PariwisataCurug Malela, Curug Ngebul, Curug Sumpel, Curug Citiis di Desa Cicadas
Curug Buana dan Curug Walet di Desa Bojong Salam
Lokasi Curug Malela berada di Kampung Manglid, Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Curug ini terkenal karena menjadi salah satu air terjun terbesar di Jawa Barat. Bentuknya yang lebar mirip Air Terjun Niagara di perbatasan Amerika-Kanada, bahkan membuat curug ini populer dengan sebutan The Little Niagara. Wisatawan dapat melihat kemegahan curug lalu mengabadikannya dalam foto. Selain itu, terdapat ragam fasilitas yang ada di area wisata, seperti toilet, warung makan, hingga tempat duduk. Penasaran ingin berkunjung ke Curug Malela? Sebelum berkunjung, simak dulu harga tiket masuk dan cara menuju lokasinya. Harga tiket masuk Curug Malela Bendahara dan Koordinator Curug Malela Ecep Hermaeny mengatakan, pengunjung bisa datang dengan membayar tiket masuk seharga Rp 5.500 per orang. "Kami buka pukul 08.00-16.00 setiap hari,".
Berlibur dan menenangkan diri di alam memang sudah menjadi tren masa kini di kalangan remaja. Karena selain menenangkan diri, bermain di alam punya beberapa bonus, pikiran tenang, badan terasa segar, dan menambah koleksi foto tentunya. Namun kadang niat untuk menenangkan pikiran bisa buyar karena ricuhnya suasana alam oleh pengunjung yang terlampau banyak, sehingga mengurangi ketenangan yang selama ini dicari.
Jika beberapa kali anda mengunjungi daerah wisata alam dan batal karena terlalu banyak orang, tidak halnya dengan satu wisata alam yang masuh sangat perawan ini. Terletak di Kabupaten Bandung Barat, tepatnya di Kp. Cisitu, Desa Sindangjaya, Kec. Gununghalu, ada satu curug yang masih sangat perawan dan tersembunyi dari khalayak umum. Namanya, Curug Ngebul.
Curug Ngebul ini bisa dibilang masih murni dan bersih dari jamahan tangan jahil para pengunjung, karena Curug Ngebul belum dikelola oleh pihak manapun. Hanya dikelola oleh beberapa warga sekitar, sehingga fasilitas di Curug Ngebul masih minim. Curug ini memiliki ketinggian sekitar 20 meter, dengan lebar kurang lebih 5 meter. Karena ketinggian curug inilah, ketika debit air sedang tinggi, air yang jatuh akan menimbulkan butiran – butiran embun yang berkumpul menyerupai asap. Sehingga curug ini dinamakan Curug Ngebul.