Evaluasi Risiko merupakan proses untuk menentukan prioritas Risiko, level risiko residu setelah pengendalian terpasang, dan keputusan penanganan risiko. Proses/tahapan Evaluasi Risiko dilakukan dengan Menyusun daftar prioritas risiko dengan cara menuangkan seluruh pernyataan risiko beserta skor/nilai risiko residu setelah adanya pengendalian secara berurutan dimulai dari pernyataan risiko yang memiliki level tertinggi sampai pernyataan risiko yang paling rendah. Kategori level risiko risiko ditentukan dengan nilai Sangat Rendah (1), Rendah (2), Sedang (3), Tinggi (4), Sangat Tinggi (5). Dengan Besaran Level Risiko Sangat Rendah (1-5), Rendah (6-11), Sedang (12-15), Tinggi (16-19), Sangat tinggi (20-25). Kemudian Menetapkan keputusan respon risiko atas tiap pernyataan risiko yang bertujuan untuk memfokuskan perhatian pemilik risiko pada alternatif pengendalian yang diperlukan.