang SMPIT di level 7. merupakan kegiatan pembinaan lanjutan dari pembelajaran pengenalan Adzan dan Iqomah yang di sampaikan oleh guru-guru PAI pada level tersebut. dengan melakukan penilaian dari hasil pembelajaran, guru PAI merekomendasikan 20 siswa yang meraih nilai tertinggi pada materi pembelajaran Adzan di Termin 3 untuk level SMPIT dan termin 5 di level SDIT.
20 siswa tersebut akan mengikuti kegiatan dauroh muadzin yang akan di latih tentang langgam muadzin yang sesuai standar langgam khas Al Irsyad Al Islamiyyah Karawang. dengan 1x kegiatan dauroh dan 3x pembinaan secara intensif, diharapkan siswa terpilih ini, kelak yang akan menjadi muadzin tetap yang diberikan kesempatan untuk melantunkan adzan untuk memanggil warga sekolah al irsyad Al Islamiyyah Karawang.