Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan salah satu komponen penting dalam pembentukan karakter peserta didik di sekolah. Hasil dari proses pembelajaran tidak hanya melahirkan peserta didik yang memiliki kecakapan akademis, melainkan juga memiliki kacakapan emosional yang dibuktikan dengan sikap, karakter dan akhlak yang baik.
Dalam kegiatan pembelajaran di sekolah, Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki beberapa fungsi.
Pertama, Pendidikan Agama Islam memiliki fungsi penanaman nilai-nilai ajaran Islam melalui pembelajaran yang bemutu.
Kedua, Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki fungsi keunggulan baik dalam segi pembelajran maupun dalam segi output yang dihasilkan yakni terwujudnya peserta didik yang berkepribadian insan kamil.
Ketiga, Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki fungsi rahmatan lil a’lamiin yang artinya peserta didik baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam kehidupan sosial mampu menebarkan kedamaian sebagai esensi dari ajaran agama Islam.
Melihat begitu pentingnya fungsi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) bagi peserta didik di sekolah, maka penerapan kurikulum merdeka sebagai kurikulum terbaru dengan mengusung konsep merdeka belajar sangatlah penting, dalam rangka pencapaian tujuan dan hasil pembelajaran Pendidikan agama Islam yang maksimal.
Islamic Class with umik indah
Foto-foto Aktivitas Siswa dalam Pembelajaran, silakan tekan tanda anak panah di sisi kanan atau kiri untuk melihat kegiatan Ananda di sekolah.
Halal bihalal memiliki makna sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan membangun ukhuwah Islamiyah setelah menjalani ibadah Ramadhan. Tradisi ini bukan sekadar saling memaafkan secara formal, tetapi merupakan wujud konkret dari ajaran Islam tentang pentingnya menjaga hubungan antarsesama, membersihkan hati dari dendam dan permusuhan, serta memperkuat solidaritas sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Halal bihalal harus dilandasi oleh nilai-nilai keikhlasan, ketulusan, dan komitmen untuk memperbaiki diri serta membangun kehidupan bersama yang lebih baik sesuai dengan tuntunan Islam.