Danau dan sungai di Afrika yang dulunya menyediakan banyak air kini mengering, memaksa orang harus menempuh jarak yang sangat jauh untuk mendapatkan air bersih. Tantangan-tantangan ini terutama disebabkan oleh aktivitas manusia, khususnya eksploitasi dan pola cuaca yang selalu berubah. (Genesis Water Technologies)
Eksploitasi berlebihan adalah alasan terbesar ketidakamanan fisik air di Afrika. Berdasarkan Bumi.Org, hanya sepertiga sungai di Afrika Selatan yang berada dalam kondisi baik, dan 60% sungai di negara tersebut dieksploitasi secara berlebihan. Selain itu, Danau Chad, yang sebelumnya merupakan sumber air tawar terbesar di Afrika, kini menyusut akibat eksploitasi berlebihan. Laporan tahun 2019 bahkan menunjukkan bahwa sejak tahun 1960-an, Danau Chad mengalami penurunan sebesar 90%, terutama karena eksploitasi berlebihan, dengan luas permukaannya berkurang dari 26,000 kilometer persegi menjadi 1,500 kilometer persegi antara tahun 1963 dan 2018. (Genesis Water Technologies)
Selain itu, perubahan iklim memperburuk ketersediaan air di Afrika. Kenaikan suhu global sebesar 1 derajat Celsius dapat mengurangi limpasan air hingga 10%. Pola cuaca ini diperkirakan akan terus menurunkan curah hujan di Afrika Utara, sehingga memperburuk penipisan air tanah dan mengurangi pengisian ulang air tanah. (Genesis Water Technologies)