PROJECT BASED LEARNING INOVASI PRODUK RAMAH LINGKUNGAN
''Inovasi Beeswax Wrap Sebagai Alternatif Pembungkus Makanan Jangka Panjang Ramah Lingkungan.''
PROJECT BASED LEARNING INOVASI PRODUK RAMAH LINGKUNGAN
''Inovasi Beeswax Wrap Sebagai Alternatif Pembungkus Makanan Jangka Panjang Ramah Lingkungan.''
Oleh Kelompok 3:
Anggretha Naftalie
Cevin
Handayani Kinasi Putri
Muhammad Alif
Nur Irwanti
Wanda Sabrina
SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 4 JAKARTA
Jl. Batu III, No. 3, RT.7/RW.1, Gambir, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. 10110.
Tahun Pelajaran 2025/2026
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa atas segala rahmat dan karunia yang telah diberikan sehingga proposal Project Based Learning Inovasi Produk Ramah Lingkungan ini dapat tersusun dengan baik. Proposal ini dibuat sebagai wujud kepedulian terhadap pentingnya kepedulian terhadap persoalan lingkungan terkait limbah yang semakin mengkhawatirkan
Melalui Project ini, kami berharap dapat menjadi bentuk awal sebagai langkah nyata dalam berpartisipasi menjaga lingkungan.
Proposal Project Based Learning Inovasi Produk Ramah Lingkungan ini kami susun sebagai acuan dalam pelaksaan dan pembuatan project yang akan kami buat sehingga dalam proses nya dapat terlaksana dengan sistematis dan menghasilkan hasil sesuai dengan yang diharapkan. Dengan project yang kami buat, semoga pesan yang disampaikan dapat bermanfaat dan memberi dampak yang baik pada masyarakat dalam penerapan perilaku ramah lingkungan
Demikian yang dapat kami sampaikan, kami ucapkan terima kasih atas perhatian bapak/ibu,
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabaraktuh.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Penggunaan plastik sekali pakai telah menjadi permasalahan lingkungan yang semakin mengkhawatirkan, di mana plastic wrap atau pembungkus makanan bening menjadi salah satu kontributor sampah rumah tangga yang paling sulit didaur ulang. Sifatnya yang sekali pakai dan sulit terurai tidak hanya membebani tempat pembuangan akhir, tetapi juga berisiko melepaskan zat kimia berbahaya ke dalam makanan yang dikonsumsi manusia. Di sisi lain, tren gaya hidup berkelanjutan kini mulai tumbuh, namun masyarakat masih sering kesulitan menemukan alternatif pembungkus makanan yang praktis, aman bagi kesehatan, sekaligus ramah terhadap ekosistem.
Melihat urgensi tersebut, kelompok kami ini menawarkan inovasi produk ramah lingkungan berupa Beeswax Wrap sebagai pengganti plastik pembungkus sekali pakai. Produk (Beeswax Wrap) ini memanfaatkan kain berbahan katun yang dilapisi dengan perpaduan lilin lebah (beeswax) dan minyak kelapa.Alasan kami memilih bahan-bahan ini adalah karena; lilin lebah memiliki sifat antibakteri alami yang mampu menjaga kesegaran makanan, sementara minyak kelapa memberikan fleksibilitas sehingga kain mudah dibentuk untuk menutup berbagai jenis wadah atau bahan pangan.
Melalui pendekatan Project-Based Learning, pembuatan Beeswax Wrap ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam menekan konsumsi plastik setiap harinya. Selain dapat digunakan secara berulang (reusable). Dengan demikian, inovasi ini tidak hanya sekadar menghadirkan produk yang bernilai fungsional, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam meng-kampanye kan masyarakat mengenai pentingnya beralih ke produk yang lebih ramah lingkungan .
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa inovasi yang dapat di kembangkan sebagai solusi permasalahan lingkungan terhadap limbah plastik dan tekstil?
2. Seberapa tinggi kesadaran masyarakat terkait urgensi masalah lingkungan?
1.3 Tujuan
1. Ingin mengetahui inovasi yang dapat di kembangkan sebagai solusi permasalahan lingkungan terhadap limbah plastik dan tekstil
2. Ingin mengetahui seberapa tinggi kesadaran masyarakat terkait urgensi masalah lingkungan?
1.4 Manfaat
Manfaat dari projek ini adalah untuk mengurangi volume sampah plastik sekali pakai secara signifikan melalui penyediaan alternatif pembungkus makanan yang dapat terurai secara alami. Dari aspek kesehatan, penggunaan bahan alami seperti beeswax dan minyak kelapa menjamin keamanan pangan karena bebas dari kandungan kimia berbahaya. Selain itu, secara ekonomi, produk ini membantu masyarakat menghemat pengeluaran karena dapat digunakan berulang kali dalam jangka waktu lama. Terakhir, bagi tim pengembang, proyek ini menjadi sarana inovasi untuk menciptakan produk bernilai ekonomi tinggi yang mendukung gerakan gaya hidup minim sampah (zero waste).
