Strategi Pengurangan Jejak Karbon di Sekolah
Disusun oleh :
Kelompok 6
Amanda Manullang
M. Nabil Rizki
M. Qais Al Karni
Rachel Marditya .S
Saskia Berliyanda
Tifani Felisia Azahra
SMA NEGERI 4 Jakarta
Jl. Batu III No.3 Kel. Gambir Kec. Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta
2026-2027
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan proposal program lingkungan yang bertajuk. "Strategi Pengurangan Jejak Karbon di Sekolah Dengan Langkah Nyata Menuju Sekolah Minim Karbon".
Dunia saat ini tengah menghadapi tantangan serius berupa krisis iklim global. Peningkatan konsentrasi gas rumah kaca telah menyebabkan kenaikan suhu bumi yang berdampak pada ketidakseimbangan ekosistem. Sebagai lembaga pendidikan, sekolah memiliki tanggung jawab moral tidak hanya untuk mengedukasi secara teori, tetapi juga menjadi laboratorium hidup dalam mempraktikkan solusi atas permasalahan lingkungan tersebut.
Proposal ini disusun dengan tujuan untuk memetakan sumber-sumber emisi karbon di lingkungan SMA Negeri 4 Jakarta, mulai dari penggunaan energi listrik, pengelolaan sampah, hingga pola transportasi warga sekolah. Lebih dari sekadar dokumen teknis, proposal ini merupakan manifestasi dari komitmen kami untuk mentransformasi lingkungan sekolah menjadi kawasan yang rendah karbon, efisien secara sumber daya, dan edukatif bagi seluruh generasi muda.
Penyusunan strategi ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, kami ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tulus kepada:
Bapak Subekti M.A, selaku Kepala Sekolah yang memberikan ruang bagi inovasi dan gerakan lingkungan hidup di sekolah.
Bapak dan Ibu Pembina, yang dengan sabar memberikan bimbingan, data, serta arahan teknis dalam merumuskan strategi yang aplikatif.
Seluruh warga sekolah yang telah mulai menunjukkan kepedulian terhadap kebiasaan hemat energi dan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.
Kami menyadari bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Proposal ini merupakan langkah awal dari perjalanan panjang menuju keberlanjutan. Kami sangat mengharapkan masukan, kritik, dan saran yang membangun dari berbagai pihak demi kesempurnaan implementasi program ini di lapangan.
Semoga apa yang kita rencanakan hari ini dapat menjadi warisan yang berharga.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Setiap manusia berhak menghirup udara yang bersih demi kehidupan yang sehat dan layak. Namun, pada kenyataannya, aktivitas sehari-hari yang dilakukan di lingkungan sekolah-seperti penggunaan listrik berlebihan, sampah yang tidak terkelola dengan baik, serta penggunaan kendaraan bermotor turut menyumbang peningkatan emisi karbon. Jika tidak disadari dan dikendalikan, hal ini dapat memperburuk kualitas lingkungan dan berdampak pada masa depan generasi mendatang.
Melalui tema "Strategi Pengurangan Jejak Karbon di Sekolah", diharapkan tumbuh kesadaran seluruh warga sekolah tentang pentingnya menjaga lingkungan dengan mengurangi emisi karbon. Edukasi mengenai perilaku ramah lingkungan menjadi langkah awal untuk membentuk kebiasaan positif, seperti menghemat energi, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah, serta menerapkan gaya hidup hijau di lingkungan sekolah.
Selain itu, keterlibatan aktif siswa, guru, dan tenaga kependidikan dalam berbagai kegiatan lingkungan-seperti program penggunaan transportasi ramah lingkungan, serta kampanye hemat energi -dapat menjadi bentuk nyata kontribusi sekolah dalam menjaga kelestarian alam. Kerja sama ini juga menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap lingkungan sekitar.
Dengan demikian, kegiatan bertema Strategi Pengurangan Jejak Karbon di Sekolah sangat penting untuk dilaksanakan agar seluruh warga sekolah mampu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, berkelanjutan, serta mendukung terwujudnya sekolah yang peduli terhadap bumi dan masa depan bersama
1.1 Identifikasi Masalah
1. Masih tingginya penggunaan perangkat elektronik dan lampu di kelas meskipun ruangan sedang tidak digunakan.
2. Dominasi penggunaaan kendaraan pribadi bermotor oleh siswa maupun staff yang menyumbang emisi gas buang secara signifikan setiap harinya.
3. Belum adanya pemahaman mendalam di kalangan warga sekolah mengenai keterkaitan antara aktivitas harian mereka dengan besaran emisi karbon yang dihasilkan.
