Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, SMP Negeri 1 Gedangan dapat menyusun Modul Pembelajaran di Luar Kelas (ODL) Kelas VIII dengan tema "Nusantara Berkisah: Menjelajah Kehidupan dan Kearifan lewat Irama, Gerak, dan Cerita". Website Modul ini disusun sebagai panduan informasi digital dan portofolio kegiatan pembelajaran berbasis seni, budaya, dan kolaborasi lintas bidang yang menumbuhkan kecintaan murid terhadap kebudayaan bangsa dan keterampilan abad ke-21.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang belajar yang menyenangkan dan bermakna, di mana murid dapat menggali nilai-nilai kearifan lokal melalui pengalaman nyata, serta
mengekspresikan hasil pembelajarannya dalam sebuah pagelaran besar yang menggugah kebanggaan akan budaya Nusantara.
Semoga website modul ini menjadi informasi digital dan portofolio yang bermanfaat bagi guru dan murid dalam mengulas kembali karya yang sudah dibuat dimasa mendatang
dengan kegiatan ODL dengan penuh makna dan semangat.
Pembelajaran abad ke-21 menuntut murid untuk tidak hanya menguasai pengetahuan konseptual, tetapi juga memiliki keterampilan kolaborasi, kreativitas, komunikasi, serta karakter yang kuat. Kurikulum merdeka melalui kegiatan kokurikuler menekankan pengembangan Dimensi Profil Lulusan yang harus dihadirkan melalui pengalaman belajar yang nyata, kontekstual, dan bermakna. Oleh karena itu, pembelajaran tidak dapat hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi perlu diperluas melalui pembelajaran di luar kelas (ODL).
Kegiatan ODL dalam program Nusantara Berkisah dirancang untuk memberikan kesempatan bagi murid mengeksplorasi seni, budaya, dan kearifan lokal secara langsung. Dokumen kokurikuler menyebutkan bahwa tujuan kegiatan adalah memberikan pengalaman autentik yang mengembangkan kreativitas, kolaborasi, komunikasi, kewargaan, serta kemandirian murid melalui proses berkarya dan pagelaran seni.
Selain itu, salah satu sumber belajar ODL adalah Omah Gondhol Yogyakarta, sebuah pusat pelatihan budaya yang menghadirkan pengalaman seni terpadu melalui kegiatan Nyantrik Sedaya. Omah Gondhol menyediakan lingkungan budaya yang hidup, tempat murid dapat merasakan langsung latihan tari, teater Ramayana, karawitan, musik modern, seni rupa, panembromo, hingga manajemen produksi. Program ini tidak hanya memberikan teori, tetapi mengajak murid mengalami proses kreatif secara nyata mulai dari persiapan hingga pementasan.
Pembelajaran langsung di lingkungan budaya memberi kesempatan kepada murid untuk mengembangkan potensi artistik, memahami tradisi, serta belajar bekerja sama dalam skala besar. Mengapa demikian? Karena generasi pelajar saat ini membutuhkan ruang ekspresi yang luas serta pengalaman budaya yang membangkitkan rasa dan karakter.
Dengan demikian, pelaksanaan ODL menjadi sangat relevan karena:
Memberikan pengalaman belajar kontekstual lewat interaksi langsung dengan seni, budaya, dan lingkungan.
Menguatkan Dimensi Profil Lulusan, khususnya kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan kewargaan.
Menjembatani teori dan praktik, sehingga murid tidak hanya mengetahui seni dan budaya, tetapi benar-benar mengalaminya.
Menciptakan ruang ekspresi dan eksplorasi, terutama dalam pagelaran seni Nusantara yang membutuhkan latihan, observasi, dan kolaborasi langsung.
Memperluas wawasan budaya lokal melalui pelatihan seni tradisi dan modern
Mendorong pembelajaran aktif dan partisipatif, melalui kerja kelompok, latihan, pembuatan properti, hingga manajemen produksi.
Oleh sebab itu, kegiatan pembelajaran di luar kelas (ODL) diperlukan untuk membentuk murid yang kreatif, berkarakter, berbudaya, dan mampu berkolaborasi dalam menghasilkan karya nyata, yakni pagelaran seni Nusantara Berkisah : Menjelajah Kearifan Lewat Irama, Gerak, dan Cerita sebagai puncak proses belajar mereka.
Kegiatan pembelajaran di luar kelas (ODL) bertujuan memberikan pengalaman belajar yang
autentik, kontekstual, dan bermakna bagi murid melalui eksplorasi seni, budaya, dan kearifan
lokal secara langsung, sehingga mendukung pencapaian dimensi Dimensi Profil Lulusan
Secara lebih rinci, tujuan modul ini adalah sebagai berikut:
Mengembangkan kreativitas murid melalui kegiatan eksplorasi seni tari, teater, musik,
karawitan, seni rupa, dan media digital.
Meningkatkan kemampuan kolaborasi dalam kerja kelompok lintas bidang seni, termasuk
kerja tim saat latihan, produksi, dan pementasan.
Mengembangkan keterampilan komunikasi, baik lisan maupun visual, melalui proses diskusi,
presentasi, dan publikasi hasil karya.
Menumbuhkan rasa kewargaan dan kecintaan terhadap budaya Indonesia, khususnya seni
tradisional seperti Ramayana, karawitan, panembromo, dan kearifan lokal lainnya.
Memperkuat kemandirian dan tanggung jawab melalui pembagian peran dalam
manajemen produksi dan pelaksanaan pagelaran seni.
Memberikan pengalaman praktik langsung yang tidak dapat diperoleh secara maksimal di
dalam kelas, seperti latihan panggung, penggunaan gamelan, pembuatan properti, dan
koordinasi pementasan kolosal.
Menghasilkan karya pagelaran seni Nusantara sebagai bentuk integrasi pembelajaran
budaya, seni modern, dan teknologi digital