Panyabungan, 13 Juni 2026 – Lurah Panyabungan III, Muhammad Sanusi Hasibuan, S.Pd., M.Ak., secara resmi membuka kegiatan Khatam Al-Qur'an Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Minangkabau Saiyo (MKS) Mandailing Natal Angkatan ke-32 yang dilaksanakan pada Sabtu, 13 Juni 2026, bertempat di Masjid Taqwa Muhammadiyah Pasar Lama, Panyabungan.
Kegiatan khatam Al-Qur'an ini merupakan agenda tahunan yang rutin diselenggarakan oleh TPA MKS Mandailing Natal sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada para santri yang telah menyelesaikan pembelajaran membaca Al-Qur'an. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur'an serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Lurah Panyabungan III, Muhammad Sanusi Hasibuan, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pengurus, ustadz dan ustadzah, serta para orang tua yang telah memberikan dukungan penuh dalam membina dan mendidik para santri.
"Khatam Al-Qur'an bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk lebih mendalami dan mengamalkan ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Saya berharap para santri terus meningkatkan kemampuan membaca, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur'an," ujarnya.
Beliau juga menegaskan pentingnya pendidikan agama sebagai pondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia, beriman, dan bertakwa kepada Allah SWT. Menurutnya, keberadaan TPA MKS di Kelurahan Panyabungan III memiliki peran strategis dalam membentengi anak-anak dari pengaruh negatif perkembangan zaman.
Kegiatan khatam Al-Qur'an Angkatan ke-32 ini berlangsung dengan khidmat dan meriah, dihadiri oleh para santri, orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus TPA MKS Mandailing Natal, serta undangan lainnya. Berbagai rangkaian acara turut memeriahkan kegiatan, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur'an, penampilan santri, hingga prosesi khatam Al-Qur'an.
Pengurus TPA MKS Mandailing Natal menyampaikan bahwa pelaksanaan khatam Al-Qur'an yang telah memasuki angkatan ke-32 menjadi bukti komitmen lembaga dalam mencetak generasi Qur'ani yang mampu membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an sejak usia dini.
Melalui kegiatan ini diharapkan semangat belajar Al-Qur'an terus tumbuh di kalangan anak-anak dan remaja, sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta menjadi kebanggaan bagi keluarga, masyarakat, dan Kabupaten Mandailing Natal.