Halo sobat sains 😀
Taukah kalian apa itu literasi sains ?
Mengapa sih kita harus mempunyai kemampuan literasi sains ?
Yuk simak penjelasan berikut.
Secara harfiah, istilah sains berasal dari kata science, yang berarti ilmu pengetahuan. Sedangkan literasi yang berarti melek huruf atau gerakan untuk menghilangkan buta huruf berasal dari kata literacy. Jadi, literasi sains merupakan suatu pemahaman konsep dan proses sains yang memungkinkan seseorang menggunakan pengetahuan mereka untuk membantu pertumbuhan ekonomi, budaya dan negara (Rini et al., 2021). Kemampuan literasi sains didefinisikan sebagai kemampuan untuk berpikir kritis dan ilmiah dengan menggunakan informasi ilmiah untuk membuat keputusan yang lebih baik (Robbia & Fuadi, 2020). Melalui literasi sains, seseorang akan mampu untuk memahami dan menginterpretasikan informasi ilmiah dalam berbagai aktivitas dalam kehidupan sehari-hari.Â
Berdasarkan OECD (2019), literasi sains memiliki 4 domain utama yaitu:Â
Konteks (contexts) yaitu mengacu pada penerapan pengetahuan ilmiah dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, melibatkan pemahaman bagaimana pengetahuan sains relevan dengan masalah-masalah yang dihadapi masyarakat.Â
Pengetahuan (knowledge) yaitu mencakup tentang konsep, fakta, teori, dan prinsip-prinsip dasar dari berbagai cabang ilmu pengetahuan.
Kompetensi (competencies) yaitu melibatkan keterampilan dan kemampuan yang diperlukan untuk berpikir secara ilmiah dalam menjelaskan fenomena ilmiah, melakukan investigasi ilmiah dengan mengevaluasi dan merancang pertanyaan ilmiah, serta memecahkan masalah berdasarkan bukti dan data secara ilmiah.
Sikap (attitude) yaitu mencakup cara berpikir dan perasaan seseorang terhadap sains. Hal ini melibatkan rasa ingin tahu, keterbukaan terhadap ide baru, ketekunan, dan tanggung jawab dalam penggunaan pengetahuan ilmiah.Â
Pada website google sites ini akan terfokus pada domain kompetensi yang terdiri dari tiga indikator yaitu :
Menjelaskan fenomena ilmiah, siswa harus memahami konsep secara ilmiah. Sehingga mampu untuk mengingat dan menerapkan pengetahuan sains dengan sesuai.Â
Mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah, siswa harus mampu untuk mengeksplorasi berbagai macam fenomena sehingga dapat mengusulkan pertanyaan secara ilmiah.
Menafsirkan data dan bukti secara ilmiah bermaksud untuk megetahui siswa dalam mengidentifikasi asumsi yang dikaitkan dengan data dan bukti sesuai teori sains. Sehingga siswa dapat menarik kesimpulan berdasarkan data yang diperoleh.