Perangkat keras komputer (bahasa Inggris: hardware) adalah semua bagian fisik komputer, yang dapat disentuh, diraba dan dirasakan keberadaannya. Dan hardware ini dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dengan perangkat lunak (software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam menyelesaikan tugasnya.
Dalam sebuah komputer, ada 3 komponen utama yang terlibat : hardware, software, brainware. Hardware merupakan perangkat kerasnya, software adalah perangkat lunaknya, dan brainware merupakan user/orang yang mengoperasikannya)
Batasan antara perangkat keras dan perangkat lunak akan sedikit buram kalau kita berbicara mengenai firmware, karena firmware ini adalah perangkat lunak yang "dibuat" ke dalam perangkat keras. Firmware ini merupakan wilayah dari bidang ilmu komputer dan teknik komputer, yang jarang dikenal oleh pengguna umum.
Komputer pada umumnya adalah berupa komputer pribadi (bahasa Inggris: personal computer atau disingkat PC) dalam bentuk desktop atau menara kotak yang terdiri dari bagian berikut:
Papan sistem / papan induk yang merupakan tempat CPU, memori, slot VGA, dan memiliki slot untuk kartu tambahan (bahasa Inggris : Mainboard / Motherboard)
RAM (Random Access Memory) - tempat penyimpanan data sementara / jangka pendek, sehingga perangkat lunak yang kita jalankan akan tersimpan sementara, sehingga komputer tidak perlu selalu mengakses harddisk untuk mencari data. Jumlah RAM yang lebih besar akan membantu kecepatan PC. Saat ini RAM ada bermacam-macam ukuran kapasitas, misal 4 GB, 8 GB, 16 GB, dlsb.
Buses :
Bus PCI
Bus ISA
USB
AGP
ROM (Read Only Memory) di mana firmware diletakkan (hanya bisa dibaca, tidak bisa ditulis oleh sistem)
CPU (Central Processing Unit) sebagai otak dan bagian utama komputer. Di sini diletakkan prosesor sebagai perangkat utama pemrosesan data.
Pencatu daya (bahasa Inggris: power supply) - sebuah kotak yang menyalurkan daya ke papan induk transformer, kontrol voltase dan kipas
Pengontrol penyimpanan, dari jenis IDE, SCSI atau SATA atau lainnya, yang mengontrol harddisk, Floppy disk, CD-ROM, DVD-ROM dan drive lainnya; kontroler ini terletak di papan induk (atas-papan) atau di kartu tambahan
Pengontrol penampilan video yang memproduksi output untuk komputer display (VGA Card)
Pengontrol komputer bus (paralel, serial, USB, Firewire) untuk menyambung komputer dengan alat tambahan luar lainnya seperti printer atau scanner
Beberapa jenis penyimpanan komputer:
CD - tipe paling umum media yang dapat dilepas, murah tetapi mudah rusak.
CD-ROM
CD-RW
CD-R
DVD
DVD-ROM
DVD-RW
DVD-R
Floppy disk
Penyimpanan dalam - menyimpan data dalam komputer untuk penggunaan jangka panjang.
Harddisk - untuk penyimpanan data jangka panjang. Ukurannya saat ini ada yang berkapasitas 320 GB, 650 GB, 1 TB, 2 TB, dlsb
Disk array controller
SSD (Solid State Disk) - perangkat penyimpanan solid-state yang menggunakan rakitan sirkuit terintegrasi untuk menyimpan data secara terus-menerus, biasanya menggunakan memori flash, dan berfungsi sebagai penyimpanan sekunder dalam hierarki penyimpanan komputer. Itu juga kadang-kadang disebut solid-state device atau solid-state disk, meskipun SSD tidak memiliki disk pemintalan fisik dan kepala baca-tulis bergerak yang digunakan dalam hard drive ("HDD") atau disket.
Kartu suara (Sound card) - menerjemahkan signal dari papan sistem ke bahasa yang dapat dimengerti oleh speaker, dan memiliki terminal untuk mencolok kabel suara speaker.
Jaringan komputer (LAN Card) - untuk menghubungkan komputer ke internet atau ke komputer lainnya.
Modem - media penyambung ke koneksi internet.
Kartu network (Network interface card) - untuk internet DSL/kabel, atau menghubungkan ke komputer lain.
Alat lainnya.
Sebagai tambahan, perangkat keras dapat memasukan komponen luar lainnya. Di bawah ini merupakan komponen standar atau yang umum digunakan.
