Ketan kratok adalah salah satu makanan tradisional yang sederhana tapi istimewa. Makanan ini dibuat dari beras ketan putih yang dimasak sampai pulen. Setelah matang, ketan ditaburi dengan parutan kelapa muda yang lembut dan ditambahkan sedikit garam agar rasanya lebih gurih. Saat dimakan, kita bisa merasakan tekstur ketannya yang lengket sekaligus lembut, berpadu dengan kelapa yang agak kasar tapi gurih di lidah. Aroma wangi ketan yang hangat juga terasa menenangkan, seolah mengingatkan pada suasana pedesaan atau pasar tradisional di pagi hari. Walaupun tampilannya hanya berupa ketan dengan taburan kelapa, rasa yang muncul sangat khas dan sering bikin orang ketagihan. Tidak heran kalau ketan kratok sering dijadikan sarapan, camilan sore, bahkan bekal saat bepergian.
Berbeda dengan ketan kratok yang rasanya gurih, es campur justru menawarkan sensasi segar dan manis. Es campur biasanya disajikan dalam mangkuk atau gelas besar dengan isian yang berwarna-warni. Ada cincau hitam yang kenyal, kolang-kaling yang manis, agar-agar warna-warni yang lembut, potongan buah nangka yang harum, hingga serutan kelapa muda. Semua bahan itu kemudian diberi es serut yang dingin, lalu disiram dengan sirup merah dan susu kental manis. Saat disendok dan dimakan, kita bisa merasakan perpaduan berbagai rasa dan tekstur: kenyal, manis, segar, dan harum. Warna-warni isinya juga membuat es campur terlihat sangat menarik. Minuman ini paling pas diminum saat cuaca panas karena langsung membuat tenggorokan terasa dingin dan lega.
Ketan kratok dan es campur punya daya tariknya masing-masing. Ketan kratok cocok dimakan saat kita lapar dan butuh makanan yang mengenyangkan, sedangkan es campur cocok dinikmati ketika haus atau ingin sesuatu yang segar. Walaupun berbeda, keduanya sama-sama disukai banyak orang karena rasa dan kesannya yang sederhana tapi menyenangkan. Makanan tradisional seperti ini membuktikan bahwa kelezatan tidak selalu harus mahal atau mewah.
KETAN KRATOK .
Ketan Kratok adalah makanan tradisional khas Tuban, Jawa Timur. Makanan ini terbuat dari ketan putih yang dimasak hingga pulen. Ketan yang lembut kemudian diberi taburan parutan kelapa muda sehingga rasanya gurih. Ciri khas utama Ketan Kratok adalah adanya tambahan kratok atau kacang koro yang direbus hingga empuk.
Perpaduan rasa ketan yang pulen, kelapa yang gurih, dan kratok yang khas membuat Tantrato menjadi makanan yang unik. Biasanya Ketan Kratok disajikan dengan bungkus daun pisang sehingga aromanya lebih harum. Makanan ini sering dijual di pasar tradisional dan menjadi pilihan camilan pada pagi atau sore hari.
Ketan Kratok tidak hanya enak, tetapi juga memiliki nilai budaya. Makanan sederhana ini menunjukkan bagaimana masyarakat memanfaatkan bahan-bahan lokal seperti ketan, kelapa, dan kratok untuk membuat kudapan yang lezat dan bergizi.
CIRI KHAS KETAN KRATOK :
Menggunakan ketan putih yang pulen.
Dilengkapi tambahan kratok ( kacang koro ) yang menambah tekstur dan rasa berbeda.
Biasanya dibungkus dengan daun pisang, sehingga aromannya lebih wangi.