🌿 MAKHLUK HIDUP DAN LINGKUNGANNYA
1. Pengertian Makhluk Hidup
Makhluk hidup adalah segala sesuatu yang memiliki ciri-ciri kehidupan seperti bernapas, tumbuh, berkembang biak, bergerak, memerlukan makanan, dan peka terhadap rangsang. Contoh makhluk hidup adalah manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme.
2. Ciri-Ciri Makhluk Hidup
Makhluk hidup memiliki ciri-ciri sebagai berikut
Bernapas (respirasi): Mengambil oksigen dan melepaskan karbon dioksida.
Bergerak: Bisa berpindah tempat atau menggerakkan bagian tubuh.
Tumbuh dan berkembang: Bertambah besar dan mengalami perubahan bentuk.
Berkembang biak: Menghasilkan keturunan.
Peka terhadap rangsang: Dapat merespon lingkungan (seperti cahaya, suhu, sentuhan).
Membutuhkan makanan dan air: Untuk energi dan bertahan hidup.
Mengeluarkan zat sisa: Seperti keringat, urin, dan karbon dioksida.
3. Pengertian Lingkungan
Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar makhluk hidup dan memengaruhi kehidupannya. Lingkungan terdiri dari dua komponen:
Biotik: Semua makhluk hidup seperti manusia, hewan, tumbuhan, jamur, bakteri.
Abiotik: Komponen tak hidup seperti air, udara, tanah, cahaya matahari, suhu, batu, dan iklim.
4. Ekosistem
Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan abiotik di suatu tempat. Setiap makhluk hidup saling bergantung satu sama lain dalam suatu ekosistem.
Contoh ekosistem:
Ekosistem sungai
Ekosistem hutan
Ekosistem laut
Ekosistem sawah
Ekosistem kolam
5. Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan
Rantai Makanan: Perpindahan energi dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup lain melalui proses makan dan dimakan.
Contoh: Rumput → Belalang → Katak → Ular → Elang
Jaring-Jaring Makanan: Kumpulan dari beberapa rantai makanan yang saling berhubungan dalam suatu ekosistem.
6. Hubungan Antar Makhluk Hidup
Hubungan ini bisa bersifat saling menguntungkan, merugikan, atau netral, seperti:
Simbiosis mutualisme: Saling menguntungkan
Contoh: Lebah dan bunga
Simbiosis parasitisme: Satu untung, satu dirugikan
Contoh: Nyamuk dan manusia
Simbiosis komensalisme: Satu untung, satu tidak terpengaruh
Contoh: Ikan remora dan ikan hiu
7. Keseimbangan Lingkungan
Keseimbangan lingkungan terjadi jika komponen biotik dan abiotik berjalan seimbang. Jika salah satu terganggu (misalnya karena pencemaran, penebangan liar, atau perburuan), maka akan mengganggu seluruh ekosistem
8. Pelestarian Lingkungan
Beberapa cara menjaga keseimbangan lingkungan antara lain:
Menanam pohon
Tidak membuang sampah sembarangan
Daur ulang sampah
Menghemat air dan energi
Menjaga habitat hewan dan tumbuhan