IMMERSIVE EXPERIENCE
IMMERSIVE EXPERIENCE
Immersive experience adalah ruangan instalasi seni yang memberikan pengunjung sebuah pengalaman seolah-olah mereka berada di lingkungan atau fase dalam hidup yang disimulasikan didukung dengan visual, suara, kegiatan interaktif, dan juga aroma yang dirancang khusus sesuai dengan pesan yan ingin disampaikan pada setiap ruangannya. Immersive experience ini dapat dihadiri bagi kalian yang ingin merasakan pengalaman baru mengenai lingkungan dan juga budaya melalui ruangan-ruangan immersive.
Di dalam immersive experience ini terdapat 4 ruangan yang mengajak pengunjung untuk menjelajahi dan merasakan berbagai fase dalam hidup (fase lahir, fase tumbuh, fase kembang, dan fase kembali ke akar) serta kesenian yang mereka alami sebagai bagian dari masyarakat Bali. Setiap ruangan akan ada kegiatan interaktif dan 1 kakak pendamping untuk menjelaskan rangkaian tradisi dan aktivitas yang akan dilakukan pada ruangan tersebut. Setiap pengunjung juga bisa mendapatkan pembelajaran budaya dan lingkungan dari setiap ruangan yang dilalui.
Jelajahi Setiap Ruangan yang Ada yuk! Dibagi pada 4 Fase dalam Hidup Loh!
Lantai dihiasi tikar jerami, aroma kesegaran alam yang dihadirkan, dan suasana pertanian serta alam yang digambarkan. Terdapat penggambaran yang menampilkan kegiatan tradisi budaya yang dilakukan masyarakat bali untuk anak-anak kecil. Dilengkapi pula dengan kegiatan interaktif yang dapat membangkitkan kembali memori masa kecil yang indah dan kental dengan tradisi yang ada.
Dinding ditutupi dengan tanaman yang menjalar dengan air terjun yang menghiasi serta diiperlihatkan proses pembuatan subak dan penanaman padi. Kemudian, ditampilkan pula kegiatan tradisi dan budaya yang menjadi penanda adanya transisi dari masa kanak-kanak ke remaja. Dilengkapi pula dengan kegiatan interaktif yang mengharuskan pengunjung menjawab pertanyaan mengenai peran suatu hal (yang ditampilkan selama berada di ruangan tersebut).
Nuansa warna-warna hangat dari lampu yang menyorot, pohon berukuran sedang, dan beberapa barang yang biasa digunakan generasi muda saat ini, seperti handphone. Terdapat penggambaran sawah dan lingkungan yang ada 2 keadaan yang berbeda, yaitu baik dan buruk sesuai kontrubusi dari generasi muda. Ditampilkan pula tradisi budaya bali bagi mereka yang merantau dan menggapai mimpi di luar. Dilengkapi pula dengan kegiatan interaktif menggunakan AR yang menggambarkan kehidupan perantau, di mana mereka bisa tetap menjaga hubungan dengan tradisi meskipun jauh dari rumah, serta kegiatan lainnya yang dapat menginformasikan kepada mereka mengenai pentingnya peran generasi muda.
Nuansa alam dan persawahan yang masih asri dengan menampilkan perubahan alat pertanian tradisional sampai menggunakan teknologi modern. Ditampilkan pula bagaimana petani dan warga setempat berkontribusi bergotong royong untuk memajukan pertanian supaya filosofi Tri Hita Karana tetap berjalan. Kemudian, ditampilkan pula video tarian dan musik bali yang biasa digunakan untuk perayaan bali dalam ruangan. Dilengkapi juga dengan kegiatan interaktif melalui challenge berupa games AR dan games lainnya untuk pengunjung.
Informasi
Waktu Operasional: 10.00 - 15.00 WIB
Pengisian form kehadiran maksimal H-1 sebelum kunjungan
Terdiri dari 5 sesi setiap harinya
Durasi 30 menit
Kuota: 10 orang per sesi
Rencanakan Kunjungan Kamu Segera!
Lokasi
Jimbaran Art Hall
arta
Tumbuh Bersama Modernisasi, Kembali ke Akar Tradisi