Aku dikenal sebagai pribadi yang penuh semangat dan punya banyak minat. Hobi-hobiku cukup beragam, mulai dari menari, menyanyi (meskipun aku tahu suaraku tak semerdu penyanyi profesional 😄), mendengarkan musik, nonton drama Korea, hingga membaca novel yang baru-baru ini menjadi pelarian favoritku. Selain itu, aku juga punya cinta yang besar terhadap kucing—bermain bersama mereka adalah bentuk kebahagiaan sederhana yang tak tergantikan.
Dalam kehidupan kampus, aku cukup aktif di berbagai kegiatan. Aku bergabung dalam anggota pengurus KMK, UKM tari, dan juga menjadi bagian dari pengurus kapelan. Aku juga senang terlibat dalam kegiatan yang berbau kerohanian, karena itu memberi arti dan ketenangan tersendiri dalam hidupku. Selain itu, ikut latihan tari juga memberiku ruang untuk mengekspresikan diri dan berkreasi.
Namaku Windy Sentia Sari, biasa dipanggil Windy. Aku lahir di Nanga Pinoh pada tanggal 14 Oktober 2006, aku merupakan anak kedua dari 3 bersaudara, dan berasal dari sebuah desa kecil yang damai bernama Labang, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat. Saat ini, aku sedang menjalani perkuliahan di Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo, mengambil jurusan Akademi Keuangan dan Perbankan suatu langkah awal untuk menggapai mimpiku di dunia keuangan.
Kalau bicara soal makanan, aku punya selera yang unik tapi sederhana. Aku sangat suka rujak, seblak, ayam geprek, matcha, kopi, bahkan air putih yang segar pun jadi favoritku. Pokoknya, segala sesuatu yang enak dan bisa dinikmati sambil santai adalah kesenanganku. Dan yaa, jalan-jalan juga aku suka... asal dompet mendukung, hehe.
Mimpiku sederhana tapi besar: aku ingin punya usaha sendiri suatu hari nanti. Cita-citaku adalah menjadi seorang manajer dan nggak usah munafik aku juga ingin jadi orang kaya 😄. Karena menurutku, tidak ada yang salah dengan bermimpi besar, selama aku tetap berusaha dan tidak melupakan nilai-nilai yang aku pegang.
Kalau ditanya hal menarik tentang diriku... mungkin aku sendiri belum tahu pasti. Tapi bukankah itu bagian dari proses? Mengenal diri sendiri sedikit demi sedikit, dan menerima segala kelebihan serta kekurangan dengan hati yang terbuka.