Oleh: Hariyadi S.Pd.I (Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Klaten Utara)
Islam mendorong individu-individu masyarakat untuk berbuat baik kepada dirinya sendiri dan berbuat baik kepada sesama. Perbuatan baik ini dapat diterjemahkan ke dalam berbagai bentuk pada kehidupan bermasyarakat yang tentu memiliki keragaman bahasa, suku, keyakinan, warna kulit, kultur, selera kesenian, bahkan preferensi politik. Islam mendorong kohesivitas sosial (rasa persatuan dan kesadaran untuk mencapai tujuan bersama).
Oleh: Khidir Hidayatullah S.Pd (Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Klaten Utara)
Udhiyah (qurban) pada hari nahr (Idul Adha) disyariatkan berdasarkan beberapa dalil, di antaranya ayat (yang artinya), “Dirikanlah shalat dan berqurbanlah (an nahr).” (QS. Al Kautsar: 2). Di antara tafsiran ayat ini adalah “berqurbanlah pada hari raya Idul Adha (yaumun nahr)”.(Lihat Zaadul Masiir, 9: 249)
Oleh: Khidir Hidayatullah S.Pd (Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Klaten Utara)
Masing-masing dari suami dan istri memiliki tugas dan tanggung jawab. Pada kesempatan kali ini akan kita bahas tentang tugas-tugas istri berdasarkan dalil dan penjelasan para ulama.
Dalam hadis dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhu, di dalamnya Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:
وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ عَلَى أَهْلِ بَيْتِ زَوْجِهَا وَهِىَ مَسْئُولَةٌ عَنْهُمْ
“… seorang istri bertanggung jawab terhadap rumah suaminya, ia akan ditanya (di akhirat) tentang semua itu…” (HR. Bukhari no. 893, Muslim no. 1829).
Oleh: Khidir Hidayatullah S.Pd (Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Klaten Utara)
Pengertian Halal dan Thayyib
Kata “halal” dalam bahasa Arab berarti “diperbolehkan” atau “dibolehkan.” Makanan yang halal adalah makanan yang diizinkan untuk dikonsumsi menurut hukum syariah Islam. Hal ini mencakup cara memperoleh, mengolah, dan menyembelih binatang sesuai dengan aturan Islam. Sebaliknya, makanan haram adalah makanan yang dilarang untuk dikonsumsi, seperti daging babi dan alkohol.
Oleh: Khidir Hidayatullah S.Pd (Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Klaten Utara)
Baginda Nabi Muhammad SAW dan juga sebagai Rasul Allah tercatat sebagai Nabi yang paling berhasil melaksanakan tugasnya dalam mengemban risalah Allah dalam korun waktu yang singkat, dengan berbagai resiko dan suka duka telah beliau lalui dalam mensyiarkan ajaran agama Islam, dan al hasil hingga saat ini agama Islam telah berkembang dengan sangat pesat dan luas di alam jagat raya ini.