1.5 Waktu dan Lokasi
A. Waktu Pelaksanaan
Senin, 2 Februari 2026 s/d Jumat, 13 Februari 2026
B. Tempat Pelaksanaan Projek
SMAN 4 Jakarta
1.6 Metode Penelitian
Metode penelitian yang akan kami lakukan pada projek kali ini ialah metode penelitian kualitatif dimana kami melakukan penilaian tentang sejauh mana masyarakat SMAN 4 Jakarta mengetahui urgensi permasalahan dan seberapa efektif solusi yang kami sajikan.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Inovasi Produk Ramah Lingkungan
A. Pengertian Produk Ramah Lingkungan
Menurut [Ottman, J. A. (2011). The New Rules of Green Marketing. San Francisco: Berrett-Koehler Publishers] Produk ramah lingkungan adalah produk yang dalam seluruh siklus hidupnya—mulai dari pengambilan bahan baku, proses produksi, distribusi, penggunaan, hingga pembuangan—menimbulkan dampak minimal terhadap lingkungan. Sedangkan menurut [Peattie, K., & Crane, A. (2005). Green marketing: Legend, myth, farce or prophesy? Qualitative Market Research: An International Journal, 8(4), 357–370], Dalam konsep green marketing, produk ramah lingkungan adalah produk yang memenuhi kebutuhan konsumen tanpa merusak kemampuan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan generasi mendatang.
Dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan, produk ramah lingkungan dapat disimpulkan sebagai produk yang mengintegrasikan efisiensi lingkungan dalam seluruh siklus hidupnya serta mampu memenuhi kebutuhan konsumen secara bertanggung jawab tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan di masa depan.
A. Pengertian Produk Inovasi
Menurut [Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.) Pearson Education] Produk inovasi adalah produk yang dihasilkan melalui penerapan ide, gagasan, atau teknologi baru yang memberikan nilai tambah bagi konsumen dan perusahaan. Sedangkan menurut [Drucker, P. F. (1985). Innovation and Entrepreneurship. Harper & Row] Produk inovasi merupakan hasil kreativitas dan keberanian pelaku usaha dalam menciptakan produk baru atau mengembangkan produk lama guna memperoleh keunggulan kompetitif. Secara keseluruhan, Produk inovasi merupakan produk yang dihasilkan dari penerapan ide baru serta kreativitas pembuat nya dalam menciptakan nilai tambah dan keunggulan kompetitif. Dalam hal ini, inovasi tidak hanya menekankan unsur kebaruan, tetapi juga kemampuan produk dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih berkelanjutan.
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
A. Bentuk Projek
Dalam projek based learning kali ini, dengan sub-tema ''Inovasi Beeswax Wrap Sebagai Alternatif Pembungkus Makanan Jangka Panjang Ramah Lingkungan.'' bentuk projek yang akan dibuat ialah :
Beeswax Wrap (Pembungkus makanan sejenis plastic wrap)
Video edukasi : a. Berdurasi 1-2 menit
b. Berformat potrait
Panduan cara penggunaan beeswax wrap secara langsung
B. Judul Projek
Judul yang kami usung dalam projek kali ini ialah ''Inovasi Beeswax Wrap Sebagai Alternatif Pembungkus Makanan Jangka Panjang Ramah Lingkungan.''
C. Desain Produk
Varian warna Beeswax Wrap: Kuning, Pink, Coklat muda
Ukuran Beeswax Wrap: 20 x 20 cm dan 45 x 45 cm
D. Rancangan Produk
A. Alat
Kompor
Panci/wajan
Mangkuk
Kuas
Penjepit
Nampan
B. Bahan
Lilin lebah
Kain 100% katun
Minyak kelapa
C. Langkah-langkah Pembuatan
Siapkan alat dan bahan
Gunting kain katun sesuai dengan ukuran yang telah di tentukan
Lelehkan lilin lebah diatas air mendidih dengan teknik double boiler
Tambahkan minyak kelapa dengan rasio 5:1
Bentangkan kain katun yang telah di potong di atas nampan
Oleskan lelehan lilin lebah dan minyak kelapa di atas permukaan kain katun
Lakukan di sisi lain
Keringkan dengan cara di jemur dibawah sinar matahari
Beeswax Wrap dapat digunakan (Cuci dengan air dingin yang mengalir dan remas beeswax wrap sebelum di gunakan)
BAB IV
PENUTUP
A. B. Kesimpulan
Beeswax wrap merupakan inovasi produk ramah lingkungan yang berfungsi sebagai alternatif pengganti plastik pembungkus makanan sekali pakai. Terbuat dari bahan alami seperti kain katun dan lilin lebah, beeswax wrap aman digunakan, dapat digunakan berulang kali, serta mudah terurai secara hayati. Penggunaan beeswax wrap dapat membantu mengurangi limbah plastik rumah tangga sekaligus mendukung gaya hidup berkelanjutan dan pelestarian lingkungan.
B. Saran
Produsen beeswax wrap disarankan untuk terus meningkatkan kualitas produk, seperti daya rekat, ketahanan, dan variasi ukuran maupun motif agar lebih menarik bagi konsumen. Selain itu, diperlukan edukasi kepada masyarakat mengenai cara penggunaan dan perawatan beeswax wrap agar masa pakainya lebih lama. Dukungan terhadap praktik peternakan lebah yang berkelanjutan serta kerja sama dengan UMKM dan pemerintah juga perlu ditingkatkan agar produksi beeswax wrap dapat berkembang secara luas dan berkelanjutan.