1.2 Pembatasan Masalah
1. Efisiensi penggunaan energi listrik di area kelas dan kantor.
2. Sistem pengelolaan limbah padat.
3. Upaya edukasi untuk mengubah perilaku warga sekolah dalam meminimalisir emisi harian.
1.3 Perumusan Masalah
1. Faktor apa saja yang menjadi penyumbang emisi karbon terbesar di lingkungan sekolah?
2. Bagaimana strategi yang paling efektif dan aplikatif untuk mengurangi jejak karbon tersebut secara konsisten?
1.4 Tujuan Penelitian
1. Untuk memetakan dan menentukan faktor yang memberikan kontribusi paling signifikn terhadap total jejak karbon di sekolah.
2. Untuk menyusun strategi pengurangan emisi yang praktis dan dapat diterapkan oleh seluruh warga sekolah.
1.4 Manfaat Penelitian
Secara praktis, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan strategis bagi manajemen sekolah dalam mengambil kebijakan yang mendukung keberlanjutan, yang pada akhirnya berpotensi meningkatkan efisiensi operasional terutama dalam penggunaan energi dan pengelolaan sumber daya. Bagi para siswa, penelitian ini menjadi media edukasi kontekstual yang dapat memperluas wawasan mereka mengenai tanggung jawab lingkungan melalui tindakan nyata, bukan sekadar teori di dalam kelas. Selain itu, kontribusi penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi institusi pendidikan lainnya dalam membangun ekosistem sekolah rendah karbon, sehingga dampak positifnya dapat dirasakan dalam skala yang lebih luas oleh masyarakat dan lingkungan sekitar.
1.5 Metode Penelitian
Metode penelitian yang akan dilakukan oleh kelompok kami adalah metode penelitian kualitatif, karena kami melakukan penilaian langsung kepada warga SMA Negeri 4 Jakarta mengetahui sejuah mana penggunan emisi karbon.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Jejak Karbon
Menurut Edi Nurtjahjadi dalam artikel jurnalnya yang berjudul Pahami Jejak Karbon Anda Dan Pentingnya Produk Berkelanjutan: Ramah Bagi Alam Dan Sesama, jejak karbon dapat dihasilkan oleh semua pihak, dari tingkat individu, organisasi, negara, bahkan sebuah produk.
Jejak karbon pada tingkat individu atau pribadi adalah emisi karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan oleh pakaian, makanan, rumah serta perjalanan sehari-hari seseorang. Adapun jejak karbon organisasi berarti emisi dari aktivitas organisasi, seperti energi yang digunakan dalam bangunan, proses industri, dan penggunaan kendaraan milik perusahaan.
2.2 Sumber Jejak Karbon di Lingkungan Sekolah
A. Penggunaan Energi Listrik
Energi listrik yang digunakan untuk penerangan, pendingin ruangan, komputer, dan perangkat elektronik lainnya sebagian besar masih bersumber dari pembangkit listrik berbahan bakar fosil. Penggunaan listrik yang berlebihan, terutama saat tidak diperlukan, akan meningkatkan emisi karbon secara tidak langsung.
B. Transportasi Warga Sekolah
Penggunaan kendaraan bermotor pribadi oleh siswa, guru, dan tenaga kependidikan menghasilkan emisi gas buang seperti CO₂ dan CO. Semakin banyak kendaraan bermotor yang digunakan, semakin besar pula emisi yang dihasilkan setiap harinya.
BAB III
METODELOGI PENELITIAN
A. Bentuk Projek
Dalam Project Based Learning ini, dengan tema Strategi Pengurangan Jejak Karbon di Sekolah, Kelompok 6 akan merancang produk sebagai berikut:
• Film Pendek
• Peta Jejak
B. Judul Projek
Judul yang kami buat dalam projek ini adalah Satu Langkah Menuju Bumi Minim Karbon
C. Rancangan Produk
A. Alat
Spidol
Cutter
Double Tape
Gunting
Pensil
B. Bahan
Styrofoam
Karton
HVS
C. Langkah Pembuatan
Siapkan Alat dan Bahan
Tempelkan karton pada styrofoam
Gunting Hiasan pada Peta Jejak
Tempelkan isi peta jejak pada karton
Buat dan tempel hiasan pada peta jejak
Berilah tahap finishing pada Peta Jejak
BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Peta jejak merupakan alat visualisasi yang sangat efektif untuk meminimalisir emisi gas rumah kaca. Poster ini bekerja dengan cara menggambarkan secara sederhana kontribusi aktivitas sehari-hari seperti traxnsportasi, konsumsi energi, dan diet terhadap pemanasan global.
Film Pendek yang kita hasilkan merupakan hasil diskusi panja ng untuk mengedukasi warga sekolah betapa berbahayanya emisi karbon di lingkungan sekolah, dari film ini kami mengharapkan warga sekolah menjadi sadar betapa berbahayanya emisi karbon.
B. Saran
Produk kami telah menerima saran dan masukan dari pembina, dan kami harap melalui edukasi yang kami buat warga sekolah bisa meminimalisirkan penggunaan zat karbon, maka dari itu kami menghimbaukan seluruh warga sekolah untuk menjaga lingkungan dan menghemat energi karena bumi adalah milik kita semua yang harus kita jaga dengan baik.