Input
Keyboard (papan ketik)
Alat penunjuk
Mouse (tetikus)
Trackball
Joystick
Gamepad
Scanner gambar
Webcam
Tablet Grafis
Output
Pencetak (bahasa Inggris: printer)
Pengeras suara (bahasa Inggris: speaker)
Monitor
Jaringan/Networking
Modem
Kartu network
Kartu WiFi
Berdasarkan fungsinya, komputer dapat dibagi atas :
Perangkat Input / Masukan (Input Devices)
Keyboard
Mouse
Scanner
Webcam / Kamera Digital
Perangkat Keluaran / Output (Output Devices)
Speaker
Monitor
Printer
LCD Projector
Perangkat Proses (Process Devices)
Prosesor
Mainboard
VGA Card
Sound Card
DVD Drive
Perangkat Simpan (Storage Devices)
Harddisk
DVD Disk
Flashdisk
Memory card
SSD
Perangkat periferal / tambahan (Peripheral devices)
Network card (NIC)
Modem
Deep Web (juga dikenal dengan nama Deepnet, Darknet, Invisible Web, Undernet atau Hidden Web) di Indonesia dapat disebut sebagai Web Dalam.
Deep Web merupakan bagian dari World Wide Web tetapi tidak termasuk ke dalam internet yang dapat dicari dengan mudah, yaitu dengan menggunakan mesin pencari web yang menggunakan indeks mesin pencari web. Deep Web berbeda dengan Dark Internet, dimana komputer tidak dapat lagi dijangkau melalui Internet, atau dengan Darknet yang merupakan jaringan untuk menukarkan data, yang dapat digolongkan sebagai bagian kecil dari Deep Web.
Mike Bergman, pendiri BrightPlanet yang memberikan istilah tersebut, mengatakan bahwa mencari di Internet pada saat ini dapat dibandingkan dengan menjaring ikan di permukaan laut: akan mendapatkan banyak ikan yang tertangkap di jaring, tetapi informasi yang sangat dalam tidak akan tertangkap, kebanyakan dari informasi yang terdapat di jaringan Internet, terkubur sangat dalam situs yang dinamis, dan mesin pencari web yang standar tidak dapat menemukannya. mesin pencari web yang tradisional tidak dapat "mendeteksi" atau mengambil data di dalam Deep Web. Halaman-halaman tersebut dianggap tidak ada hingga mereka tercipta secara dinamis sebagai hasil dari pencarian secara spesifik. Sejak tahun 2001, Deep Web telah dinyatakan memiliki ukuran yang lebih besar dari Web biasa.
Ukuran
Ukuran Deep Web berdasarkan ekstrapolasi yang dilakukan oleh Universitas California, Berkeley pada tahun 2001, memperkirakan bahwa Deep Web memiliki ukuran sekitar 7,5 petabita. Ukuran yang lebih akurat disebutkan dalam penelitian yang dilakukan oleh He, et al. (2003) mendeteksi sekitar 300.000 situs Deep Web yang ada di seluruh Web pada tahun 2004, dan menurut Shestakov, sekitar 14.000 situs Deep Web berada di bagian web Rusia pada tahun 2006
Penamaan
Jack Oliver, dalam paper sebuah seminar mengenai Deep Web yang dipublikasikan dalam Jurnal Publikasi Elektronik, menyebutkan bahwa Jill Ellsworth menggunakan istilah invisible Web atau Web tak kasat mata pada tahun 1994 untuk mengacu kepada situs web yang tidak teregistrasi dengan mesin pencari web apapun. Bergman mengacu kepada artikel yang diterbitkan pada bulan januari 1996 oleh Frank Garci:
Situs ini adalah situs yang didesain dengan baik, tetapi mereka tidak melakukan proses registrasi dengan mesin pencari web apapun. Sehingga tidak ada yang dapat menemukan mereka. Secara teknis, situs tersebut merupakan situs yang tersembunyi. Saya menyebutnya sebagai invisible Web atau 'Web tak kasat mata'.
Salah satu awal penggunaan istilah Invisible Web adalah oleh Bruce Mount dan Matthew B. Koll yang berasal dari Library Software, dalam deskripsi mengenai @1 Deep Web Tool yang ditemukan pada wawancara press pada bulan Desember 1996. Penggunaan pertama dari istilah Deep Web, sekarang secara umum diketahui berdasarkan kepada laporan pada tahun 2001 yang ditulis oleh Bergman.