Hijaukan Jambon Gesikan Cacaban dengan Rodanya Masbagia
Elifa Fenny Rahayu, Calon Pendamping Rodanya Masbagia 2024
Elifa Fenny Rahayu, Calon Pendamping Rodanya Masbagia 2024
Walikota Magelang, Muchamad Nur Aziz meluncurkan sejumlah program untuk pembangunan Kota Magelang. Salah satunya yaitu Rodanya Masbagia yang merupakan singkatan dari Program Pemberdayaan Masyarakat Maju Sehat dan Bahagia (Rodanya Masbagia). Program ini dilaksanakan dengan maksud untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tingkat Rukun Tetangga (RT) [1] Pemenuhan kebutuhan masyarakat tersebut direalisasikan melalui program Rodanya Masbagia berupa memberikan pagu anggaran 30 juta rupiah untuk setiap RT per tahunnya.
Kampung Organik di wilayah Jambon Gesikan
Melalui program tersebut, wilayah Jambon Gesikan membuat Kampung Organik dengan tujuan untuk mewujudkan penghijauan. Pembentukan kampung organik tersebut melibatkan partisipasi warga dengan pendampingan dari Pendamping Rodanya Masbagia. Dana yang dikeluarkan menurut Dimas selaku pendamping Kelurahan Cacaban berkata, “Kampung organik menghabiskan dana sekitar 750 ribu rupiah pada setiap RT”.
Kampung organik didirikan pada tahun 2022 untuk memanfaatkan lahan yang kosong. Kampung organik di wilayah tersebut melakukan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat seperti praktik budidaya tanaman, pemrosesan, dan pendistribusian bahan pangan di sekitar kota dengan tujuan untuk menghijaukan lingkungan. Dalam pelaksanaan Kampung Organik tersebut, swadaya masyarakat sangat penting demi menunjang keberhasilan kegiatan tersebut. Swadaya masyarakat atau kesuka relaan dari masyarakat yang dilakukan antara lain tenaga untuk persiapan lahan, penanaman bibit, perawatan, dan pemupukan. Setiap satu sampai dua kali seminggu perwakilan warga yaitu Pak Joko, Pak Yanto, Bu Suryati, Pak Yudi dan Pak Pomo melakukan perawatan bersama untuk melihat bagaimana perkembangan dari sayur mayur dan buah yang ditanam.
Penangkaran Bibit Cabai di Kampung Organik Jambon Gesikan
Penangkaran Bibit Tomat di Kampung Organik Jambon Gesikan
Hasil tanam dari kampung organik yang ada, terdapat berbagai jenis buah dan sayuran seperti buah anggur, jambu, mangga, pepaya, kelengkeng, jeruk kemudian sayur seperti tomat, cabai, terong, selada dan adapun tanaman obat seperti kencur serta kunci yang dapat dimanfaatkan oleh warga dan dijadikan sumber mata pencaharian. Sehingga hasil dari program Masbagia dapat membuat masyarakat mandiri, sejahtera sesuai dengan potensinya.