Sebelum menjelang babak Grand Final IESF Esports World Championship 2020, timnas Indonesia akan mengawali perjuangannya di babak penyisihan regional Asia Tenggara.
Digelar pada 28 Oktober sampai 9 November 2020, skuad esports Tanah Air akan berlomba di tiga cabang olahraga, ialah Dota 2, Pro Evolution Soccer (PES), dan Tekken 7.
Tim Garuda Esports kali ini akan diwakili oleh sejumlah player esports bertalenta di Tanah Air di masing-masing cabang olahraga.
Nomor Tekken 7 akan diwakili oleh atlet Artaman Ciptajaya, yang akan berhadapan dengan perwakilan dari Filipina negara terbesar poker online.
Untuk Dota 2, tim Garuda Esports yanng akan berlomba ialah Tri Okta, Stevanus CG, Muhammad Rizky, Rudy Lucky & Ramzi Bayhaki akan menghadapi perwakilan Filipina, Thailand, Myanmar, dan Vietnam.
Dinomor PES 2021, timnas Indonesia diwakili oleh atlet Doni Pratama. Pada nomor ini, Doni akan berhadapan langsung dengan pemain dari Vietnam, Filipina, Thailand, dan Myanmar.
Adapun hanya akan ada 1 slot dari masing-masing cabang olahraga esports yang dapat melaju ke Grand Final Dunia.
Grand Final IESF Esports World Championship 2020
Rencananya, Grand Final Dunia ini akan diselenggarakan pada 6-12 Desember 2020 di Eilat, Israel.
Tetapi, pihak IESF via forum komunikasi internal dengan segala negara anggotanya baru-baru ini memberi tahu ada kemungkinan Grand Final Dunia akan diundur ke Februari 2021 untuk game online terbaru.
Lebih lanjut, kejuaraan IESF Esports World Championship pada 2020 ini merupakan keikutsertaan ke 5x Indonesia dibawah Federasi IESPA.
Torehan prestasi Indonesia dibawaah binaan Federasi IESPA antara lain : 1 medali emas, 1 medali perak Asian Games 2018 (demonstration), 2 medali perak SEA Games 2019.
Bagi kalian yang ingin nonton dan memberi dukungan terhadap timnas Indonesia di IESF World Championship 2020 dapat menonton segala lomba di di channel Twitch @iesf_tv.