Perpustakaan sebagai jantung sebuah lembaga pendidikan sudah selayaknya mendapat porsi dan posisi yang strategis guna meralisasikan visidan misi sekolah. Semua pihak khususnya kepala sekolah harus memberi perhatian lebih akan eksistensi perpustakaan di sekolah. Perpustakaan tidak lagi hanya dianggap sebagai tempat penyimpanan buku bekas, barang-barang tidak terpakai, bahkan tempat bermain. Perpustakaan sekolah hendaknya menjadi pusat kegiatan aktivitas belajar dan dimanfaatkan secara optimal.
Undang-Undang Pendidikan Nasional menjelaskan bahwa salah satu sumber belajar di sekolah adalah perpustakaan. Mengingat pentingnya peran perpustakaan sekolah, maka perlu adanya pengelolaan yang tepat dan cepat. Guna mewujudkan manajemen yang baik maka diperlukan program kerja yang terarah sehingga mampu mengoptimalkan fungsi perpustakaan SMA Negeri 8 Merangin. Masa pandemi telah mengubah segala linikehidupan. Digitalisasi adalah hal mutlak yang harus dirambah mengingat sikon saat ini. Meskipun dianggap masih sangat sederhana tidak seperti laman pada umumnya, tetapi sites ini diharapkan mampu mengikuti angin yang bertiup.
"Membaca membuka logika dan kearifan bertindak”
Meningkatkan minat baca di lingkungan sekolah
· Perpustakaan dijadikan sebagai wahana kegiatan belajar mengajar
· Perpustakaan dijadikan sebagai sumber informasi, edukasi, rekreasi, dan penelitian
· Mengembangkan bahan pustaka
· Meningkatkan layanan perpustakaan
· Menciptakan penataan ruang baca yang menyenangkan
Mengembangakan digitalisasi literasi
Mengingat pentingnya peran perpustakaan sekolah maka perlu adanya suatu pengelolaan atau manajemen yang tepat dan cepat sehingga fungsi perpustakaan sekolah benar-benar terwujud.Namun masalahnya sekarang adalah tidak sedikit perpustakaan sekolah yang pengelolaannya masih kurang profesional., bagaimana perpustakaan sekolah mampu memenuhi kebutuhan penggunanya akan berbagai pengetahuan dan informasi secara mudah dan cepat di era globalisasi ini. Untuk itu diperlukan suatu sistem informasi managemen perpustakaan dengan memanfaatkan digitalisasi.
Perpustakaan SMAN 8 Merangin berupaya melakukan terobosan dan revitalisasi, tugas pokok dan fungsi perpustakaan sekolah untuk mendukung program dan visi-misi sekolah. Berbagai program dan terobosan yang direncanakan, diharapkan dapat memberi ruang yang lebih besar agar perpustakaan sekolah sebagai center of knowledge ( pusat pengetahuan ) dapat terealisasi secara optimal dan tidak lagi dianggap sebagai tempat penyimpan buku bekas, barang-barang tidak terpakai, bahkan tempat bermain saat tidak ada KBM (Kegiatan Belajar Mengajar). Hal ini tentu sangat ironis dan tidak mendidik.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem pendidikan Nasional;
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan;
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2008 Tentang Standar Tenaga Perpustakaan Sekolah;
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017 Tentang Standar Nasional Perpustakaan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah;
Menjadikan perpustakaan sekolah berbasis TIK terdepan di dunia pendidikan serta pusat IPTEK dan sumber belajar warga sekolah guna mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah dan merealisasikan visi misi.
1. Mengembangkan minat, kemampuan, dan kebiasaan membaca khususnya serta mendayagunakan budaya tulisan, dalam berbagai sector kehidupan;
2. Mengembangkan kemampuan mencari dan mengolah serta memanfaatkan informasi;
3. Mendidik siswa agar memelihara dan memanfaatkan bahan pustakan secara tepat guna dan berhasil guna;
4. Meletakkan dasar kearah proses pembelajaran mandiri;
5. Memupuk dan mengembangkan minat dan bakat siswa;
6. Menumbuhkan penghargaan siswa terhadap pengalaman imajinatif;
7. Mengembangkan kemampuan untuk memecahkan masalah yang dihadapi atas tanggungjawab dan usaha sendiri.
Tujuan Khusus
Melaksanakan layanan perpustakaan berbasis TIK
Merintis E-Library untuk wider accesing ( mengakses lebih luas ) informasi & IPTEK;
Mewujudkan qualitas dan quanitas buku bacaan dan referensi;
Melayani semua warga sekolah dengan layanan prima serta menerapkan administrasi perpustakaan yang professional dan akuntabel
Next